Connect with us
Kepala BP Batam Dorong Maskapai Tambah Rute Baru

Kepala BP Batam Dorong Maskapai Tambah Rute Baru

More Videos

9Info.co.id | BATAM – Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi terus mendorong mendorong partisipasi maskapai yang beroperasi di Kota Batam untuk membuka atau menambah penerbangan langsung ke dalam negeri maupun luar negeri. Sebab, target pariwisata 2024 yakni dengan mengembalikan kunjungan orang ke Batam seperti sebelum Pandemi Covid-19.

Dorongan kepada maskapai, untuk membuka penerbangan langsung dari dalam negeri maupun luar negeri ke Kota Batam menjadi penting. Sebab, hampir sebagian besar wisatawan asing maupun wisatawan dalam negeri memanfaatkan moda transportasi udara.

Saat ini, Garuda Indonesia telah menambah penerbangan langsung dari Kota Batam ke Jakarta menjadi 4 kali dalam sehari. Penambahan penerbangan ini, menurut Muhammad Rudi tak terlepas dari keinginan masyarakat dalam negeri maupun dari luar negeri yang ingin mengetahui percepatan pembangunan di Kota Batam yang telah dilaksanakan dalam beberapa tahun belakangan ini.

“Efek dari pembangunan di Batam saat ini sudah menjadi pembicaraan di internasional. Batam saat ini sedang memacu pembangunan, salah satunya mengembangkan wisatanya,” kata Muhammad Rudi saat menghadiri Corporate Gathering Garuda Indonesia Branch Office Batam di Alio Beach Cafe & Bar, Kamis (22/2/2024).

Sehingga, dengan banyaknya keinginan untuk datang ke Batam, Muhammad Rudi mendorong pihak maskapai untuk terus melakukan penambahan penerbangan maupun pembukaan rute baru. Sebab, pembangunan Kota Batam yang sudah sangat pesat namun tidak diimbangi dengan kendaraan angkut yang terbatas, maka wisatawan akan mengurungkan niatnya untuk datang ke Kota Batam.

“Saat ini Garuda Indonesia sudah menambah jumlah penerbangannya dalam sehari. Saya harap, bisa bertambah kembali. Mudah-mudahan Garuda bisa menjadi contoh penerbangan yang baru. Sukses untuk Garuda, bantu pemerintah dengan menambah jumlah penerbangan masuk ke Kota Batam,” imbuhnya.

Sementara itu, General Manager Garuda Indonesia Cabang Batam, Makiya Rachmawati menegaskan, Garuda Indonesia akan terus berkomitmen untuk menambah jumlah penerbangan demi mobilisasi orang. Baik itu untuk yang akan datang ke Batam maupun dari Batam ke daerah-daerah lain.

Komitmen itu, ditunjukkan dengan penambahan jumlah penerbangan langsung Batam – Jakarta maupun Jakarta – Batam yang saat ini menjadi empat kali dalam satu hari. Yaitu pada pagi, siang, sore dan malam. Ia berharap, dengan adanya penambahan jumlah penerbangan ini, diharapkan kunjungan wisatawan ke Kota Batam semakin meningkat.

“Kemudian diluar itu kami juga menerbangan ke beberapa daerah di Sumatera yang dioperasikan Garuda Indonesia Group, dalam hal ini Citilink. Itu kami terbang juga kebeberapa kota lintas sumatera sendiri seperti Ke Medan, Palembang, Pekanbaru dan Lain-lain,” katanya. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Ombudsman Kepri Soroti Layanan Administrasi Hingga Masalah Tambang Ilegal di Kecamatan Nongsa

9info.co.id | BATAM – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan kunjungan lapangan dan berdiskusi langsung di Kantor Kecamatan Nongsa, Kota Batam (20/05/2026).

Pertemuan ini bertujuan untuk memantau langsung kualitas pelayanan publik di tingkat bawah, sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi masyarakat dan aparat pemerintah setempat.

Dalam diskusi bersama perwakilan Kecamatan Nongsa, Kelurahan, serta Bagian Organisasi Pemko Batam, Ombudsman menyoroti tiga isu utama yakni persuratan, tambanh ilegal dan kenyamanan ruang pelayanan.

Ombudsman Kepri menaruh perhatian khusus pada banyaknya keluhan terkait desakan pembuatan Surat Keterangan oleh masyarakat maupun instansi lain—seperti untuk urusan sertifikat tanah (BPN), perbankan, hingga perpindahan barang.

Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Dr. Lagat Siadari, mengingatkan agar pihak Kelurahan dan Kecamatan tidak dipaksa mengeluarkan surat atau dokumen yang sebenarnya bukan menjadi wewenang.

“Hal ini penting untuk menghindari risiko hukum atau masalah keuangan di masa depan,” pungkasnya.

Ombudsman juga mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Batam yang saat ini sedang memperbaiki Peraturan Wali Kota (Perwako) agar standar pelayanan di seluruh Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Batam menjadi lebih jelas dan seragam.

Isu lingkungan juga menjadi bahasan serius. Pihak kelurahan melaporkan bahwa aktivitas penambangan pasir ilegal masih sering “kucing-kucingan” dan beroperasi pada malam hari (mulai jam 10 malam hingga subuh), seperti di area Kampung Terih/Simpang Peti.

Aktivitas ini sangat membahayakan masyarakat karena ceceran pasir membuat jalan raya menjadi licin, ditambah banyaknya truk lori yang melaju kencang hingga memicu kecelakaan.

Mengingat penindakan tambang ilegal (terutama di hutan lindung) bukan wewenang Kecamatan atau Kelurahan, Ombudsman menyarankan agar Pemko Batam segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Sementara itu, pihak Kecamatan dan Kelurahan bertugas memantau dan memberikan informasi awal.

Ombudsman juga meminta pemerintah memikirkan solusi yang bijak sebelum menutup tambang tersebut, seperti mencarikan lapangan kerja alternatif bagi warga lokal yang terdampak, serta memastikan pasokan pasir legal aman agar harga bahan bangunan di pasar tidak melonjak.

Terakhir, Ombudsman Kepri mengingatkan pentingnya kenyamanan fisik kantor pelayanan.

“Kantor camat dan lurah adalah wajah terdepan pemerintah, sehingga fasilitasnya harus membuat masyarakat nyaman,” ujar Lagat.

Melalui kunjungan ini, Ombudsman Kepri berkomitmen untuk terus mengawal perbaikan layanan publik di Kecamatan Nongsa demi memberikan kepastian hukum, kenyamanan, dan keadilan bagi seluruh warga Kota Batam. (Tim).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version