Connect with us

9info.co.id – Satreskrim Polresta Tanjungpinang berhasil mengamankan pelaku tindak pidana penggelapan di sebuah Perumahan Bumi Air Raja Kec. Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang.

Dalam ekspose, Sabtu (23/07) Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP Awal Sya’ban S.H. S.I.K. mengatakan kejadian tersebut bermula pada hari Senin (27/06/22) sekitar pukul 08.30 Wib ada seorang laki-laki inisial K meminjam satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih milik korban untuk membeli pulsa.

Saat itu korban sedang berada di salah satu warnet di Jl. D.I. Pandjaitan km. 7 kota Tanjungpinang.

Korban akhirnya meminjamkan satu unit sepeda motornya tersebut kepada pelaku dengan cara korban memberikan kunci sepeda motor pada saat korban berada didalam warnet tersebut.

Setelah itu, sekira pukul 11.00 Wib, korban baru menyadari bahwa (K) tidak juga kembali ke tempat korban untuk mengembalikan sepeda motor miliknya, sehingga korban akhirnya membuat laporan ke Polresta Tanjungpinang.

“Menindaklanjuti informasi tersebut, pada hari Kamis tanggal 21 Juli 2022, Tim Jatanras Polresta Tanjungpinang mendapatkan informasi dan melakukan penyelidikan terkait pelaku tindak pidana penggelapan an. (KS) disekitaran perumahan Bumi Air Raja” terang Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang AKP Awal Sya’ban, Sabtu (23/7/2022)

Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang juga menjelaskan saat diinterogasi oleh petugas, pelaku langsung mengakui perbuatannya tersebut dan tidak melakukan perlawanan.

“Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 372 KUHP tindak pidana penggelapan dengan pidana penjara paling lama 4 tahun,” pungkasnya. (lsm)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Paparkan Capaian Pembangunan Batam, Amsakar Ajak RT dan RW Bergerak Bersama

Paparkan Capaian Pembangunan Batam, Amsakar Ajak RT dan RW Bergerak Bersama

9info.co.id | BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengajak RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan jajaran pemerintah di tingkat kecamatan hingga kelurahan memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan Kota Batam.

Hal itu disampaikan Amsakar saat menghadiri Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama RT/RW, LPM, dan Tokoh Masyarakat se-Kecamatan Sekupang Tahun 2026 di Aula SMP Kartini Sei Harapan, Kecamatan Sekupang, Minggu (4/10/2026) malam.

Amsakar mengatakan, pembangunan Batam membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Menurutnya, RT dan RW memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat sekaligus menjadi bagian dari mata rantai pelayanan pemerintah di tingkat lingkungan.

“Batam membutuhkan ikhtiar bersama. Batam tidak memerlukan narasi-narasi yang saling melemahkan. Yang kita perlukan adalah bagaimana RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat mendukung kebijakan lurah dan camat. Dengan begitu, Bapak dan Ibu sekalian sudah menyokong penuh arah kebijakan pembangunan Pemko Batam,” ujar Amsakar.

Ia menilai, komunikasi langsung dengan masyarakat perlu terus dibangun agar berbagai program pemerintah dapat dipahami dan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan. Karena itu, forum silaturahmi menjadi salah satu ruang untuk menyelaraskan informasi, menyerap aspirasi, sekaligus memperkuat koordinasi.

“Silaturahmi ini momentum untuk mempertemukan kembali hati kita, mendekatkan jarak, dan meluruskan hal-hal yang kurang tepat. Saya selalu ingatkan kepada camat dan lurah, jika ingin berhasil melayani warga, perbanyaklah turun dan bersilaturahmi dengan RT, RW, serta tokoh masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan dan program prioritas Pemerintah Kota Batam bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra.

Dari sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 7,28 persen pada semester I dengan realisasi investasi sebesar Rp39,89 triliun. Perkembangan tersebut turut memperkuat posisi Batam sebagai tujuan investasi, termasuk melalui masuknya ekosistem pusat data dan kecerdasan buatan (AI) berskala internasional.

Di bidang pendidikan, Pemko Batam telah membagikan 105.670 set seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, serta menyalurkan bantuan beasiswa pendidikan.

Pada sektor kesehatan, cakupan Universal Health Coverage (UHC) berbasis KTP telah mencapai 98 persen penduduk Kota Batam. Pemerintah juga meningkatkan insentif bagi 4.000 lansia menjadi Rp300.000.

Sementara itu, program pinjaman modal tanpa bunga bagi pelaku UMKM telah menjangkau 1.500 pemohon dengan nilai realisasi Rp1,3 miliar.

Di bidang ketenagakerjaan, Pemko Batam menyelenggarakan 108 jenis pelatihan kerja bagi 4.433 peserta. Pemerintah juga telah menandatangani nota kesepahaman dengan 30 perusahaan di bawah naungan Apindo untuk memprioritaskan minimal 20 persen kuota rekrutmen bagi tenaga kerja lokal.

Amsakar juga menyampaikan penurunan angka kemiskinan Batam dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam mencapai 83,8.

Paparkan Capaian Pembangunan Batam, Amsakar Ajak RT dan RW Bergerak Bersama

Paparkan Capaian Pembangunan Batam, Amsakar Ajak RT dan RW Bergerak Bersama.

“Semua raihan ini bukan klaim personal Amsakar-Li Claudia, melainkan hasil kontribusi kolektif dari RT, RW, LPM, pimpinan kecamatan, kelurahan, Forkopimda, hingga kader Posyandu dan PKK. Mari kita hentikan ego sektoral dan terus berorkestrasi membangun Batam,” tutur Amsakar.

Menurut Amsakar, capaian tersebut perlu terus dijaga melalui kerja bersama. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri sehingga dukungan perangkat pemerintahan di tingkat bawah dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam memastikan program pembangunan berjalan hingga ke lingkungan.

Pertemuan dengan RT, RW, dan LPM Sekupang tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemko Batam memperkuat komunikasi dengan masyarakat. Pemerintah berharap koordinasi yang terbangun dapat mempercepat penyampaian aspirasi dan penyelesaian berbagai persoalan di tingkat lingkungan.

Sementara itu, perwakilan Tokoh Masyarakat Kecamatan Sekupang, Fajar Fajri Pembudi, menyampaikan bahwa pembangunan di wilayah tersebut mulai dirasakan masyarakat, antara lain melalui perbaikan drainase, jalan, dan layanan pengangkutan sampah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali atas silaturahmi ini. Di Sekupang, dampak pembangunan sangat terasa: drainase dan jalan berjalan baik, serta pengangkutan sampah di lingkungan perumahan sudah berjalan sesuai aturan,” ujar Fajar.

Ia menambahkan, RT, RW, dan tokoh masyarakat Sekupang siap mendukung serta mengawal keberlanjutan program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Batam.

Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk memperkuat komunikasi serta menyatukan langkah dalam mendukung pembangunan Batam dari tingkat lingkungan. (Hum).

Continue Reading

Berita Lain