9Info.co.id | KEPRI – Ketua Umum Gugus Tugas Indonesia Raya (GETAR 08), Prof. Dr. Jimmy Rortorar M.M., M.Ap., secara resmi melantik Roma Nasir Hutabarat sebagai Ketua DPD GETAR 08 Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam pidato pelantikannya yang digelar di Taman Wisata Alam Panbill. Prof. Jimmy Rortorar menyampaikan keyakinannya bahwa dengan kepemimpinan Roma Nasir Hutabarat, GETAR 08 akan semakin solid dan efektif dalam menjalankan misi memenangkan Prabowo – Gibran dalam satu putaran, khususnya di Provinsi Kepri.
Ketua DPD GETAR 08 Provinsi Kepulauan Riau, Roma Nasir Hutabarat, yang dikenal sebagai tokoh yang berdedikasi tinggi dalam dunia bisnis menyatakan komitmennya untuk memimpin DPD GETAR 08 Provinsi Kepri dengan penuh semangat dan integritas.
Roma Nasir Hutabarat – Ketua DPD Getar 08 Prov.Kepri.
“Dengan dukungan seluruh kader dan simpatisan GETAR 08 di Kepri, saya optimis kita dapat meraih kemenangan dalam satu putaran. Prabowo – Gibran adalah pilihan yang tepat untuk membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” kata Roma Nasir Hutabarat dalam jumpa pers dengan awak Media. Senin (29/01/2024).
Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan GETAR 08 menghadapi pemilihan umum mendatang.
“Sebagai bentuk keseriusan kita, Relawan Getar 08 DPD Kepri juga telah melantik Kepengurusan 4 DPC , diantaranya, Relawan Getar 08 DPC Kota Batam yang dinahkodai oleh Anggota DPRD Kota Batam dari partai Demokrat Sahat Tambunan, Ketua DPC Getar 08 Kabupaten Karimun, M.Yusuf Sirat dari partai Golkar, Ketua DPC Bintan Hasriwandi alias (Gentongg) yang juga saat ini menjabat Anggota DPRD Kab.Bintan, serta Jaspri Anra Anggota DPRD dari partai Golkar Sebagai ketua DPC Getar 08 Tanjung pinang”, terangnya.
Dengan penuh semangat dan keyakinan, para kader GETAR 08 di Provinsi Kepulauan Riau bersiap-siap untuk bergerak bersama menuju kemenangan yang diharapkan.
Niko Nixon Situmorang, SH.- Sekretaris DPD Getar 08 Prov.Kepri.
Sementara itu, Niko Nixon Situmorang, SH., sekretaris Gugus Tugas Indonesia Raya (GETAR 08) Prov.Kepri menambahkan. “Pemilihan satu putaran ini mencerminkan solidaritas politik di Kepri dan menandai awal dari kepemimpinan yang diharapkan akan membawa perubahan positif. Publik berharap bahwa Prabowo Gibran dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk memajukan daerah ini dan membangun hubungan yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat”, Jelasnya.
Selain menjalankan program pemenangan satu putaran, Getar 08 Prov.Kepri berkomitment memberikan edukasi politik terhadap masyarakat, sehingga pelaksanaan Pilpres bisa dilaksanakan satu putaran saja.
” Pelaksanaan Pilpres satu putaran sangatlah menentukan pembangunan bisa berjalan. Karena cost politik dan anggaran yang dikeluarkan negara sangatlah besar. Bayangkan kalau pilpres ini sampai 2 putaran, estimasinya uang negara harus dikeluarkan Rp. 275 hingga Rp. 400 Triliun. Anggaran ini seharusnya dimanfaatkan untuk pembangunan”, sebutnya.
“Getar 08 Menganalisa, Pasangan Capres Prabowo – Gibran adalah pasangan yang ideal, kombinasinya tepat. Pasangan yang Energik dan Berpengalaman untuk memimpin bangsa ini kearah yang lebih baik kedepan”, tutupnya. (Mat).
Dikawal DPRD dan Pemerintah, Kolam Maut Perenggut Nyawa Dua Bocah di Oleana Park Resmi Ditimbun
9info.co.id | BATAM – Pasca meninggalnya dua orang bocah yang tenggelam saat bermain di sebuah kolam di samping Perumahan Oleana Park, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, berbagai upaya dilakukan untuk mencari solusi demi mencegah terulangnya peristiwa serupa.
Permasalahan tersebut bahkan menjadi perhatian serius dan dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi I DPRD Kota Batam. Dari hasil pembahasan dan koordinasi lintas sektor, penimbunan kolam yang selama ini dikenal warga sebagai “kolam maut” akhirnya direalisasikan.
Inisiatif penimbunan kolam tersebut dipelopori oleh Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Jimmi Siburian, yang terus mengawal penyelesaian persoalan tersebut bersama Pemerintah Kota Batam, Kecamatan Sei Beduk, Kepolisian Sektor Sei Beduk, RT/RW, terkhusus Pengembang Perumahan Oleana Park PT Rexvinn.
Menurut Jimmi, langkah penimbunan merupakan solusi paling efektif untuk menghilangkan potensi bahaya yang mengancam keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak yang tinggal di sekitar lokasi.
”Penimbunan kolam ini merupakan solusi terbaik demi keselamatan warga. Kita bersinergi dengan pemerintah kecamatan, kepolisian, dan seluruh pihak terkait untuk mencari jalan keluar agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Jimmi.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Salah seorang warga Perumahan Oleana Park, Juntak, mengaku lega setelah kolam yang selama ini menjadi kekhawatiran warga akhirnya ditimbun.
”Kami mengapresiasi Pemerintah Kota Batam, Kecamatan Sei Beduk, Kapolsek Sei Beduk, serta khususnya Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Jimmi Siburian, yang terus memantau dan mengawal hingga terlaksananya penimbunan kolam maut ini,” kata Juntak.
Menurutnya, keberadaan kolam tersebut selama ini menimbulkan rasa khawatir bagi warga karena lokasinya yang berada tidak jauh dari kawasan permukiman. Kekhawatiran itu semakin besar setelah tragedi yang merenggut nyawa dua anak yang tenggelam saat bermain di lokasi tersebut.
”Kami sebelumnya sangat khawatir dengan keberadaan kolam ini. Dengan ditimbunnya lokasi tersebut, rasa cemas warga tentu berkurang dan lingkungan menjadi lebih aman,” tambahnya.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Manurung. Ia menilai penimbunan kolam telah memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Perumahan Oleana Park.
”Kami warga yang berdomisili di Perumahan Oleana Park sudah merasa lebih lega setelah kolam maut ini ditimbun. Ini merupakan langkah yang sangat baik demi keselamatan bersama,” ujarnya.
Tidak hanya menyambut baik penimbunan tersebut, warga juga mulai memanfaatkan lahan yang telah diratakan untuk kegiatan positif. Sejumlah warga menanam berbagai tanaman muda sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya penghijauan di kawasan tersebut.
”Bahkan di lokasi yang sudah ditimbun ini, kami mulai menanam beberapa tanaman muda. Selain memperindah lingkungan, lahan tersebut juga bisa dimanfaatkan sementara waktu sebelum digunakan oleh pemiliknya sesuai peruntukan,” jelas Manurung.
Warga berharap pemerintah dan instansi terkait terus melakukan pengawasan terhadap lokasi-lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, khususnya di kawasan permukiman, sehingga peristiwa serupa tidak kembali terjadi.
Penimbunan kolam yang sebelumnya menjadi sorotan publik ini dinilai sebagai bukti nyata sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman bagi warga Kota Batam. (Mat).