Connect with us

9Info.co.id | BATAM –  Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK, Irfan Syakir Widyasa menerima Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XIII Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2024 yang dipimpin oleh Widya Iswara Ahli Utama, Wuryani pada Rabu (17/7/2024) di IT Center BP Batam.

Pada VKN ke BP Batam, PKN bertema “Transformasi Tata Kelola Pemerintahan untuk Mewujudkan Kepemimpinan yang Berintegritas dan Adaptif” ini di ikuti oleh 15 Peserta dalam rangka menambah wawasan untuk mengidentifikasi keunggulan kompetitif organisasi lokus dan memberikan rekomendasi.

Irfan Syakir Widyasa dalam sambutannya memaparkan sejarah perjalanan Batam dan BP Batam hingga progress pengembangan Batam sampai dengan saat ini mulai dari sektor infrastruktur hingga perekonomian.

“Sebelumnya kami ucapkan terima kasih kepada Badan Pendidikan dan Pelatihan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta yang telah memilih BP Batam sebagai salah satu instansi yang dikunjungi sebagai bagian dari PKN Tingkat II,” ujar Irfan Syakir.

“Di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi, berbagai sektor yang sebelumnya disusun bersama dengan Pemerintah Pusat telah dibangun serta dikembangkan dalam rangka meningkatkan perekonomian dan pertumbuhan KPBPB Batam ini,” sambung Irfan Syakir.

Ia berharap, pertemuan hari ini antara peserta PKN Tingkat II DIY dengan BP Batam dapat menjadi sarana bagi para peserta untuk memenuhi materi yang dibutuhkan sebagai bagian dari komponen pelatihannya.

“Lewat pertemuan dan diskusi hari ini, semoga rekan-rekan peserta PKN Tingkat II DIY dapat mendalami dan menambah wawasan yang diperlukan, khususnya yang terkait dengan pengembangan KPBPB dan KEK di Batam serta berbagai pola hingga konsep pengembangan yang telah diterapkan oleh BP Batam dalam mengelola kawasan ini” pungkas Irfan Syakir.

Merespon hal tersebut, Widya Iswara Ahli Utama, Wuryani mengucapkan terima kasih atas penerimaan dari BP Batam dan berharap pertemuan ini dapat bermanfaat bagi kedua belah pihak.

“Terima kasih kepada BP Batam atas penerimaan yang baik, tentunya diskusi hari ini akan kami jadikan materi untuk memenuhi komponen Pembelajaran Klasikal Tahap II yang saat ini tengah dijalani oleh rekan-rekan peserta PKN Tingkat II Angkatan XIII DIY” imbuh Wuryani.

Turut hadir dalam pertemuan ini General Manager Hunian, Gedung, Agribisnis, dan Taman, Andi Yunus; serta beberapa Pejabat Tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam. (MI)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat

BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam bergerak cepat berkoordinasi dengan PLN Batam untuk mendukung percepatan pemulihan pasokan listrik yang mengalami gangguan di sebagian besar wilayah Kota Batam dan sekitarnya.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan koordinasi dilakukan untuk mengoptimalkan penanganan gangguan, terutama dalam menjaga keberlangsungan layanan pada objek vital seperti rumah sakit, bandara dan fasilitas pelayanan publik lainnya.

“BP Batam terus berkoordinasi dengan PLN Batam untuk mendukung percepatan pemulihan listrik. Kami memahami dampak yang dirasakan masyarakat dan berharap penanganan dapat berjalan cepat dengan tetap mengutamakan keselamatan serta keandalan sistem,” kata Ariastuty di Batam Centre, Senin (12/10).

Ia menjelaskan, gangguan listrik berdampak pada operasional sejumlah instalasi pengolahan air (IPA), sehingga produksi dan distribusi air berpotensi terganggu atau mengalami penurunan tekanan.

Saat ini, pihaknya bersama mitra mengoptimalkan dengan penggunaan genset di IPA namun hanya bisa mencakup sekitar 30 persen produktivitas air.

Disebutkan, pemadaman listrik (PLN Off) berdampak pada operasional Water Treatment Plant (WTP) di beberapa lokasi, yaitu Ladi, Harapan, MK, Piayu, Tembesi, Nongsa dan DK 1–5.

Lebih lanjut, pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan menyampaikan informasi terbaru apabila terdapat perkembangan lebih baru. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan hingga pasokan listrik kembali normal.

“Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk dapat mengantisipasi kondisi ini dengan menyiapkan cadangan air secukupnya sesuai kebutuhan. Kami akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta kerja sama seluruh pelanggan ABH,” terang Ariastuty.

Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menekankan bahwa keandalan pasokan listrik merupakan faktor penting bagi keberlangsungan kegiatan usaha sekaligus daya saing investasi Batam.

Menurutnya, upaya pemulihan perlu diikuti evaluasi menyeluruh bersama PLN Batam untuk mengidentifikasi penyebab gangguan dan memperkuat ketahanan sistem kelistrikan.

“Keandalan listrik merupakan kebutuhan mendasar masyarakat sekaligus penopang aktivitas industri dan investasi. Kami mendorong evaluasi bersama untuk mengidentifikasi penyebab gangguan, meningkatkan kesiapan sistem, serta memperkuat langkah mitigasi agar kejadian serupa dapat diantisipasi ke depan,” jelas Fary.

BP Batam mendorong penguatan koordinasi dan evaluasi lintas pihak guna meningkatkan keandalan pasokan listrik, menjaga keberlangsungan pelayanan publik, mendukung aktivitas ekonomi dan iklim investasi Batam.

Diketahui, PLN Batam terus melakukan upaya pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap. Hingga pukul 08.49 WIB, sejumlah jaringan distribusi telah berhasil dinormalkan dan kembali menyalurkan pasokan listrik ke beberapa wilayah di Kota Batam.

Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memberikan perhatian khusus pada pasokan listrik untuk objek vital dan fasilitas pelayanan publik, seperti bandara, rumah sakit, pelabuhan, Dan fasilitas strategis lainnya. (Tim).

 

Continue Reading

Berita Lain