Connect with us

9info.co.id | BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad diwakili Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd. mengajak Ketua RT, RW dan LPM untuk kompak mendukung program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih. Kekompakan ini menurutnya kunci utama keberhasilan dalam pembangunan.

Hal tersebut disampaikannya diacara Silahturahmi Bersama Ketua RW, RT dan LPM Kecamatan Galang di Ruang Pertemuan RSKI Kelurahan Sijantung Kecamatan Galang, Selasa (18/03/2025).

“Sebelumnya izinkan Saya menyampaikan salam dan maaf dari Wali Kota Batam, Bapak Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam, Ibu Li Claudia Chandra yang tidak dapat hadir bersama Kita. Beliau menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan masyarakat Kecamatan Galang,” ujarnya.

Acara tersebut disejalankan dengan penyerahan insentif RT, RW dan LPM triwulan pertama di tahun 2025. Ia menjelaskan bahwa insentif ini merupakan komitmen Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam kepada RT, RW dan LPM yang telah berkolaborasi dalam pembangunan Batam.

“Insyaallah insentif yang Bapak terima sudah disalurkan melalui rekening masing-masing. Mudah-mudahan dapat membantu keluarga dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” tutur mantan Lurah Tanjunguma ini.

Dikesempatan itu Jefridin juga menyampaikan program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam, pemberian insentif kepada lansia di Kota Batam. Selanjutnya ojek online, penambang pancung dan nelayan akan mendapat bantuan asuransi BPJS dari Pemerintah Kota Batam.

“Saat ini sedang dirumuskan kategori lansia penerima insentif ini. Insyaallah bagi lansia berusia 60 tahun ke atas dan tidak mampu akan mendapat insentif. Sementara bagi ojek online, penambang pancung dan nelayan Pemerintah yang akan membayarkan BPJS nya, jika terjadi sesuatu akan mendapatkan bantuan,” ucap ayah dua anak ini.

Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Wali Kota Batam bersama Wakil Wali Kota Batam menurutnya akan tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur di Kota Batam. Untuk itu sangat diharapkan dukungan dari seluruh masyarakat agar proses pembangunan Batam yang berkelanjutan terus berjalan.

“Mari Kita bergandeng tangan mendukung pembangunan di Kota Batam. Karena pembangunan dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Batam. Termasuk pengembangan Rempang menjadi kawasan Eco City dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Perwakilan RT/RW dan LPM menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi atas kedatangan Wali Kota Batam dan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad – Li Claudia Chandra yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M. Pd. diacara silahturahmi bersama Ketua RW, RT dan LPM Kecamatan Galang.

Para RT/RW dan LPM di Kecamatan Galang menyatakan dukungan terhadap program dan visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam.

“Atas nama RT/RW dan LPM mendoakan semoga dengan kepemimpinan Bapak Amsakar dan Ibu Li Claudia, Batam semakin maju dan menjadi lebih baik lagi,” ucap mereka.(DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Kasus Kematian Bripda NS Mengemuka, Kapolda Kepri Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Internal

Kasus Kematian Bripda NS Mengemuka, Kapolda Kepri Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Internal

9info.co.id | BATAM – Kasus meninggalnya seorang personel Bintara Remaja Polda Kepulauan Riau, Bripda NS, yang diduga akibat tindak kekerasan oleh sesama anggota, kini menjadi perhatian serius publik.

‎Kapolda Kepulauan Riau, Asep Safrudin, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tragis tersebut. Ia menegaskan bahwa kejadian ini merupakan pukulan berat bagi institusi Polri, khususnya di wilayah Polda Kepri.

‎Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin malam (13/4/2026) sekitar pukul 23.50 WIB. Korban sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 01.00 WIB dini hari di Rumah Sakit Bhayangkara Batam.

‎“Pertama-tama kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam. Ini menjadi duka bagi kami seluruh jajaran Polda Kepri,” ujar Kapolda.

‎Sebagai respons cepat, Kapolda bersama jajaran Pejabat Utama langsung mendatangi rumah sakit dan memerintahkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh tanpa kompromi.

‎Sejauh ini, satu orang anggota telah diamankan dan diduga sebagai pelaku utama. Selain itu, tiga anggota lainnya juga turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan karena berada di lokasi kejadian saat insiden berlangsung.

‎Untuk memastikan penyebab kematian secara objektif dan transparan, proses autopsi telah dilakukan dengan melibatkan Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia serta tim forensik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di RSCM.

‎Selain penanganan melalui kode etik oleh Propam, kasus ini juga telah ditingkatkan ke ranah pidana dan kini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri.

‎Kapolda menegaskan bahwa institusi Polri tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum, terlebih yang dilakukan oleh anggotanya sendiri.

‎“Kami akan memproses perkara ini secara tegas dan tuntas, baik melalui jalur pidana maupun kode etik. Sanksi berat termasuk Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) akan dijatuhkan apabila terbukti. Tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.

‎Sementara itu, Kabid Propam Polda Kepri, Eddwi Kurniyanto, menyampaikan bahwa proses pendalaman masih terus berjalan dengan memeriksa sejumlah saksi serta pihak terkait guna mengungkap secara terang benderang kronologi kejadian.

‎“Proses berjalan secara profesional, terbuka, dan sesuai ketentuan hukum,” jelasnya.

‎Polda Kepri juga membuka ruang pengawasan publik sebagai bentuk komitmen transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan perkara ini.

‎Di akhir rangkaian proses, jenazah Bripda NS telah diserahkan kepada pihak keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara Batam dengan penuh penghormatan. Polda Kepri turut memberikan pendampingan kepada keluarga korban sebagai bentuk empati dan tanggung jawab institusi.

‎“Atas nama pribadi dan institusi, kami memohon maaf kepada keluarga korban dan seluruh masyarakat. Kami berkomitmen menuntaskan perkara ini secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” tutup Kapolda. (Hum).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain