Connect with us

9info.co.id –Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga SH MH mengadiri acara Silaturahmi Tokoh dan Dialog Kebangsaan Refleksi Haul Tuan Guru Batak Ke 13 Syekh Abdurrahman Rajagukguk Qs, di pondok persulukan Serambi Babussalam Hatonduhan Nagori Jawa Tongah Kecamatan Hatonduhan Kabupaten Simalungun, Sumut, Rabu (7/9/2022).

Acara Silaturahmi Tokoh dan Dialog Kebangsaan Refleksi Haul Tuan Guru Batak Ke 13 Syekh Abdurrahman Rajagukguk Qs bertajuk “Peran ulama dan tokoh agama dalam membangun harmoni, keakraban sosial dan mencegah politik polarisasi”.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa kemajemukan yang ada di Simalungun harus tetap dijaga dengan baik. Dimana dalam kemajemukan itu di dalamnya terdapat berbagai suku, agama dan kepercayaan yang berbeda.

Bupati Simalungun, Radiapoh H.Sinaga,S.H.,M.H

 

“Tentu kehadiran Persulukan ini merupakan berkah bagi kita di Kabupaten Simalungun. Dimana ini merupakan bentuk toleransi bagi kita dan Simalungun merupakan miniatur dari Indonesia dan sudah sangat baik hubungan nya selama ini maka tugas kita menjaga ini semua,”sebut Bupati.

Kemudian, Bupati menyampaikan selamat melaksanakan Haul ke 13 yang dengan di rajut Silaturahmi Tokoh dan Dialog Kebangsaan. Bupati berharap hal ini dapat membangun karakter bagsa di Simalungun dan generasi penurus kita tentunya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dalam sambutannya juga mengucapkan selamat atas pelaksanaan Haul ke 13 Tuan Guru Batak (TGB) Syekh Abdurrahman Rajaguguk. Semoga kegiatan ini membawa dampak positif bagi kemajuan Sumatera Utara yang bermartabat.

Gubernur Kepri, Edi Rahmayadi Bersama Bupati Simalungun, Radiapoh H.Sinaga,S.H.,M.H

Gubernur Kepri, Edi Rahmayadi Bersama Bupati Simalungun, Radiapoh H.Sinaga,S.H.,M.H

Di kesempatan itu, Gubernur Sumatera Utara, dan Bupati Simalungun bersama pimpinan Pondok Persulukan Serambi Babussalam TGB Syekh DR Ahmad Sabban elRahmaniy Rajaguguk Qs melakukan ziara ke makam TGB Syekh Abdurrahman Rajaguguk Qs (Tuan Guru Pertama Serambi Babussalam Simalungun).

Tampak juga hadir di acara tersebut antara lain Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurniawan Tanjung, Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol Dr. Dadang Hartanto, Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani, Kapolres Simalungun AKBP Ronald FC Sipayung, Dandim 0207/Sml Letkol Inf Hadrianus Yossy, Sekda Simalungun Esron Sinaga, Staf ahli Bupati bidang Perekonomian dan Pembangunan Debora DPI Hutasoit para pimpinan perangkat daerah, Forkopinca Kecamatan Hatonduhan, para tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.(Sim)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Komunitas Batak Angkola Tapsel Dukung Gagasan Ketua IKABSU Kepri Bangun Sopo Godang dan Rumah Duka di Batam

Tokoh Batak Angkola Nilai Gagasan Ketua IKABSU Kepri Demi Kepentingan Bersama

9info.co.id | BATAM – Dukungan terhadap gagasan pembangunan Sopo Godang dan rumah duka bagi masyarakat Batak di Kota Batam terus mengalir. Kali ini dukungan datang dari tokoh dan natua tua Batak Angkola Tapanuli Selatan, Parlaungan Siregar, yang menilai gagasan Ketua IKABSU Kepri, Jhonson Fidoli Sibuea, sebagai langkah besar demi persatuan masyarakat Batak di perantauan.

‎Menurut Parlaungan Siregar, keberadaan Sopo Godang dan rumah duka sudah menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat Batak di Batam, mengingat tingginya aktivitas adat dan sosial masyarakat Sumatera Utara di kota industri tersebut.

‎“Gagasan Ketua IKABSU Kepri, Jhonson Fidoli Sibuea, sangat baik dan patut didukung seluruh sub etnis Batak. Kita membutuhkan rumah besar bersama sebagai tempat pesta adat, rumah duka, hingga rumah singgah masyarakat Batak di Batam,” ujarnya.

‎Tokoh Batak Angkola itu menilai, visi yang dibangun IKABSU Kepri bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya mempererat persaudaraan dan kebersamaan masyarakat Batak lintas puak dan sub etnis di Kepulauan Riau.

‎Ia menjelaskan, organisasi Ise Nabasa yang terdiri dari lima puak dan sub etnis Batak sejak awal dibentuk dengan semangat persatuan dan kesejahteraan masyarakat Batak di perantauan.

‎Karena itu, Parlaungan mengajak seluruh tokoh, natua-tua adat, dan komunitas Batak untuk duduk bersama menyamakan persepsi demi mewujudkan cita-cita bersama tersebut.

‎“Sub etnis Batak harus bersatu dan duduk bersama. Jangan ada ego kelompok maupun kepentingan pribadi. Semua harus dibangun demi kepentingan masyarakat Batak secara bersama-sama,” tegasnya.

‎Ia juga mengingatkan agar rencana pembangunan fasilitas bersama tersebut tidak disusupi kepentingan pribadi yang dapat mengorbankan kepentingan masyarakat luas.

‎Menurutnya, figur seperti Jhonson Fidoli Sibuea dinilai memiliki visi dan komitmen untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat Batak di Batam, khususnya dalam menghadirkan sarana adat dan sosial yang representatif.

‎“Kita melihat ada niat baik dan visi besar dari Ketua IKABSU Kepri untuk mempersatukan masyarakat Batak. Ini harus dijaga dan didukung bersama demi generasi Batak ke depan,” katanya.

‎Sebelumnya diberitakan, komunitas Batak di Kota Batam merindukan hadirnya Sopo Godang atau gedung serbaguna yang dapat digunakan sebagai tempat pelaksanaan pesta adat maupun rumah duka bagi warga asal Sumatera Utara di Batam.

‎Kerinduan tersebut disampaikan Ketua IKABSU Provinsi Kepri, Jhonson Fidoli Sibuea. Ia menilai keberadaan sarana dan prasarana khusus bagi masyarakat Batak sudah menjadi kebutuhan penting, mengingat banyak warga Sumatera Utara di Batam yang kesulitan mendapatkan tempat saat menggelar kegiatan adat maupun acara kedukaan.

‎“Kami merindukan adanya kesepahaman dan komitmen bersama untuk memikirkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat Batak di Batam,” ujar Jhonson.

‎Ia menyampaikan, pihaknya memperoleh informasi bahwa komunitas Batak sebelumnya pernah mendapatkan alokasi lahan melalui organisasi Isenabasa dari BP Batam.

‎Lokasi tersebut disebut berada di sekitar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Dinas Kesehatan Batam atau kawasan Perumahan Puri Legenda dengan luas sekitar 2,5 hektare.

‎Menurut Jhonson, lahan tersebut sangat strategis apabila dimanfaatkan sebagai pusat kegiatan masyarakat Sumatera Utara, termasuk pembangunan gedung serbaguna dan rumah duka.

‎“Masyarakat Sumut sangat rindu adanya fasilitas gedung serbaguna dan rumah duka. Selama ini warga cukup sulit mendapatkan tempat apabila ada pesta adat maupun saat berduka,” katanya.

‎Karena itu, ia berharap seluruh tokoh dan komunitas Batak di Batam dapat duduk bersama menyamakan persepsi demi mewujudkan pembangunan fasilitas bersama tersebut.

‎“Kami berharap para orang tua dan tokoh masyarakat dapat duduk bersama membahas kelanjutan lokasi lahan tersebut agar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Batak di Batam,” tutupnya. (Mat)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain