Connect with us

Permudah Akses Masyarakat, Kecamatan Tanah Jawa Lakukan Perekaman e-KTP

More Videos

9info.co.id – Kecamatan Tanah Jawa melakukan perekaman elektrik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) terhadap masyarakat yang belum meliki e-KTP di Kantor Camat Tanah Jawa Kabupaten SImalungun, Sumut, Selasa (17/5/2022).
Perekaman elektrik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) terhadap masyarakat yang belum meliki e-KTP ini sengaja dilakukan pemerintah Kabupaten Simalungun, agar memudahkan akses Jangkauan masyarakat dalam kepengurusan administrasi Kependudukan.
Masyarakat yang melakukan perekaman e-KTP berasal dari Kecamatan Tanah Jawa, Hutabayu Raja, Hatonduhan dan Jawa Maraja Bah Jambi.

Pelaksanaan perekaman e-KTP tersebut langsung di koordinir oleh Sekretaris Camat Tanah Jawa, bersama Kasi Pemerintahan dan dibantu dengan 2 orang staf untuk mengarahkan masyarakat yang akan melakukan perekaman e-KTP tentang budaya antri dan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Dihari yang sama, Camat Tanah Jawa diwakili Kasi EKbang bersama staf melakukan koordinasi dengan Pangulu Nagori Marubun Jaya dan perangkatnya terkait pendataan wajib retribusi persampahan.

Koordinasi tersebut juga terkait dengan upaya Kecamatan Tanah Jawa dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pihak kecamatan Tanah Jawa juga meminta kepada para perangkat dan stakeholder yang ada untuk menggali potensi yang ada di Nagori untuk diberdayakan sebagai sumber-sumber PAD di Kabupaten Simalungun.
Diharapkan dengan mempermudah akses Masyarakat untuk melakukan Perekaman elektrik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) di tingkat kecamatan , Warga Kabupaten Simalungun bisa mengurus dokumen kependudukanya tepat waktu. (Sim)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Suplai Air Di Taman Baloi Hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT. Air Batam Hilir bergerak cepat melakukan perbaikan darurat pada pipa transmisi air bersih berdiameter 800 milimeter (mm) di jalur Simpang Plamo menuju Kepri Mall.

Langkah antisipatif ini diambil menyusul terjadinya kebocoran pipa yang dipicu oleh pergeseran tanah akibat hujan deras dalam beberapa waktu terakhir sejak Rabu (10/6/2026) kemarin.

Dari proses perbaikan ini, aliran air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Batam akan dihentikan untuk sementara waktu.

Berdasarkan informasi dari tim teknis Air Batam Hilir (ABH), kebocoran kembali terjadi di titik yang sama dengan lokasi perbaikan sebelumnya.

Struktur tanah yang labil pascahujan disinyalir menjadi penyebab utama pipa kembali bergeser dan bocor.

Adapun wilayah yang terdampak langsung oleh penghentian sementara suplai air bersih ini meliputi:

1.Kelurahan Taman Baloi
2.Kelurahan Teluk Tering
3.Kelurahan Sukajadi
4.Kawasan di sekitarnya.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa saat ini PT. Air Batam Hilir telah mengerahkan seluruh sumber daya teknis yang diperlukan.

Meski demikian, ketika Proses Dewatering (pengurasan) sedang berjalan, tim terkendala cuaca berupa hujan deras di lokasi.

“Waktu pengerjaan mengalami delay karena faktor keselamatan tim teknis di area lumpur. Namun kami akan berusaha semaksimal mungkin agar pekerjaan selesai pada pukul 16.00 WIB dan air kembali mengalir 2 jam setelahnya,” ujar perempuan yang akrab disapa Tuty tersebut, pada Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, setelah proses Dewatering selesai dilakukan, maka tahapan selanjutnya adalah Penggalian Lumpur, Pengangkatan Pipa, Pemasangan Pipa Baru, pemasangan Baut Las, Pemasangan Support pipa, dan terakhir memulai recovery suplai air.

Warga yang berada di kawasan tersebut juga diimbau untuk segera menampung air sebagai cadangan selama proses perbaikan berlangsung.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami juga mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menyiapkan dan menampung cadangan air secukupnya,” .

Ia juga menegaskan, BP Batam berkomitmen untuk terus menyampaikan perkembangan pengerjaan di lapangan secara berkala.

“Dukungan dan pengertian dari masyarakat selama proses perbaikan ini sangat berarti demi menjaga keandalan jaringan air bersih di Kota Batam dalam jangka panjang,” tutupnya. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version