Connect with us
Pengelolaan Pelabuhan di Batam Dijalankan Dengan Profesional

Pengelolaan Pelabuhan di Batam Dijalankan Dengan Profesional

More Videos

9Info.co.id | BATAM – BP Batam terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa kepelabuhanan. Seluruh kebijakan yang dikeluarkan BP Batam berorientasi pada penciptaan iklim usaha yang saling menguntungkan.

Menindaklanjuti pemberitaan terkait keberatan atas penyesuaian tarif bongkar muat peti kemas, Direktur BUP BP Batam, Dendi Gustinandar kembali menegaskan, bahwa sebelum dilakukan penyesuaian, tarif bongkar muat peti kemas ukuran 20 feet isi sebesar Rp 384.300 per boks.

Tarif itu, belum pernah dilakukan penyesuaian sejak tahun 2012. Sementara biaya operasional dan pemeliharaan atas kegiatan bongkar muat terus meningkat setiap tahunnya.

Atas persoalan tersebut, BUP BP Batam melakukan kajian bersama ahli kepelabuhanan dan diskusi secara intens dengan asosiasi jasa kepelabuhanan selama kurun 5 bulan.

“Penyesuaian tarif ini dilakukan mengingat BP Batam telah melakukan perbaikan infastruktur dan suprastruktur di Pelabuhan Batu Ampar untuk meningkatkan pelayanan kegiatan bongkar muat peti kemas,” ujar Dendi, Kamis (09/11/2023).

Dendi melanjutkan, Penerapan Perka BP Batam Nomor 4 Tahun 2023 mengenai penyesuaian tarif juga telah melalui komunikasi dan diskusi yang intens bersama asosiasi jasa kepelabuhanan yang terkait dengan penetapan tarif bongkar muat peti kemas.

“Penetapan tarif ini telah melalui beberapa tahap sosalisasi dan pada akhirnya disepakati Asosiasi Pengguna Jasa yang terkait langsung dengan layanan bongkar muat peti kemas, sehingga proses yang kami lakukan sudah memenuhi aturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuh Dendi.

Dendi menambahkan bahwa Indonesian National Shipowners Association (INSA) memang memiliki mekanisme internal tersendiri terkait dengan penetapan tarif. Namun Ia menegaskan bahwa Badan Usaha Pelabuhan BP Batam terus membangun komunikasi yang baik dengan DPP INSA dan DPC INSA Batam terkait penetapan tarif bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Batam.

“Hasil Pertemuan antara BP Batam, DPC INSA Batam, dan DPP INSA di Jakarta bahwa DPP INSA telah menyepakati tarif sesuai Perka BP Batam Nomor 4 Tahun 2023,” imbuhnya.

Menyoal pernyataan Ketua Apindo Batam tentang adanya penolakan pengoperasian Pelabuhan Batu Ampar oleh PT Persero Batam yang mempertanyakan legalitas dalam mengelola dermaga utara Pelabuhan Batu Ampar, Dendi menyampaikan bahwa PT Persero Batam telah mengantongi dokumen legalitas atas pengoperasian Terminal Peti Kemas Batu Ampar, antara lain izin pengoperasian Terminal Peti Kemas dan Izin Usaha Badan Usaha Pelabuhan.

“Meski dermaga utara Terminal Batu Ampar sudah dikelola oleh PT Persero Batam, namun BP Batam tetap mengawasi pelaksanaannya. Untuk pelayanan yang lebih baik, kami membutuhkan masukan dari seluruh stakeholder, Asosiasi Jasa Kepelabuhanan, dan pengguna jasa guna pengelolaan Pelabuhan Batu Ampar yang lebih baik lagi,” tuturnya.

Dendi menambahkan, sejak pengoperasian Terminal Peti Kemas Batu Ampar oleh PT Persero Batam, terdapat peningkatan kinerja pelayanan bongkar muat peti kemas. Ia mencontohkan, berthing time di Terminal Peti Kemas Batu Ampar meningkat 44% dari sebelumnya 48-52 jam menjadi 9-29 jam. Begitu pula dengan rata-rata effective time yang lebih baik.

“Hal ini disebabkan produktivitas meningkat karena penggunaan peralatan bongkar muat STS Crane serta tidak diperlukannya manuver olah gerak kapal tambahan yang selama ini diperlukan karena jangkauan crane konvensional yang terbatas,” jelasnya.

Pengembangan Terminal Peti Kemas Batu Ampar oleh PT Persero sendiri, lanjut Dendi akan dibagi ke dalam tiga tahap. Pada Tahap 2 atau Agustus 2025 mendatang, Terminal Peti Kemas Batu Ampar akan dilengkapi dengan 5 alat bongkar muat Quay Crane, 2 Harbor Mobile Crane (HMC), 12 RTG, dan 20 Terminal Truck. Lapangan penumpukan pun akan diperluas hingga 12 hektar. Pengembangan infrastruktur dan suprastruktur akan terus dilakukan hingga tahap tiga yang ditargetkan pada Agustus 2028 dan harapannya dapat membawa Batu Ampar menjadi direct call maupun transhipment terminal.

Jumlah Penumpang Internasional Naik

Tidak hanya penyesuaian tarif peti kemas, BUP BP Batam juga melakukan penyesuaian tarif pass pelabuhan penumpang internasional pada 1 September 2023 lalu. Dengan penyesuaian tarif pass tersebut, turut berdampak pada kenaikan tarif ferry dari Batam ke Singapura.

Namun Dendi menegaskan, dengan adanya kenaikan tarif tersebut, tidak berdampak pada menurunnya jumlah penumpang. Dari data yang dihimpun BUP Batam, terjadi peningkatan jumlah penumpang dari sebelum dilakukannya penyesuaian tarif pass pelabuhan penumpang internasional dan sesudah diberlakukan.

Dimana dari data tersebut, jumlah penumpang sebelum dilakukannya penyesuaian tarif pass pelabuhan penumpang internasional yakni pada kurun 1-31 Agustus 2023 berjumlah 173.456 penumpang datang dan 173.898 penumpang berangkat.

Sementara itu, setelah diberlakukannya penyesuaian tarif, jumlah penumpang pada 1-30 September 2023 meningkat menjadi 173.817 penumpang datang dan 179.558 penumpang berangkat.

“Sehingga dapat kami simpulkan bahwa animo wisatawan untuk datang ke Batam tidak mengalami penurunan seperti diberitakan,” tandasnya.(DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Ratas PP GEKIRA Matangkan Rakernas 2026 di Batam, Hashim Djojohadikusumo dan Beberapa Menteri Dijadwalkan Hadir

9info.co.id | JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Kristiani Indonesia Raya (GEKIRA) bersama panitia pelaksana terus mematangkan persiapan pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) GEKIRA Tahun 2026 yang direncanakan digelar di Kota Batam.

‎Hal ini dibahas dalam rapat terbatas (ratas) yang notulensinya disusun dalam pertemuan di Jakarta pada Senin (20/04/2026). Rapat tersebut mengulas sejumlah poin strategis terkait pelaksanaan agenda berskala nasional tersebut.

‎Ketua PC GEKIRA Kota Batam, Radiapoh H. Sinaga, menegaskan bahwa jadwal pelaksanaan Rakernas saat ini masih bersifat tentatif, yakni antara tanggal 22 hingga 29 April 2026. Kepastian waktu diharapkan dapat ditentukan dalam waktu dekat.

‎“Diharapkan minggu ini sudah ada kepastian waktu pelaksanaan,” ujarnya.

‎Dalam rapat tersebut, panitia menyepakati bahwa penyusunan rundown acara akan dilakukan oleh panitia pusat. Sejumlah agenda utama pun telah dirancang, di antaranya pelaksanaan Rakernas, seminar kebangsaan atau dialog publik, serta kegiatan penanaman pohon.

‎Untuk lokasi penanaman pohon, panitia lokal di Batam akan menentukan tempat yang strategis dengan mempertimbangkan aspek aksesibilitas dan kenyamanan peserta.

‎Sekretaris PC GEKIRA Batam, El Roy Manalu, menambahkan bahwa panitia juga membuka kemungkinan adanya agenda pengukuhan pengurus, dengan menghadirkan narasumber yang disesuaikan dengan kebutuhan acara.

‎Menariknya, acara Rakernas ini direncanakan akan dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina GEKIRA, Hashim Djojohadikusumo, serta sejumlah menteri yang akan menjadi narasumber dalam forum tersebut.

‎Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, panitia pusat juga berencana melakukan peninjauan langsung ke lokasi acara di Batam. Selain itu, Rakernas GEKIRA 2026 juga akan dirangkai dengan agenda tambahan berupa tour ke Singapura bagi para peserta.

‎Ketua Panitia Rakernas Batam sekaligus Wakil Ketua PC GEKIRA Kota Batam, Johnson F. Sibuea, menjelaskan bahwa pembukaan acara akan diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh lembaga aras tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

‎Di sisi lain, PP GEKIRA juga akan melakukan koordinasi dengan para stakeholder Partai Gerindra di wilayah Kepulauan Riau guna mendukung kelancaran kegiatan.

‎Panitia lokal GEKIRA Kota Batam sendiri bertanggung jawab dalam mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis, mulai dari lokasi kegiatan, akomodasi, konsumsi, hingga transportasi peserta.

‎Rapat tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus dan panitia, antara lain Ketua Umum GEKIRA Nikson Silalahi, Ketua Panitia Rakernas Melky, Wakil Ketua GEKIRA Pusat Ariston Silalahi, Wakil Ketua Bidang Persekutuan Faan Halawa, serta jajaran pengurus GEKIRA Kota Batam.

‎Dengan berbagai persiapan yang terus dimatangkan, Rakernas GEKIRA 2026 diharapkan dapat berjalan sukses dan memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat organisasi serta peran GEKIRA di tengah masyarakat. (Mat)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version