Connect with us
Eratkan Silaturahmi Batam - Singapura, Kepala BP Batam Hadiri Undangan NDP 2023

Eratkan Silaturahmi Batam – Singapura, Kepala BP Batam Hadiri Undangan NDP 2023

More Videos

9Info.co.id | Batam – Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi menghadiri undangan Singapore National Day Parade (NDP) 2023 dalam rangka Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Singapura ke-58 pada hari Kamis (10/8/2023) bertempat di Radisson Hotel and Convention Center.

Dalam parade ini, turut hadir Menteri Urusan Luar Negeri Singapura, Dr. Maliki Osman yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keberhasilan pembangunan Batam.

“Setiap satu tahun sekali saya datang ke Batam dan saya melihat perkembangannya sangat pesat terutama di sektor infrastruktur dan industri,” ujar Dr. Maliki Osman.

Dr. Maliki Osman juga berharap hubungan baik Singapura dengan Batam dapat terus dijaga sehingga mampu saling mendukung dalam meraih kesuksesan dari kedua negara.

“Sebagai negara tetangga terdekat, keberhasilan pembangunan Batam juga memberikan dampak positif terhadap Singapura di berbagai sektor,” kata Dr. Maliki Osman.

“Harapannya tentu hubungan bilateral ini dapat terus kita kembangkan sehingga kita bisa meraih kesuksesan secara bersama-sama,” ujarnya sembari tersenyum.

Sejalan dengan apa yang disampaikan Dr. Maliki Osman, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan Singapura dan Batam dapat saling mendukung dalam pengembangan kawasannya.

“Jika perekonomian Singapura mengalami pertumbuhan, tentunya Batam juga akan sama mengingat lokasi kita yang sangat dekat,” kata Rudi.

“Keberhasilan pembangunan Batam hari ini tidak lepas dari peran Singapura sebagai negara dengan nilai investasi terbesar di Batam,” tambah Rudi.

Dalam kesempatan ini, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi juga berkomitmen terus memberikan kemudahan berinvestasi bagi warga negara Singapura.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan kemudahan berinvestasi khususnya kepada warga negara Singapura yang ingin menanamkan modalnya di Batam,” terang Rudi.

“Semoga persahabatan kedua negara ini (Indonesia-Singapura) dapat terus terjalin erat sehingga semuanya akan berjalan lancar dan baik,” pungkas orang nomor satu di Batam ini.

Dalam suasana persahabatan yang hangat dari kedua negara, Dr. Maliki dan Ibu berkesempatan menampilkan permainan alat musik Guzheng dan Kecapi dalam rangka menggalang dana untuk Palang Merah Indonesia (PMI).

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi bersama Ibu Marlin Agustina yang juga seorang Wakil Gubernur Kepulauan Riau mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini demi PMI yang mampu terus memberikan pelayanan sosial kemanusiaan terbaik khususnya di Kota Batam.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol, Ariastuty Sirait; Direktur Restrukturisasi, Hadjad Widagdo; Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar; Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, Binsar Oktavidwin Tambunan; serta General Manager Pelabuhan Penumpang, Benny Syahroni. (DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Tokoh Masyarakat Sei Beduk Desak BP Batam Evaluasi Alokasi Lahan di Dekat Oleana Park Usai Dua Anak Tewas Tenggelam

9info.co.id | BATAM – Tragedi meninggalnya dua anak akibat tenggelam di kawasan dekat Perumahan Oleana Park, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, memicu desakan keras kepada BP Batam untuk segera mengevaluasi alokasi lahan yang dinilai membahayakan keselamatan warga.

‎Tokoh masyarakat Sei Beduk, Asian Sinaga, meminta BP Batam turun tangan dan mengambil langkah tegas terhadap keberadaan kolam dan area bukit di sekitar perumahan yang selama ini kerap dijadikan tempat bermain anak-anak.

‎Menurut Asian Sinaga, kondisi kolam yang cukup dalam sangat berisiko dan dikhawatirkan kembali memakan korban jiwa apabila tidak segera ditimbun atau diamankan. Senin (25/05/2026).

‎“Lokasi itu sangat berbahaya karena sering dijadikan tempat bermain anak-anak. Kami meminta BP Batam mengevaluasi alokasi lahan tersebut apabila memang tidak dimanfaatkan,” ujar Asian Sinaga.

‎Asian yang juga menjabat sebagai Ketua Komite SDN 08 Kelurahan Duriangkang menegaskan, tragedi ini harus menjadi perhatian serius seluruh pihak, terlebih salah satu korban diketahui merupakan siswa di sekolah tersebut.

‎“Jangan sampai ada lagi korban berikutnya. Kami berharap pemilik lahan segera menimbun kolam tersebut demi keselamatan warga,” tegasnya.

‎Persoalan itu bahkan telah dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kota Batam yang turut dihadiri pihak BP Batam, Camat Sei Beduk, Kapolsek Sei Beduk, perwakilan warga, serta pengurus RT dan RW Perumahan Oleana Park.

‎Sementara itu, pihak pengembang Oleana Park melalui perwakilannya, Reevan Simanjuntak bersama Teguh Broto, telah turun langsung meninjau lokasi kejadian sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban pada Jumat (15/05/2026).

‎Reevan menjelaskan, kolam tempat terjadinya musibah bukan merupakan lahan milik perusahaan maupun berada di dalam kawasan PL pengembang Oleana Park. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen membantu mencarikan solusi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

‎“Lokasi kolam tersebut bukan lahan kami dan tidak berada dalam kawasan PL perusahaan kami. Namun demi keselamatan warga, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait, khususnya Anggota DPRD Kota Batam Jimmy Siburian, untuk memfasilitasi pemilik lahan agar lokasi kolam tersebut dapat segera ditimbun,” ujar Reevan.

‎Ia menambahkan, pihak pengembang juga akan meminta izin kepada pemilik lahan terkait rencana penimbunan kolam tersebut.

‎“Terkait kolam tersebut akan kami koordinasikan dan dalam waktu dekat akan dilakukan penimbunan,” tambahnya.

‎Selain meninjau lokasi kejadian, pihak pengembang juga mendatangi rumah keluarga korban dan memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian serta belasungkawa.

‎“Kami hadir sebagai pengembang Perumahan Oleana Park dan turut merasakan duka yang mendalam atas musibah ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Reevan.

‎Ketua RW 18 Kelurahan Tanjung Piayu, Andika, juga berharap seluruh pihak segera mengambil langkah nyata demi keselamatan warga, khususnya anak-anak yang tinggal di sekitar lokasi.

‎“Kami meminta agar kolam tersebut segera ditimbun. Kami juga mengapresiasi niat baik dan empati pihak pengembang yang hadir langsung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban,” ujarnya.

‎Peristiwa tragis yang merenggut nyawa dua anak itu kini menjadi perhatian masyarakat Sei Beduk. Warga berharap pemerintah dan pemilik lahan segera mengambil tindakan cepat agar kolam berbahaya tersebut tidak kembali menjadi “jebakan maut” bagi anak-anak di kawasan Tanjung Piayu. (Mat).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version