Connect with us
Wujudkan Pembawa Acara yang profesional, Maharani Purba Kibarkan Panji SWARA usai dilantik Wali Kota Batam

Wujudkan Pembawa Acara yang profesional, Maharani Purba Kibarkan Panji SWARA usai dilantik Wali Kota Batam

More Videos

9info.co.id | BATAM – Pelaksanaan prosesi pelantikan dan pengukuhan Solidaritas Pembawa Acara (SWARA) berlangsung sukses, organisasi yang menghimpun para pembawa acara ini resmi dilantik oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, berdasarkan surat keputusan Wali Kota Batam yang ditandatangani, untuk masa bakti 2025-2030, Selasa, 18 November 2025 di Mega Mall Batam Centre,

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi organisasi profesi pembawa acara di Kota Batam untuk memperkuat peran dan kontribusinya dalam dunia komunikasi publik, serta beragam acara kreatif dan inovatif.

Sejak membentuk struktur organisasi pada 14 Juli 2025, SWARA terus berkarya dengan rangkaian kegiatan yang positif sebagai wadah bersilaturahmi, mengembangkan kompetensi, serta profesionalisme sebagai pembawa acara.

Momen ini semakin spesial dengan disaksikan oleh Direktur Penegakan Hukum Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum RI, Brigjen Pol Arie Ardian Rishadi, S.IK., M.Si., serta tamu kehormatan yang hadir.

Dilantik sebagai Ketua SWARA Kota Batam, yakni Maharani Purba (MC Rancezzz); Sekretaris yakni Muhammad Zulkarnain Purba (MC Lenzoe Purba); Bendahara yakni Sri Widayanti (MC Sri Wedari). Ketua SWARA yang baru dilantik menyampaikan bahwa organisasi ini akan menjadi wadah pengembangan kompetensi dan memperluas relasi.

“Bagi saya, penting untuk kita semua sebagai pembawa acara untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, utamanya Pemerintah Kota Batam. Kami sangat berterima kasih kepada pembina kami, yakni Abang Ardi Winata yang juga merupakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam yang selalu memberikan dukungan pada setiap kegiatan SWARA. selanjutnya kita akan berfokus untuk memperoleh sertifikat BNSP sebagai tanda bahwa seluruh warga swara layak disebut sebagai MC yang profesional” ungkap Ketua Swara Kota Batam, Maharani Purba.

Dalam susunan kepengurusan, dilantik pula pengurus dari beberapa bidang SWARA, di antaranya Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) yang diketuai oleh Jomsen Marihot Tampubolon (MC Joe Tampubolon); Kepala Bidang Sosial, Seni, dan Budaya (Sosbud) yang diketuai oleh Rangga Aquarista Suhartono; Kepala Bidang Hubungan Masyarakat dan Teknologi Informasi (Humas) yang diketuai oleh Ranto; Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Alfredo; Kepala Bidang Hukum yang diketuai oleh Zulkarnaen. Dengan demikian, sebanyak 47 orang yang tergabung dalam SWARA akan menjalankan roda organisasi.
.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, yang juga sebagai Pembina SWARA, sangat mengapresiasi solidnya SWARA. “Harapan saya, SWARA dapat menjaga kerja sama yang baik selama ini dengan Pemerintah Kota Batam, dan untuk terus ditingkatkan, tentunya menjadi corong bagi pemerintah untuk menyampaikan informasi dan program pemerintah kepada masyarakat.” ungkapnya bangga.
.
Dalam sambutannya, tokoh yang akrab disapa Bang Ardi ini juga menitipkan pesan kepada SWARA untuk segera mengadakan rapat internal untuk menyusun program kerja ke depan.

Acara ditutup dengan pengukuhan pengurus dan anggota SWARA oleh Ardiwinata yang dilaksanakan pada malam harinya. tak hanya piawai dalam memandu acara, rupanya warga SWARA Kota Batam juga mahir dalam seni tarik suara, mereka menyanyikan lagu Batam Ku, semua karena cinta, dan yang paling spesial adalah penampilan perdana jingle SWARA, yang berjudul kita satu swara sebuah karya orisinil dari SWARA Kota Batam. (ZoE)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Merdeka Trail Run Vol. 02 Sukses Digelar, Panbil Nature Reserve Tantang Peserta Taklukkan Jalur Ekstrem

9info.co.id | BATAM – Panbil Nature Reserve kembali sukses menggelar Merdeka Trail Run Vol. 02 pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Mengusung tema “Face Your Fear!”, ajang lari lintas alam tersebut menghadirkan tantangan lebih ekstrem dan terjal dibandingkan pelaksanaan perdana pada 2024, terutama pada kategori 20 kilometer (20K).

Ratusan peserta ambil bagian dalam kegiatan olahraga yang digelar di kawasan Panbil Nature Reserve, Batam. Selain menjadi ajang kompetisi, Merdeka Trail Run juga menjadi bagian dari momentum memperingati kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga.

Operasional Manager Panbil Nature Reserve, Metta Bayu, mengatakan penyelenggaraan tahun ini memberikan peluang lebih besar kepada peserta untuk meraih podium dengan penambahan kategori perlombaan.

“Apabila di tahun 2024 hanya ada dua kategori pemenang yaitu 10K dan 20K, tahun ini kami membuka lebih banyak kategori podium, yaitu 10K Reguler Male dan Female, 10K Master Male dan Female, serta 20K,” ujar Metta Bayu.

Menurutnya, penambahan kategori tersebut diharapkan dapat meningkatkan antusiasme peserta. Salah satu hal yang mendapat perhatian adalah keikutsertaan peserta senior berusia 75 tahun yang tetap bersemangat menyelesaikan lintasan yang telah disiapkan panitia.

“Kami sangat mengapresiasi semangat beliau dalam menyelesaikan track yang kami siapkan,” katanya.
Panbil Nature Reserve juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Merdeka Trail Run Vol. 02, termasuk sponsor utama Bank Mandiri dan Bank BRI serta sejumlah sponsor lainnya, di antaranya BPR Dana Makmur, Fithub, RS Griya Medika, Kiens, Telkomsel, Burger King, Putra Padu Mitra Jaya dan Visalux Eco King.

Catatan Waktu Para Juara

Persaingan berlangsung ketat di sejumlah kategori. Pada kategori 10K Reguler Male, podium pertama berhasil diraih dengan catatan waktu 42 menit 59 detik.

Sementara pada kategori 10K Reguler Female, peraih podium pertama mencatat waktu 1 jam 19 menit.
Untuk kategori 10K Master Male, podium pertama diraih dengan catatan waktu 1 jam 45 detik, sedangkan kategori 10K Master Female mencatat waktu terbaik 1 jam 17 menit.

Persaingan semakin ketat pada kategori 20K. Podium pertama berhasil mencapai garis finis dengan catatan waktu 2 jam 11 menit 13 detik, disusul podium kedua dengan waktu 2 jam 11 menit 22 detik, dan podium ketiga dengan catatan waktu 2 jam 22 menit 52 detik.

Panitia menetapkan cut-off time (COT) untuk memastikan peserta menyelesaikan lintasan dalam batas waktu yang ditentukan. Peserta kategori 10K diberikan waktu maksimal 3 jam, sedangkan peserta kategori 20K memiliki waktu maksimal 6 jam untuk mencapai garis finis dan memperoleh medali.
Jalur Ekstrem Jadi Tantangan

Karakter lintasan yang terjal menjadi salah satu daya tarik utama Merdeka Trail Run Vol. 02. Sejumlah peserta mengaku harus mengerahkan tenaga ekstra untuk menaklukkan tanjakan dan turunan yang tersedia di sepanjang jalur.

Salah seorang peserta kategori 10K Reguler Male yang enggan disebutkan namanya menyebut lintasan tahun ini sangat menantang.

“Jalurnya ekstrem banget ini. Tanjakannya tidak ada lawan. Cuma di sini bisa menemukan tanjakan dan turunan yang luar biasa. Tapi seru,” ujarnya.

Ia mengaku baru pertama kali mengikuti Merdeka Trail Run dan merasa bangga dapat menyelesaikan lintasan yang disiapkan panitia.

“Saya tidak bisa membayangkan seberapa berat kategori 20K. Yang 10K saja sudah berhasil membuat kaki saya hampir lepas,” katanya sembari bergurau.

Dorong Gaya Hidup Sehat

Rangkaian Merdeka Trail Run Vol. 02 ditutup dengan penampilan Disco Kaki 5 yang menambah semarak suasana setelah para peserta menyelesaikan perlombaan.
Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini kembali menegaskan posisi Merdeka Trail Run sebagai salah satu kegiatan olahraga berbasis alam yang menggabungkan tantangan fisik, rekreasi dan semangat kemerdekaan.

Panbil Nature Reserve berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai ajang kompetisi tahunan, tetapi juga mampu mendorong semakin banyak masyarakat Indonesia untuk menjalani pola hidup sehat melalui aktivitas olahraga.

Dengan mengusung semangat “Face Your Fear!”, Merdeka Trail Run Vol. 02 mengajak peserta bukan hanya beradu cepat mencapai garis finis, tetapi juga menghadapi keterbatasan diri dan menaklukkan tantangan alam yang disiapkan di kawasan Panbil Nature Reserve. (Tim).

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version