Connect with us

9Info.co.id | Batam – Pengacara terkemuka sekaligus Ketua DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kecamatan Sagulung, Hasoloan Siburian SH, dengan tegas mengumumkan niatnya untuk maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun depan.

Dengan pengalaman panjang di dunia hukum dan kepemimpinan dalam partai, Hasoloan Siburian SH telah mendapatkan pengakuan luas sebagai tokoh yang berkomitmen dalam mendorong perubahan positif.

Sebagai seorang pengacara, pria kelahiran Bandar Buntu – Simalungun, 6 April 1979 ini pun telah mengadvokasi hak-hak warga Batam dan bekerja untuk keadilan sosial.

Pemahaman mendalamnya tentang masalah hukum dan sosial akan menjadi modal berharga bagi masyarakat jika ia terpilih sebagai wakil rakyat.

Sebagai Ketua DPC PSI Sagulung, Hasoloan Siburian telah membuktikan kepemimpinannya dengan menggerakkan program-program inovatif yang berfokus pada pembangunan masyarakat. Diantaranya program pengurusan surat dan sertifikat rumah Ibadah.

ADV. Hasoloan S

Ia berkomitmen untuk menghadirkan solusi konkret bagi permasalahan yang dihadapi warga Batam melalui jalur legislatif.

Dalam pernyataannya, Hasoloan Siburian SH mengatakan, “Saya merasa itulah panggilan yang lebih besar bagi saya. Melalui pencalonan ini dari daerah Pemilihan IV yakni Kecamatan Sagulung, saya ingin lebih efektif dalam membantu masyarakat Batam. Saya akan berjuang untuk mengawal aspirasi dan kepentingan warga di tingkat DPRD.”jelasnya.

Kesiapan Hasoloan Siburian SH untuk maju sebagai Caleg DPRD Batam telah mendapatkan tanggapan positif dari berbagai kalangan. Dukungan datang tidak hanya dari internal partai PSI, tetapi juga dari warga masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok yang gigih dan berdedikasi.

Pemilihan Umum tahun depan akan menjadi panggung bagi tokoh-tokoh seperti Hasoloan Siburian SH untuk mengemukakan visi dan misi mereka dalam mewujudkan perubahan dan pencapaian yang lebih besar bagi masyarakat Batam kedepan. (Mat).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Dikawal DPRD dan Pemerintah, Kolam Maut Perenggut Nyawa Dua Bocah di Oleana Park Resmi Ditimbun

Dikawal DPRD dan Pemerintah, Kolam Maut Perenggut Nyawa Dua Bocah di Oleana Park Resmi Ditimbun

9info.co.id | BATAM  – Pasca meninggalnya dua orang bocah yang tenggelam saat bermain di sebuah kolam di samping Perumahan Oleana Park, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, berbagai upaya dilakukan untuk mencari solusi demi mencegah terulangnya peristiwa serupa.

‎Permasalahan tersebut bahkan menjadi perhatian serius dan dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi I DPRD Kota Batam. Dari hasil pembahasan dan koordinasi lintas sektor, penimbunan kolam yang selama ini dikenal warga sebagai “kolam maut” akhirnya direalisasikan.

‎Inisiatif penimbunan kolam tersebut dipelopori oleh Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Jimmi Siburian, yang terus mengawal penyelesaian persoalan tersebut bersama Pemerintah Kota Batam, Kecamatan Sei Beduk, Kepolisian Sektor Sei Beduk, RT/RW, terkhusus Pengembang Perumahan Oleana Park PT Rexvinn.

‎Menurut Jimmi, langkah penimbunan merupakan solusi paling efektif untuk menghilangkan potensi bahaya yang mengancam keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak yang tinggal di sekitar lokasi.

‎”Penimbunan kolam ini merupakan solusi terbaik demi keselamatan warga. Kita bersinergi dengan pemerintah kecamatan, kepolisian, dan seluruh pihak terkait untuk mencari jalan keluar agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Jimmi.

‎Langkah tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Salah seorang warga Perumahan Oleana Park, Juntak, mengaku lega setelah kolam yang selama ini menjadi kekhawatiran warga akhirnya ditimbun.

‎”Kami mengapresiasi Pemerintah Kota Batam, Kecamatan Sei Beduk, Kapolsek Sei Beduk, serta khususnya Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Jimmi Siburian, yang terus memantau dan mengawal hingga terlaksananya penimbunan kolam maut ini,” kata Juntak.

‎Menurutnya, keberadaan kolam tersebut selama ini menimbulkan rasa khawatir bagi warga karena lokasinya yang berada tidak jauh dari kawasan permukiman. Kekhawatiran itu semakin besar setelah tragedi yang merenggut nyawa dua anak yang tenggelam saat bermain di lokasi tersebut.

‎”Kami sebelumnya sangat khawatir dengan keberadaan kolam ini. Dengan ditimbunnya lokasi tersebut, rasa cemas warga tentu berkurang dan lingkungan menjadi lebih aman,” tambahnya.

‎Hal senada disampaikan warga lainnya, Manurung. Ia menilai penimbunan kolam telah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Perumahan Oleana Park.

‎”Kami warga yang berdomisili di Perumahan Oleana Park sudah merasa lebih lega setelah kolam maut ini ditimbun. Ini merupakan langkah yang sangat baik demi keselamatan bersama,” ujarnya.

‎Tidak hanya menyambut baik penimbunan tersebut, warga juga mulai memanfaatkan lahan yang telah diratakan untuk kegiatan positif. Sejumlah warga menanam berbagai tanaman muda sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya penghijauan di kawasan tersebut.

‎”Bahkan di lokasi yang sudah ditimbun ini, kami mulai menanam beberapa tanaman muda. Selain memperindah lingkungan, lahan tersebut juga bisa dimanfaatkan sementara waktu sebelum digunakan oleh pemiliknya sesuai peruntukan,” jelas Manurung.

‎Warga berharap pemerintah dan instansi terkait terus melakukan pengawasan terhadap lokasi-lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, khususnya di kawasan permukiman, sehingga peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

‎Penimbunan kolam yang sebelumnya menjadi sorotan publik ini dinilai sebagai bukti nyata sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi warga Kota Batam. (Mat).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain