Connect with us
Kepala BP Batam Siap Wujudkan Batam sebagai Pusat Investasi dan Pariwisata Terdepan

Kepala BP Batam Siap Wujudkan Batam sebagai Pusat Investasi dan Pariwisata Terdepan

More Videos

9info.co.id | BATAM – Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Batam dengan agenda Penyampaian Pidato Sambutan Wali Kota Batam Masa Jabatan 2025 – 2030 pada Senin (3/3/2025) di Kantor DPRD Kota Batam.

Amsakar dalam sambutannya sebagai Wali Kota Batam bersama Li Claudia selaku Wakil Wali Kota Batam berkomitmen melanjutkan pembangunan Batam dari sisi pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, transportasi, hingga kualitas hidup masyarakat untuk menjadikan Batam sebagai pusat investasi dan pariwisata terdepan.

“Sebagian besar pembangunan infrastruktur telah selesai pada masa kepemimpinan Wali Kota Batam periode sebelumnya, kedepannya saya dan Ibu Li Claudia berkomitmen membangun sektor-sektor yang mendukung perbaikan kualitas hidup masyarakat Batam,” terang Amsakar.

Sebagai upaya menyukseskan perbaikan kualitas hidup masyarakat Batam, Amsakar bersama Li Claudia mengusung tema “Tuntaskan Pembangunan Batam” yang akan di implementasikan melalui tujuh program prioritas, yaitu:

1. Penyediaan air bersih untuk masyarakat;

2. Penanggulangan banjir dengan menyediakan pompa;

3. Insentif bagi lansia untuk meningkatkan kesejahteraan mereka;

4. Seragam gratis untuk siswa SD dan SMP guna meringankan beban orang tua;

5. Pinjaman tanpa bunga untuk UMKM, sebagai dukungan bagi pelaku usaha kecil;

6. Kemudahan layanan kesehatan hanya dengan menggunakan KTP;

7. Jaminan BPJS Ketenagakerjaan bagi pengemudi ojek online dan awak perahu pancung.

Apresiasi turut disampaikan Amsakar kepada masyarakat Batam atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan Batam hingga hari ini dirinya dapat melanjutkan estafet kepemimpinan di Batam.

“Terima kasih kepada masyarakat Batam atas dukungannya selama ini hingga hari ini saya dan Ibu Li Claudia dapat melanjutkan estafet pembangunan Batam. Insyaallah kami siap mewakafkan diri kami dan ber-ikhtiar membawa kemajuan bagi Batam sesuai Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia,” ujar Amsakar.

Dalam kegiatan yang turut dihadiri oleh Pejabat Tingkat II di lingkungan BP Batam ini, Amsakar juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dan Forkopimda untuk menyatukan hati bergerak bersama membangun Batam.

“Mari kita bersama-sama kembali kompak, satukan hati bergerak bersama membangun Batam sebagai kota yang harmonis dan humanis,” seru pria bergelar doktor ini. (MI)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Ombudsman Kepri Soroti Layanan Administrasi Hingga Masalah Tambang Ilegal di Kecamatan Nongsa

9info.co.id | BATAM – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan kunjungan lapangan dan berdiskusi langsung di Kantor Kecamatan Nongsa, Kota Batam (20/05/2026).

Pertemuan ini bertujuan untuk memantau langsung kualitas pelayanan publik di tingkat bawah, sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi masyarakat dan aparat pemerintah setempat.

Dalam diskusi bersama perwakilan Kecamatan Nongsa, Kelurahan, serta Bagian Organisasi Pemko Batam, Ombudsman menyoroti tiga isu utama yakni persuratan, tambanh ilegal dan kenyamanan ruang pelayanan.

Ombudsman Kepri menaruh perhatian khusus pada banyaknya keluhan terkait desakan pembuatan Surat Keterangan oleh masyarakat maupun instansi lain—seperti untuk urusan sertifikat tanah (BPN), perbankan, hingga perpindahan barang.

Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Dr. Lagat Siadari, mengingatkan agar pihak Kelurahan dan Kecamatan tidak dipaksa mengeluarkan surat atau dokumen yang sebenarnya bukan menjadi wewenang.

“Hal ini penting untuk menghindari risiko hukum atau masalah keuangan di masa depan,” pungkasnya.

Ombudsman juga mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Batam yang saat ini sedang memperbaiki Peraturan Wali Kota (Perwako) agar standar pelayanan di seluruh Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Batam menjadi lebih jelas dan seragam.

Isu lingkungan juga menjadi bahasan serius. Pihak kelurahan melaporkan bahwa aktivitas penambangan pasir ilegal masih sering “kucing-kucingan” dan beroperasi pada malam hari (mulai jam 10 malam hingga subuh), seperti di area Kampung Terih/Simpang Peti.

Aktivitas ini sangat membahayakan masyarakat karena ceceran pasir membuat jalan raya menjadi licin, ditambah banyaknya truk lori yang melaju kencang hingga memicu kecelakaan.

Mengingat penindakan tambang ilegal (terutama di hutan lindung) bukan wewenang Kecamatan atau Kelurahan, Ombudsman menyarankan agar Pemko Batam segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Sementara itu, pihak Kecamatan dan Kelurahan bertugas memantau dan memberikan informasi awal.

Ombudsman juga meminta pemerintah memikirkan solusi yang bijak sebelum menutup tambang tersebut, seperti mencarikan lapangan kerja alternatif bagi warga lokal yang terdampak, serta memastikan pasokan pasir legal aman agar harga bahan bangunan di pasar tidak melonjak.

Terakhir, Ombudsman Kepri mengingatkan pentingnya kenyamanan fisik kantor pelayanan.

“Kantor camat dan lurah adalah wajah terdepan pemerintah, sehingga fasilitasnya harus membuat masyarakat nyaman,” ujar Lagat.

Melalui kunjungan ini, Ombudsman Kepri berkomitmen untuk terus mengawal perbaikan layanan publik di Kecamatan Nongsa demi memberikan kepastian hukum, kenyamanan, dan keadilan bagi seluruh warga Kota Batam. (Tim).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version