Connect with us
Plh. Kepala BP Batam Purwiyanto Buka Pameran Lukisan Pembangunan dan Pariwisata

Plh. Kepala BP Batam Purwiyanto Buka Pameran Lukisan Pembangunan dan Pariwisata

More Videos

9Info.co.id | BATAM – Plh. Kepala BP Batam, Purwiyanto membuka Pameran Lukisan bertema “Peran Pelaku Seni dalam Mendukung Pembangunan dan Pariwisata Batam” yang digelar di One Batam Mall, Jumat, (1/11/2024).

Pameran digelar hingga Senin, (4/11) ini, digagas oleh Komunitas Kampung Seni Batam bekerjasama dengan BP Batam dalam menyemarakkan Hari Bakti BP Batam ke 53 Tahun.

Purwiyanto dalam sambutannya mengatakan bahwa antara investasi dan lukisan atau kesenian memiliki kesamaan, yakni kegiatan ekonomi dalam rangka menciptakan kesejahteraan masyarakat. Keduanya, ia maknai sebagai cara untuk memajukan ekonomi.

“Seni menggerakkan ekonomi melalui kegiatan pariwisata, begitu juga investasi melalui kegiatan-kegiatan perusahaan. Ketika keduanya sukses, maka masyarakat Batam akan menuai hasilnya,” kata Purwiyanto.

Oleh karenanya, pihaknya antusias dan mendorong penuh seluruh elemen masyarakat yang ingin bersinergi dalam memajukan ekonomi kota Batam dengan beragam upaya, salah satunya pameran lukisan pembangunan dan pariwisata Batam ini.

“Terima kasih untuk para pelukis dan komunitas seni yang telah memeriahkan hari bakti ke 53 BP Batam, semoga kedepannya semakin sukses dan bersama – sama mendukung investasi dan kemajuan untuk Kota Batam,” pungkas Purwiyanto.

Turut mendampingi Purwiyanto membuka dan meninjau pameran yakni Kabiro Humas, Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait dan Direktur PTSP BP Batam, Harlas Buana.

Sementara, Ketua Panitia sekaligus Penggagas Kampung Seni Batam, Asep Carno mengaku bersyukur atas niatannya memajukan seni kota Batam mendapat dukungan dari BP Batam.

Ia bersama seniman lainnya berharap karya yang dihasilkan bermanfaat untuk memberikan daya tarik wisatawan dan juga bisa mengangkat ekonomi masyarakat khususnya para penyuka seni.

“Kami terharu dan bangga, BP Batam menyambut kami dengan hangat, menyambut kami dengan antusias, semoga kami bisa terus berkarya demi kemajuan Kota Batam,” seru Asep Carno.

Pameran lukisan ini menyuguhkan lebih dari 100 karya yang dapat dilihat dan dinikmati pengunjung di waktu weekend bersama keluarga. Ayo tunggu apa lagi datang dan ramaikan pameran lukisan dari para pelukis terbaik di Kota Batam.(DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Ombudsman Kepri Soroti Layanan Administrasi Hingga Masalah Tambang Ilegal di Kecamatan Nongsa

9info.co.id | BATAM – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan kunjungan lapangan dan berdiskusi langsung di Kantor Kecamatan Nongsa, Kota Batam (20/05/2026).

Pertemuan ini bertujuan untuk memantau langsung kualitas pelayanan publik di tingkat bawah, sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi masyarakat dan aparat pemerintah setempat.

Dalam diskusi bersama perwakilan Kecamatan Nongsa, Kelurahan, serta Bagian Organisasi Pemko Batam, Ombudsman menyoroti tiga isu utama yakni persuratan, tambanh ilegal dan kenyamanan ruang pelayanan.

Ombudsman Kepri menaruh perhatian khusus pada banyaknya keluhan terkait desakan pembuatan Surat Keterangan oleh masyarakat maupun instansi lain—seperti untuk urusan sertifikat tanah (BPN), perbankan, hingga perpindahan barang.

Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Dr. Lagat Siadari, mengingatkan agar pihak Kelurahan dan Kecamatan tidak dipaksa mengeluarkan surat atau dokumen yang sebenarnya bukan menjadi wewenang.

“Hal ini penting untuk menghindari risiko hukum atau masalah keuangan di masa depan,” pungkasnya.

Ombudsman juga mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Batam yang saat ini sedang memperbaiki Peraturan Wali Kota (Perwako) agar standar pelayanan di seluruh Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Batam menjadi lebih jelas dan seragam.

Isu lingkungan juga menjadi bahasan serius. Pihak kelurahan melaporkan bahwa aktivitas penambangan pasir ilegal masih sering “kucing-kucingan” dan beroperasi pada malam hari (mulai jam 10 malam hingga subuh), seperti di area Kampung Terih/Simpang Peti.

Aktivitas ini sangat membahayakan masyarakat karena ceceran pasir membuat jalan raya menjadi licin, ditambah banyaknya truk lori yang melaju kencang hingga memicu kecelakaan.

Mengingat penindakan tambang ilegal (terutama di hutan lindung) bukan wewenang Kecamatan atau Kelurahan, Ombudsman menyarankan agar Pemko Batam segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Sementara itu, pihak Kecamatan dan Kelurahan bertugas memantau dan memberikan informasi awal.

Ombudsman juga meminta pemerintah memikirkan solusi yang bijak sebelum menutup tambang tersebut, seperti mencarikan lapangan kerja alternatif bagi warga lokal yang terdampak, serta memastikan pasokan pasir legal aman agar harga bahan bangunan di pasar tidak melonjak.

Terakhir, Ombudsman Kepri mengingatkan pentingnya kenyamanan fisik kantor pelayanan.

“Kantor camat dan lurah adalah wajah terdepan pemerintah, sehingga fasilitasnya harus membuat masyarakat nyaman,” ujar Lagat.

Melalui kunjungan ini, Ombudsman Kepri berkomitmen untuk terus mengawal perbaikan layanan publik di Kecamatan Nongsa demi memberikan kepastian hukum, kenyamanan, dan keadilan bagi seluruh warga Kota Batam. (Tim).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version