Connect with us
Jalin Tali Kasih, BP Batam Kunjungi Para Pensiunan, Anak Yatim dan Pegawai yang Sedang Sakit

Jalin Tali Kasih, BP Batam Kunjungi Para Pensiunan, Anak Yatim dan Pegawai yang Sedang Sakit

More Videos

9Info.co.id | BATAM – Masih bersempena dalam rangkaian Hari Bakti BP Batam ke-52 tahun, BP Batam gelar Bakti Sosial dengan mengunjungi pegawai yang sakit, para pensiunan dan anak yatim keluarga besar BP Batam.

Masing-masing Kedeputian dihadiri oleh pejabat Eselon II, III dan IV yang melakukan kunjungan ke 5 lokasi sehingga total ada 15 keluarga yang dikunjungi, pada Kamis (7/12/2023).

Kegiatan tahunan yang rutin digelar ini diharapkan dapat memberikan semangat untuk para pensiunan dan pegawai BP Batam yang sakit ataupun adik-adik anak yatim keluarga besar BP Batam.

Direktur Peningkatan Kinerja dan Manajemen Resiko Asep Lili Holilulloh yang juga Panitia Besar Hari Bakti Bidang Sosial mengatakan tujuan kunjungan ini ingin bersilaturahmi bersama para pensiunan, mengunjungi pegawai yang sakit dan santunan kepada 50 anak-anak yatim keluarga besar BP Batam dengan simbolis kepada beberapa perwakilan keluarga hari ini.

“purnabakti bukan suatu hal yang memutuskan tali silaturahmi. Mudah-mudahan dengan kunjungan ini dapat menjalin tali kasih, mempererat kekeluargaan dan doa kami agar saudara kita sehat selalu, yang sedang sakit dapat lekas pulih kembali. Amin.” kata Asep.

Adapun tim dibagi menjadi 3 yakni Pada Kedeputian 1 dan 2 hadir Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait, Direktur Pengamanan Aset Moch. Badrus, dan Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan Binsar Tambunan beserta jajaran.

Kemudian pada Kedeputian 3 hadir Direktur Peningkatan Kinerja dan Manajemen Resiko Asep Lili Holilulloh yang sekaligus Panitia Besar Hari Bakti BP Batam ke 52 tahun beserta jajaran.

Sementara pada Kedeputian 4 hadir Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja Endry Abzan dan Direktur Restrukturisasi, Hajad Widagdo beserta jajaran.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait menambahkan bahwa selain bersempana dengan Hari Bakti BP Batam, kunjungan ini merupakan bentuk penghargaan kepada para senior yang telah purnabakti.

“Dengan kita keliling dibagi beberapa tim, kita menjaga silaturahmi dengan mereka. Kami juga ingin terus mengupdate bagaimana kondisi mereka, Karena kita menghargai dan menghormati mereka sebagai senior kami.” Kata Tuty sapaan akrabnya.

Dalam kunjungan diserahkan santunan dan bingkisan kepada 15 keluarga besar BP Batam. Kehadiran BP Batam mendapat sambutan hangat dari para purnabakti.

Ibu Zulkarnain misalnya, suaminya merupakan pensiunan BP Batam bertugas di Pelabuhan (pada masanya) menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih atas kunjungan ini.

Dengan penuh haru ia menerima santunan dan bingkisan yang diberikan. Bapak Zulkarnain berusia 70an tahun, kondisinya kini renta dan sulit berjalan, meski tak dapat menyampaikan kata-kata, ia terlihat menatap dengan penuh senyuman. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Ombudsman Kepri Soroti Layanan Administrasi Hingga Masalah Tambang Ilegal di Kecamatan Nongsa

9info.co.id | BATAM – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan kunjungan lapangan dan berdiskusi langsung di Kantor Kecamatan Nongsa, Kota Batam (20/05/2026).

Pertemuan ini bertujuan untuk memantau langsung kualitas pelayanan publik di tingkat bawah, sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi masyarakat dan aparat pemerintah setempat.

Dalam diskusi bersama perwakilan Kecamatan Nongsa, Kelurahan, serta Bagian Organisasi Pemko Batam, Ombudsman menyoroti tiga isu utama yakni persuratan, tambanh ilegal dan kenyamanan ruang pelayanan.

Ombudsman Kepri menaruh perhatian khusus pada banyaknya keluhan terkait desakan pembuatan Surat Keterangan oleh masyarakat maupun instansi lain—seperti untuk urusan sertifikat tanah (BPN), perbankan, hingga perpindahan barang.

Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Dr. Lagat Siadari, mengingatkan agar pihak Kelurahan dan Kecamatan tidak dipaksa mengeluarkan surat atau dokumen yang sebenarnya bukan menjadi wewenang.

“Hal ini penting untuk menghindari risiko hukum atau masalah keuangan di masa depan,” pungkasnya.

Ombudsman juga mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Batam yang saat ini sedang memperbaiki Peraturan Wali Kota (Perwako) agar standar pelayanan di seluruh Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Batam menjadi lebih jelas dan seragam.

Isu lingkungan juga menjadi bahasan serius. Pihak kelurahan melaporkan bahwa aktivitas penambangan pasir ilegal masih sering “kucing-kucingan” dan beroperasi pada malam hari (mulai jam 10 malam hingga subuh), seperti di area Kampung Terih/Simpang Peti.

Aktivitas ini sangat membahayakan masyarakat karena ceceran pasir membuat jalan raya menjadi licin, ditambah banyaknya truk lori yang melaju kencang hingga memicu kecelakaan.

Mengingat penindakan tambang ilegal (terutama di hutan lindung) bukan wewenang Kecamatan atau Kelurahan, Ombudsman menyarankan agar Pemko Batam segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Sementara itu, pihak Kecamatan dan Kelurahan bertugas memantau dan memberikan informasi awal.

Ombudsman juga meminta pemerintah memikirkan solusi yang bijak sebelum menutup tambang tersebut, seperti mencarikan lapangan kerja alternatif bagi warga lokal yang terdampak, serta memastikan pasokan pasir legal aman agar harga bahan bangunan di pasar tidak melonjak.

Terakhir, Ombudsman Kepri mengingatkan pentingnya kenyamanan fisik kantor pelayanan.

“Kantor camat dan lurah adalah wajah terdepan pemerintah, sehingga fasilitasnya harus membuat masyarakat nyaman,” ujar Lagat.

Melalui kunjungan ini, Ombudsman Kepri berkomitmen untuk terus mengawal perbaikan layanan publik di Kecamatan Nongsa demi memberikan kepastian hukum, kenyamanan, dan keadilan bagi seluruh warga Kota Batam. (Tim).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version