Connect with us
Pemerhati Budaya Simalungun Minta Bupati RHS Tegur dan Ingatkan Camat Dolok Silau, Camat ini Abaikan Ornamen Simalungun di Kantornya.

Pemerhati Budaya Simalungun Minta Bupati RHS Tegur dan Ingatkan Camat Dolok Silau, Camat ini Abaikan Ornamen Simalungun di Kantornya.

More Videos

9Info.co.id | SIMALUNGUN – Uhir atau Ornamen simalungun merupakan jati diri masyarakat Simalungun itu sendiri, sehingga ornamen Itu adalah ciri khas suatu daerah .

Secara Falsafah dan hukum Adat Simalungun, Ornamen tersebut telah menjadi putusan bagi masyarakat Simalungun untuk menghargai dan menghormati serta melestarikan ornamen tersebut dengan menempatkan nya ditempat tempat yang dianggap sakral salah satunya di kantor pemerintahan.

Ornamen itu juga adalah marwah etnis dan budaya simalungun yang berlandaskan azas Habonaron Do Bona dengan motto Sapangambei Manoktok Hitei.

Seharusnya pemerintah di Kabupaten Simalungun sudah seharusnya menjaga dan melestarikan ornamen budaya Simalungun tersebut.

Namun sangat miris, himbauan untuk melestarikan dan menghargai tradisi dan budaya Simalungun ini sudah mulai tergerus, hal ini terlihat dari beberapa bangunan gedung Kantor Camat di Kabupaten Simalungun sudah mulai terabaikan dan kurang terpelihara.

Seperti terlihat bangunan gedung Kantor Camat Dolok Silau pada hari Rabu (17/04/2024). ” Ornamen Simalungun tampak terabaikan, bahkan cat ornamen tersebut pun sudah buram. Sepertinya Camat Dolok Silau, Agusti Ginting.S.Pt ini meremehkan intelektual leluhur Simalungun. Agusti Ginting dinilai tidak memberikan hati untuk menjaga ornamen tersebut bahkan membiarkannya”, ungkap Hendri Dens Simarmata, salah seorang pemerhati budaya Simalungun.

“Kita sangat menyayangkan situasi yang terjadi. Memang kita tahu bahwa Simalungun itu sangat terbuka dengan keberagaman etnis yang ada, akan tetapi hargailah ke intelektualan leluhur simalungun itu”, bebernya.

Jangan seperti Camat Dolok Silau yang jelas terbukti tidak menghargai Budaya Simalungun, Seharusnya etnis apa pun yang menjadi Camat di simalungun tolong lah di hargai ornamen ( UHIR ) Simalungun, Karena dia menjadi pejabat di kabupaten Simalungun.

“Saya yakin ada anggaran pemeliharaan dan perawatan kantor pejabat pemerintahan dari Pemkab Simalungun sehingga setiap pegawai dan pejabat tidak mengabaikan tradisi adat dan budaya Simalungun itu sendiri. Namun hingga kini belum diketahui secara pasti alasan para pejabat pemerintah, bahkan kita telah mengingatkan Camat untuk membenahi persoalan tersebut”, ungkapnya.

Camat Dolok Silau.Agusti Ginting, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada hari Rabu(17/04/2024) tampaknya enggan menjawab pertanyaan wartawan, hingga berita ini dikirim ke redaksi. Camat Dolok silau ini pun tampak bungkam.

“Kita meminta kepada bapak Bupati Simalungun Radiapo H.Sinaga untuk mengingatkan bahkan bila perlu menegur para Pimpinan OPD dan seluruh Camat se Kabupaten Simalungun khususnya Camat Dolok Silau yang kami nilai lalai menjalankan tugas penting dalam pemerintahan” tutupnya. (HS)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Tanamkan Nilai Profesionalisme dan Integritas kepada Pegawai

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Diklat Orientasi Pegawai untuk Gelombang ke-1 di Mako Brimob Polda Kepri, 18-20 Mei 2026.

Bekerjasama dengan Satbrimob Polda Kepri, orientasi ini menjadi langkah strategis untuk membangun mental, disiplin dan etos kerja pegawai yang siap melayani dengan penuh tanggung jawab.

Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain menegaskan bahwa status sebagai pegawai tetap membawa amanah besar untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas dalam setiap tugas.

“Saudara-saudara memiliki tanggung jawab untuk bekerja secara profesional, berintegritas, memiliki jiwa korps dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara,” kata Alexander saat memberikan arahan Upacara Diklat.

Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, terutama dalam pelaksanaan tugas yang berkaitan dengan pelayanan publik, perizinan, hingga pengadaan. Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan profesionalisme organisasi.

Tak hanya itu, semangat kebersamaan dan soliditas antarpegawai juga menjadi nilai penting yang terus dibangun di lingkungan kerja.

“Kita adalah satu BP Batam. Jiwa korps harus dibangun agar tercipta soliditas dan semangat kebersamaan dalam organisasi,” tambahnya.

Sementara itu, sebelumnya, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad berharap kegiatan orientasi mampu memperkuat pemahaman pegawai terhadap arah kebijakan organisasi, sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap dinamika kepemimpinan dan budaya kerja di lingkungan BP Batam.

“Kegiatan ini agar bagaimana kita bisa memahami roda organisasi, bisa beradaptasi terhadap gaya kepemimpinan dan semua bisa berjalan seiring, selaras, seirama terhadap kebijakan organisasi,” pungkas Amsakar.

Sebanyak 676 pegawai akan mengikuti diklat yang dilaksanakan dalam enam gelombang hingga Juni 2026 mendatang. Para peserta dibekali pemahaman mengenai nilai, etika, serta budaya kerja instansi pemerintah guna menciptakan insan BP Batam yang tangguh dan bertanggung jawab. (AP)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version