9info.co.id – Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Plt Walikota Siantar dr Susanti Dewayani menghadiri Puncak Perayaan Dies Natalis Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (Himapsi) ke 44, di Aula Rajamin Purba Universitas Simalungun (USI), Pematang Siantar, Sumut, Sabtu (23/4/2022).
Dalam kesempatan tersebut Bupati Simalungun yang juga didampingi Wakil Ketua DPRD Samrin Girsang membuka seminar tentang pemuda dan tekhnologi yang ditandai dengan pemukulan gong.
Mengawali sambutannya Bupati Simalungun mengucapkan selamat atas perayaan Puncak Dies Natalis Himapsi ke 44 dan berharap Himapsi hadir untuk mengabdi terhadap Simalungun dan keberadaannya bisa di nikmati oleh banyak orang.
“Diharapkan juga kehadiran Himapsi dapat memberikan kontribusi bagi banyak orang Khusus Simalungun sesuai dengan tema hari ini, Himapsi memberi dampak yang baik untuk kemajuan Simalungun,”kata Bupati. Agar keberadaan Himapsi dapat dinikmati dan berkontribusi untuk Kabupaten Simalungun, Bupati mengajak Himapsi untuk aktif disemua lini pembangunan di Simalungun. “Kita harus aktif di semua lini dalam pembangunan di Simalungun, dan kehadiran kita bisa memberi hal yang positif bagi lingkungan kita, bukan hanya sekedar melakukan kegiatan seremonial saja, tapi harus ada bukti nyata atas kehadiran kita,”pungkas Bupati.
“Kita mau, kita lah yang membangun di kampung halaman kita ini. Kita menjadi tua rumah bagi Simalungun, dan anak-anak kitalah yang meneruskan estafet ke pemimpin di Simalungun di masa yang akan datang,”ucap Bupati.
Menurut Bupati, orang Simalungun adalah bangsa yang hebat. Hal itu di buktikan melalui kebersamaan, bahu membahu dan kebersatuan untuk membangun kampung halamannya. “Kita memperoleh record MURI dalam swadaya masyarakat dengan melaksanakan gotong royong membangun jalannya sendiri. Mari kita bersatu dan menjaga kebersamaan kita untuk Simalungun yang maju dan sejahtera,”kata Bupati.
Sebelumnya Ketua Umum DPP Himapsi Lamhot Rotua Saragih dalam sambutannya antara lain menyampaikan bahwa kehadiran Himapsi harus memberi dampak yang baik di dalam Simalungun, Sumatra Utara dan Indonesia.
Selanjutnya Lamhot mengajak kader kader Himapsi untuk terus memberi kontribusi terhadap Pembangunan di Indonesia khusus nya di Simalungun.
Sementara itu, Rekor USI Dr Corry Purba dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kehadiran orang-orang hebat yang ada di Kota Siantar dan di Kabupaten Simalungun. “Harapan kita Simalungun tetap berkibar melalui Himapsi dan benar-benar memberi dampak yang positif dalam usianya yang ke 44. Kita punya tangung jawab sebagai orang yang menjaga Budaya Simalungun, dan di usia ke 44 kita berharap kita bisa bertanggung Jawab atas apa yang menjadi pekerjaan kita,”tandas Corry.
Tampak Hadir antara lain, Staf Khusus Menkumham Bane Raja Manalu, Sekda Kota Siantar Budi Utara, Kaban Kesbangpol Simalungun Arifin Nainggolan, Ketua BPK Himapsi Parlindungan Purba dan Dirut PD Agro Madear Simalungun Darma Sipayung, Kacab Bank Sumut Simalungun Thomas.( sim )
Kasus Kematian Bripda NS Mengemuka, Kapolda Kepri Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Internal
9info.co.id | BATAM – Kasus meninggalnya seorang personel Bintara Remaja Polda Kepulauan Riau, Bripda NS, yang diduga akibat tindak kekerasan oleh sesama anggota, kini menjadi perhatian serius publik.
Kapolda Kepulauan Riau, Asep Safrudin, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tragis tersebut. Ia menegaskan bahwa kejadian ini merupakan pukulan berat bagi institusi Polri, khususnya di wilayah Polda Kepri.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin malam (13/4/2026) sekitar pukul 23.50 WIB. Korban sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 01.00 WIB dini hari di Rumah Sakit Bhayangkara Batam.
“Pertama-tama kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam. Ini menjadi duka bagi kami seluruh jajaran Polda Kepri,” ujar Kapolda.
Sebagai respons cepat, Kapolda bersama jajaran Pejabat Utama langsung mendatangi rumah sakit dan memerintahkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh tanpa kompromi.
Sejauh ini, satu orang anggota telah diamankan dan diduga sebagai pelaku utama. Selain itu, tiga anggota lainnya juga turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan karena berada di lokasi kejadian saat insiden berlangsung.
Untuk memastikan penyebab kematian secara objektif dan transparan, proses autopsi telah dilakukan dengan melibatkan Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia serta tim forensik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di RSCM.
Selain penanganan melalui kode etik oleh Propam, kasus ini juga telah ditingkatkan ke ranah pidana dan kini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri.
Kapolda menegaskan bahwa institusi Polri tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum, terlebih yang dilakukan oleh anggotanya sendiri.
“Kami akan memproses perkara ini secara tegas dan tuntas, baik melalui jalur pidana maupun kode etik. Sanksi berat termasuk Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) akan dijatuhkan apabila terbukti. Tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegasnya.
Sementara itu, Kabid Propam Polda Kepri, Eddwi Kurniyanto, menyampaikan bahwa proses pendalaman masih terus berjalan dengan memeriksa sejumlah saksi serta pihak terkait guna mengungkap secara terang benderang kronologi kejadian.
“Proses berjalan secara profesional, terbuka, dan sesuai ketentuan hukum,” jelasnya.
Polda Kepri juga membuka ruang pengawasan publik sebagai bentuk komitmen transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan perkara ini.
Di akhir rangkaian proses, jenazah Bripda NS telah diserahkan kepada pihak keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara Batam dengan penuh penghormatan. Polda Kepri turut memberikan pendampingan kepada keluarga korban sebagai bentuk empati dan tanggung jawab institusi.
“Atas nama pribadi dan institusi, kami memohon maaf kepada keluarga korban dan seluruh masyarakat. Kami berkomitmen menuntaskan perkara ini secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” tutup Kapolda. (Hum).