Connect with us
JEMMI F

Diduga Miliki Dokumen Palsu, Kapal Curian CR 6 dari Malaysia ini Malah di Scrabkan di PT.MG Batam.

More Videos

9Info.co.id | BATAM – Penegakan Hukum di Wilayah Hukum Polda Kepri perlu dipertanyakan. Hal ini berkaitan dengan adanya aktifitas dan upaya menghilangkan  terhadap barang bukti satu unit kapal yang diduga di curi dari negara tetangga Malaysia. Barang bukti tersebut  malah bisa di cincang dan dijadikan Scrab oleh pihak tertentu. Hal ini disampaikan Jemi Frengki, SH. kuasa Hukum Agen Perkapalan LK.Global Pro Shipping (M) Sdn Bhd.

Melihat kejanggalan dan tindak pidana tersebut, Pengacara dari Agen Perkapalan LK.Global Pro Shipping (M) Sdn Bhd ini pun mendatangi PT.Marinatama Gemanusa Batam yang berlokasi di kawasan shipyard Tanjung Uncang Batam. Jemi pun meminta agar aktifitas pemotongan kapal milik klienya tersebut dihentikan. Kamis (22/02/2023).

Mohammad Aliff Bin Mohd Yusof selaku Agency yang mewakili pemilik kapal menyampaikan bahwa kapal yang mereka temukan di perusahaan PT.Marinatama Gemanusa tersebut merupakan milik mereka yang hilang di curi dan pada bulan November 2023 lalu. Kita mengetahui bahwa kapal tersebut telah berada di Indonesia kota Batam pada 28 November 2023 lalu.

Dalam jumpa pers yang di gelar di Batam. Mohammad Aliff Bin Mohd Yusof menduga, kapal CR 6 tersebut di seberang kan ke Batam Indonesia diduga kuat menggunakan dokumen palsu. Hal tersebut dikuatkan dengan dokumen asli dan bukti laporan ke Polis Diraja Malaysia.

“Atas temuan tersebut, kita telah membuat laporan kehilangan ke kantor Polis Diraja Malaysia dan berkonsultasi ke KBRI yang ada di Kuala lumpur agar kapal tersebut diamankan sementara di Indonesia”, sebutnya.

“Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI ) yang ada di Kuala Lumpur Malaysia juga telah menyurati Pihak dan Intansi terkait, seperti Kepala Kantor Syahbandar Dan Otoritas Pelabuhan Khusus Batam. Dalam surat KBRI tersebut meminta bantuan untuk segera menahan pergerakan Kapal CR 6 dengan tujuan membantu penyelidikan yang dilakukan oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM) dan Agensi Penguat Kuasa Maritim Malaysia (APMM)”, terangnya.

Selain itu, pihaknya juga telah melaporkan kasus tersebut ke Mabes Polri dan berkordinasi dengan Kedutaan Diraja Malaysia yang ada di Jakarta agar menindaklanjuti kasus hukum kapal mereka yang telah dicuri dan ditemukan di Batam.

“Kehadiran kami ke Mabes Polri langsung didampingi oleh dua orang Polis Diraja Malaysia yang ada di Kedutaan Diraja Malaysia yang ada di Jakarta. Selanjutnya kami pun dimintai keterangan dan di instruksikan untuk menjalin komunikasi ke DitPolairud Polda Kepri yang ada di Sekupang, Batam”, imbuhnya.

Dalam keterangan yang di dapatkan dari DitPolairud Polda Kepri dengan pihak Syahbandar, pihaknya diyakinkan agar Kapal CR 6 yang ada di PT. Seloka Tanjung Riau tersebut diamankan dan di titipkan sementara di Kawasan Shipyard PT.Marinatama Gemanusa Batam. Hingga adanya proses penegakan hukum.

“Namun janggal dan aneh, tanpa ada komunikasi dan pemberitahuan, Kapal CR 6 tersebut ternyata sudah mulai di cincang atau dipotong potong dan di jadikan Scrab besi tua yang dikirim ke PT.Putra Kundur”, sesalnya.

Menyikapi hal ini, Jemi Frengki Simanjuntak.,SH., Kuasa hukum Agen Perkapalan LK.Global Pro Shipping (M) Sdn Bhd mempertanyakan kepastian hukum atas perkara ini. “Mengapa Barang bukti dugaan hasil curian bisa di amputasi oleh pihak pihak yang tidak memiliki kewenangan, bahkan tanpa ada perintah dari pemilik. Ini kan sangat aneh”, bebernya.

“Kehadiran kita ke PT.Marinatama Meganusa untuk menghentikan aktifitas pemotongan kapal CR 6 milik klienya. Kita meminta seluruh pekerja yang di instruksikan oleh pihak berinisial “Ag” tersebut untuk segera dihentikan. Karena kapal tersebut merupakan kapal milik kliennya yang di duga dicuri dan dipalsukan dokumenya oleh pelaku kejahatan”, tegas Jemi.

Selain menghentikan aktifitas pemotongan kapal di PT.Marinetama Meganusa, terlihat pihak Jemi juga mendatangi PT.Putra Kundur sebagai penampung Scrab hasil pemotongan kapal, untuk menghentikan pembelian Scrab dari kapal CR 6.

Untuk menindaklanjuti kejahatan tersebut, Jemi Frengki dan Agency kapal CR 6 pun melanjutkan pengaduan perkara ini ke Ditkrimum Polda Kepri.

Jemi berharap, penegakan dan kepastian hukum dalam perkara ini bisa dibuka secara terang benderang, sebab persoalan ini bisa menjadi preseden buruk dalam penerapan hukum di Negara RI khususnya kenyamanan warga negara asing dalam berinvestasi di kota Batam Indonesia.

Hingga berita ini di terbitkan, belum ada keterangan pihak perusahaan PT.Marinatama Meganusa dan Pihak Ditpolairud Polda Kepri.(DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Merdeka Trail Run Vol. 02 Sukses Digelar, Panbil Nature Reserve Tantang Peserta Taklukkan Jalur Ekstrem

9info.co.id | BATAM – Panbil Nature Reserve kembali sukses menggelar Merdeka Trail Run Vol. 02 pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Mengusung tema “Face Your Fear!”, ajang lari lintas alam tersebut menghadirkan tantangan lebih ekstrem dan terjal dibandingkan pelaksanaan perdana pada 2024, terutama pada kategori 20 kilometer (20K).

Ratusan peserta ambil bagian dalam kegiatan olahraga yang digelar di kawasan Panbil Nature Reserve, Batam. Selain menjadi ajang kompetisi, Merdeka Trail Run juga menjadi bagian dari momentum memperingati kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga.

Operasional Manager Panbil Nature Reserve, Metta Bayu, mengatakan penyelenggaraan tahun ini memberikan peluang lebih besar kepada peserta untuk meraih podium dengan penambahan kategori perlombaan.

“Apabila di tahun 2024 hanya ada dua kategori pemenang yaitu 10K dan 20K, tahun ini kami membuka lebih banyak kategori podium, yaitu 10K Reguler Male dan Female, 10K Master Male dan Female, serta 20K,” ujar Metta Bayu.

Menurutnya, penambahan kategori tersebut diharapkan dapat meningkatkan antusiasme peserta. Salah satu hal yang mendapat perhatian adalah keikutsertaan peserta senior berusia 75 tahun yang tetap bersemangat menyelesaikan lintasan yang telah disiapkan panitia.

“Kami sangat mengapresiasi semangat beliau dalam menyelesaikan track yang kami siapkan,” katanya.
Panbil Nature Reserve juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Merdeka Trail Run Vol. 02, termasuk sponsor utama Bank Mandiri dan Bank BRI serta sejumlah sponsor lainnya, di antaranya BPR Dana Makmur, Fithub, RS Griya Medika, Kiens, Telkomsel, Burger King, Putra Padu Mitra Jaya dan Visalux Eco King.

Catatan Waktu Para Juara

Persaingan berlangsung ketat di sejumlah kategori. Pada kategori 10K Reguler Male, podium pertama berhasil diraih dengan catatan waktu 42 menit 59 detik.

Sementara pada kategori 10K Reguler Female, peraih podium pertama mencatat waktu 1 jam 19 menit.
Untuk kategori 10K Master Male, podium pertama diraih dengan catatan waktu 1 jam 45 detik, sedangkan kategori 10K Master Female mencatat waktu terbaik 1 jam 17 menit.

Persaingan semakin ketat pada kategori 20K. Podium pertama berhasil mencapai garis finis dengan catatan waktu 2 jam 11 menit 13 detik, disusul podium kedua dengan waktu 2 jam 11 menit 22 detik, dan podium ketiga dengan catatan waktu 2 jam 22 menit 52 detik.

Panitia menetapkan cut-off time (COT) untuk memastikan peserta menyelesaikan lintasan dalam batas waktu yang ditentukan. Peserta kategori 10K diberikan waktu maksimal 3 jam, sedangkan peserta kategori 20K memiliki waktu maksimal 6 jam untuk mencapai garis finis dan memperoleh medali.
Jalur Ekstrem Jadi Tantangan

Karakter lintasan yang terjal menjadi salah satu daya tarik utama Merdeka Trail Run Vol. 02. Sejumlah peserta mengaku harus mengerahkan tenaga ekstra untuk menaklukkan tanjakan dan turunan yang tersedia di sepanjang jalur.

Salah seorang peserta kategori 10K Reguler Male yang enggan disebutkan namanya menyebut lintasan tahun ini sangat menantang.

“Jalurnya ekstrem banget ini. Tanjakannya tidak ada lawan. Cuma di sini bisa menemukan tanjakan dan turunan yang luar biasa. Tapi seru,” ujarnya.

Ia mengaku baru pertama kali mengikuti Merdeka Trail Run dan merasa bangga dapat menyelesaikan lintasan yang disiapkan panitia.

“Saya tidak bisa membayangkan seberapa berat kategori 20K. Yang 10K saja sudah berhasil membuat kaki saya hampir lepas,” katanya sembari bergurau.

Dorong Gaya Hidup Sehat

Rangkaian Merdeka Trail Run Vol. 02 ditutup dengan penampilan Disco Kaki 5 yang menambah semarak suasana setelah para peserta menyelesaikan perlombaan.
Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini kembali menegaskan posisi Merdeka Trail Run sebagai salah satu kegiatan olahraga berbasis alam yang menggabungkan tantangan fisik, rekreasi dan semangat kemerdekaan.

Panbil Nature Reserve berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai ajang kompetisi tahunan, tetapi juga mampu mendorong semakin banyak masyarakat Indonesia untuk menjalani pola hidup sehat melalui aktivitas olahraga.

Dengan mengusung semangat “Face Your Fear!”, Merdeka Trail Run Vol. 02 mengajak peserta bukan hanya beradu cepat mencapai garis finis, tetapi juga menghadapi keterbatasan diri dan menaklukkan tantangan alam yang disiapkan di kawasan Panbil Nature Reserve. (Tim).

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version