Connect with us
Perselisihan Hukum Antara Kelompok Mitra Bisnis Hendrick Rajagukguk dan Sahat Siburian Dkk Berakhir dengan Kesepakatan Perdamaian

Perselisihan Hukum Antara Kelompok Mitra Bisnis Hendrick Rajagukguk dan Sahat Siburian Dkk Berakhir dengan Kesepakatan Perdamaian

More Videos

0info.co.id | BATAM — Perselisihan hukum yang sempat memanas antara Kelompok Hendriyanto Dakhi, Sahat Siburian, dengan Hendrick Rajagukguk serta Anggota DPRD Kota Batam, Mangihut Rajagukguk, akhirnya diselesaikan secara damai. Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Surat Kesepakatan dan Pernyataan Perdamaian oleh kedua belah pihak.

Permasalahan ini bermula dari laporan hukum yang dilayangkan oleh pihak Sahat Siburian dan rekan-rekannya ke Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Kepulauan Riau Resor Kota Barelang pada Minggu (27/04/2025). Dalam laporan tersebut, mereka mengadukan tindakan tidak menyenangkan disertai ancaman, serta dugaan penipuan dan atau penggelapan yang berkaitan dengan kerja sama bisnis bersama PT Maharani Nusantara.

Namun setelah melalui proses komunikasi, para pihak sepakat untuk menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan. Dalam pernyataan damai tersebut, mereka sepakat untuk tidak saling menuntut, menggugat, maupun membuat aduan hukum di kemudian hari. Bahkan laporan polisi yang sebelumnya diajukan akan dicabut secara resmi.

Surat Kesepakatan Damai

Hendrick Rajagukguk menyambut baik penyelesaian damai ini. “Saya sangat bersyukur atas terbukanya hati kawan-kawan saya. Mereka ini sebenarnya mitra kerja bisnis saya. Persoalan ini hanya miskomunikasi dan beda pemahaman saja. Sekarang semuanya telah selesai secara damai,” ujar Hendrick.

Ia juga menyatakan penyesalan karena sempat menyeret nama Mangihut Rajagukguk, yang disebutnya tidak mengetahui permasalahan tersebut. “Saya pastikan beliau tidak pernah menerima apa pun yang ditudingkan seperti minta saham Ini murni urusan bisnis saya,” tegasnya.

Sahat Siburian pun menyampaikan hal senada. Ia menegaskan bahwa kesepakatan damai telah tercapai dan permasalahan bisnis tersebut tidak akan dilanjutkan ke jalur hukum. “Hanya terjadi miskomunikasi dalam perhitungan bisnis. Kami sepakat berdamai,” ujarnya. (RP)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

PT Batamraya Sukses Perkasa Perkuat Pelestarian Lingkungan Melalui Penanaman Mangrove

9info.co.id | BATAM – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan kembali ditunjukkan PT Batamraya Sukses Perkasa melalui kegiatan penanaman 1.000 bibit mangrove di kawasan pesisir KEK Tanjung Sauh, Batam. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Aksi penghijauan ini melibatkan jajaran manajemen perusahaan, karyawan, komunitas lingkungan, serta masyarakat sekitar. Penanaman mangrove dilakukan di area pesisir yang dinilai membutuhkan penguatan vegetasi guna mencegah abrasi dan menjaga habitat alami biota laut.

Perwakilan PT Batamraya Sukses Perkasa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program berkelanjutan perusahaan yang sejalan dengan pengembangan kawasan industri hijau di KEK Tanjung Sauh.

“Pelestarian lingkungan menjadi bagian penting dalam pengembangan kawasan. Penanaman mangrove ini tidak hanya menjaga ekosistem pesisir, tetapi juga menjadi kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung pengurangan dampak perubahan iklim,” ujarnya.

Mangrove diketahui memiliki banyak manfaat ekologis, mulai dari menahan abrasi pantai, menyerap emisi karbon, hingga menjadi habitat alami berbagai jenis biota laut. Karena itu, keberadaan hutan mangrove dinilai penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan kawasan pesisir.

Selain sebagai bentuk kepedulian lingkungan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem laut dan pesisir. Perusahaan pun berkomitmen untuk terus melaksanakan program penghijauan secara bertahap dan berkelanjutan.

Masyarakat sekitar menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap penanaman mangrove dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kelestarian lingkungan di wilayah Tanjung Sauh.

Seiring pengembangan KEK Tanjung Sauh sebagai kawasan strategis investasi dan industri, PT Batamraya Sukses Perkasa menegaskan pembangunan ekonomi harus berjalan beriringan dengan upaya pelestarian lingkungan.

Melalui aksi hijau berkelanjutan ini, perusahaan berharap kawasan Tanjung Sauh dapat tumbuh menjadi kawasan industri modern yang tetap menjaga kelestarian alam dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. (Tim).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version