9info.co.id – Bupati Simalungun Radiaopoh Hasiholan Sinaga di dampingi Istri Ny Ratnawati Radiaopoh Hasiholan Sinaga melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Stasi Nagori Negeri Asih Kecamatan Dolok Panribuan Kabupaten Simalungun, Sumut, Minggu (24/4/2022).
Peletakan batu pertama pembangunan rumah ibadah tersebut diawali dengan kebaktian yang di pimpin Vikaris Episkopal Pastor Fridolinus Simanjorang, OFM. Cap, dan dihadiri antara lain Anggota DPR RI Junimart Girsang, Anggota DPRD Jaser Gultom, Sekretaris Daerah Simalungun Erson Sinaga, Kadis Hanpang Robet Pangaribuan dan mewakili Kadis Pendidikan Janter Situmorang.
Kemudian tampak juga hadir dalam kesempatan itu, Camat Dolok Panribuan, Camat Tanah Jawa, Camat Sidamnik, Danramil 09 /Tiga Balata Kapten ARH Muslimin Saragih SE, Pangulu se Kecamatan Dolok Panribuan, Kapus Dolok Panribuan, Kepala SMP 4 Dolok Panribuan. Pastor Paroki Tiga Dolok Pastor Josep Lestari S Pandia OFM CONV dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kehadiran Bupati Simalungun dan para undangan sekalian.
“Terimakasih atas pengabdiannya Bupati kepada Negara dan Agama, tidak banyak orang-orang seperti Bupati Simalungun ini dalam kesibukan mengabdi kepada Negara, namun masih sempat mengabdikan diri kepada agama dan masyarakat Simalungun Khususnnya,” kata Pastor Josep.
Selanjutnya Pastor Josep juga mengajak jemaat untuk medoakan Bupati Simalungun agar sehat selalu dan di berikan kemampuan untuk memimpin di kabupaten Simalungun dengan visi rakyat Harus Sejahtera.
Mengawali sambutannya Bupati Simalungun menyampaikan selamat atas peletakan batu pertama Pembangunan Gereja Stasi Negeri Asih. “Semoga Pembangunan ini memberi manfaat bagi umat Katolik Negri Asih ini. Dan semoga semua yg terlibat dalam pembangunan ini di berkati Tuhan,”kata Bupati sembari menyampaikan atas nama keluarga, menyerahkan bantuan untuk pembangunan rumah ibadah tersebut sebesar Rp 50 juta.
Bupati Simalungun ini pun mengajak para ASN, Pangulu, Kapus, Camat dan Pejabat pemerintah lainya untuk ikut berpartisipasi dalam pembagunan Gereja Stasi Nagori Asih ini. Ajakan Bupati ini di amini oleh para ASN dan Pejabat pemerintah yang hadir, dengan turut menyampaikan partisipasinya terhadap pembangunan rumah ibadah itu.
Disela-sela sambutannya, Bupati Simalungun menyampaikan bahwa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun tahun 2022 ini akan anggarankan Rp. 6,3 milyar untuk perbaikan jalan di Dolok Panribuan mulai dari Simpang Marpaung sampai Sitapulak.
Dikesempatan itu, terlihat siswi SMP Negeri 4 Dolok Panribuan mempersembahkan tarian Simalungun. Gerak lentur yang dibawakan para siswi dalam melakukan tarian, menarik perhatian Istri Bupati Simalungun Ny Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga untuk ikut menari bersama.
Usai mempersembahkan tarian Simalungun, para siswa itu berfoto bersama dengan Bupati Simalungun. Dalam momen kebersamaan itu, Bupati menyampaikan pesan moral kepada para siswa untuk lebih giat belajar agar menjadi generasi yang cerdas dan berkualitas.
Terlihat juga di kesempatan itu, Bupati Simalungun dan Anggota DPR RI Junimart Girsang mempersembahkan lagu rohani yang berjudul ‘Elsadai’. Persembahan lagu religi ini mendapat sambutan penuh suka cita dari jemaat dan para undnagan yang hadir. (sim)
Ratas PP GEKIRA Matangkan Rakernas 2026 di Batam, Hashim Djojohadikusumo dan Beberapa Menteri Dijadwalkan Hadir
9info.co.id | JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) bersama panitia pelaksana terus mematangkan persiapan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) GEKIRA Tahun 2026 yang direncanakan digelar di Kota Batam.
Hal ini dibahas dalam rapat terbatas (ratas) yang notulensinya disusun dalam pertemuan di Jakarta pada Senin (20/04/2026). Rapat tersebut mengulas sejumlah poin strategis terkait pelaksanaan agenda berskala nasional tersebut.
Ketua PC GEKIRA Kota Batam, Radiapoh H. Sinaga, menegaskan bahwa jadwal pelaksanaan Rakernas saat ini masih bersifat tentatif, yakni antara tanggal 22 hingga 29 April 2026. Kepastian waktu diharapkan dapat ditentukan dalam waktu dekat.
“Diharapkan minggu ini sudah ada kepastian waktu pelaksanaan,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, panitia menyepakati bahwa penyusunan rundown acara akan dilakukan oleh panitia pusat. Sejumlah agenda utama pun telah dirancang, di antaranya pelaksanaan Rakernas, seminar kebangsaan atau dialog publik, serta kegiatan penanaman pohon.
Untuk lokasi penanaman pohon, panitia lokal di Batam akan menentukan tempat yang strategis dengan mempertimbangkan aspek aksesibilitas dan kenyamanan peserta.
Sekretaris PC GEKIRA Batam, El Roy Manalu, menambahkan bahwa panitia juga membuka kemungkinan adanya agenda pengukuhan pengurus, dengan menghadirkan narasumber yang disesuaikan dengan kebutuhan acara.
Menariknya, acara Rakernas ini direncanakan akan dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina GEKIRA, Hashim Djojohadikusumo, serta sejumlah menteri yang akan menjadi narasumber dalam forum tersebut.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, panitia pusat juga berencana melakukan peninjauan langsung ke lokasi acara di Batam. Selain itu, Rakernas GEKIRA 2026 juga akan dirangkai dengan agenda tambahan berupa tour ke Singapura bagi para peserta.
Ketua Panitia Rakernas Batam sekaligus Wakil Ketua PC GEKIRA Kota Batam, Johnson F. Sibuea, menjelaskan bahwa pembukaan acara akan diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh lembaga aras tingkat Provinsi Kepulauan Riau.
Di sisi lain, PP GEKIRA juga akan melakukan koordinasi dengan para stakeholder Partai Gerindra di wilayah Kepulauan Riau guna mendukung kelancaran kegiatan.
Panitia lokal GEKIRA Kota Batam sendiri bertanggung jawab dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis, mulai dari lokasi kegiatan, akomodasi, konsumsi, hingga transportasi peserta.
Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus dan panitia, antara lain Ketua Umum GEKIRA Nikson Silalahi, Ketua Panitia Rakernas Melky, Wakil Ketua GEKIRA Pusat Ariston Silalahi, Wakil Ketua Bidang Persekutuan Faan Halawa, serta jajaran pengurus GEKIRA Kota Batam.
Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Rakernas GEKIRA 2026 diharapkan dapat berjalan sukses dan memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat organisasi serta peran GEKIRA di tengah masyarakat. (Mat)