Connect with us
PT Buana Cipta Propertindo dan Mantan Karyawan Sepakat Berdamai, Kasus Kelalaian di Proyek Buana Central Park Diselesaikan Secara Kekeluargaan

PT Buana Cipta Propertindo dan Mantan Karyawan Sepakat Berdamai, Kasus Kelalaian di Proyek Buana Central Park Diselesaikan Secara Kekeluargaan

More Videos

BATAM – Permasalahan hukum antara PT Buana Cipta Propertindo dengan mantan karyawannya, Riwaldi Sirait (RS), akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.

‎Kasus ini bermula dari adanya dugaan kelalaian dan unsur kesengajaan yang dilakukan oleh RS saat menjabat di proyek Buana Central Park, yang sempat menyebabkan kerugian bagi pihak perusahaan.

‎Sebelumnya, pihak perusahaan melalui kuasa hukumnya, Reevan A. Simanjuntak, SH, telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polresta Barelang untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Namun setelah melalui sejumlah mediasi dan itikad baik dari kedua belah pihak, permasalahan ini akhirnya dapat diselesaikan secara damai.

‎Riwaldi Sirait secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada pihak perusahaan atas kelalaian yang telah dilakukannya.

‎“Kesilapan ada di saya. Saya menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian dan kerugian yang dialami pihak perusahaan PT Buana Cipta Propertindo. Saya berharap kejadian ini menjadi pelajaran bagi saya untuk lebih berhati-hati dan memperbaiki diri ke depan,” ujar RS, Senin (7/10/2025).

‎Menanggapi hal tersebut, Reevan A. Simanjuntak, SH selaku Kuasa Hukum PT Buana Cipta Propertindo menyampaikan bahwa pihaknya menerima permohonan maaf dari mantan karyawan tersebut.

‎“Kami menghargai itikad baik dari saudara RS. Kemarin, Senin (7/10/2025), telah tercapai kesepakatan damai dan kami bersama-sama akan menuntaskan administrasi penyelesaian hingga ke pihak kepolisian Polresta Barelang,” ujar Reevan.

‎Ia juga menegaskan bahwa kejadian ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi seluruh karyawan agar selalu menjaga integritas dan profesionalisme dalam bekerja.

‎“Kami berharap ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar tidak menyalahgunakan jabatan untuk kepentingan pribadi yang dapat merugikan perusahaan,” tambahnya.

‎Dengan adanya kesepakatan damai ini, kedua belah pihak menyatakan permasalahan dianggap selesai dan akan berfokus pada langkah-langkah positif untuk memperbaiki hubungan kerja dan kepercayaan yang sempat terganggu.(RP).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Tanamkan Nilai Profesionalisme dan Integritas kepada Pegawai

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Diklat Orientasi Pegawai untuk Gelombang ke-1 di Mako Brimob Polda Kepri, 18-20 Mei 2026.

Bekerjasama dengan Satbrimob Polda Kepri, orientasi ini menjadi langkah strategis untuk membangun mental, disiplin dan etos kerja pegawai yang siap melayani dengan penuh tanggung jawab.

Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain menegaskan bahwa status sebagai pegawai tetap membawa amanah besar untuk bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi integritas dalam setiap tugas.

“Saudara-saudara memiliki tanggung jawab untuk bekerja secara profesional, berintegritas, memiliki jiwa korps dan siap mengabdi untuk bangsa dan negara,” kata Alexander saat memberikan arahan Upacara Diklat.

Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, terutama dalam pelaksanaan tugas yang berkaitan dengan pelayanan publik, perizinan, hingga pengadaan. Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan dan profesionalisme organisasi.

Tak hanya itu, semangat kebersamaan dan soliditas antarpegawai juga menjadi nilai penting yang terus dibangun di lingkungan kerja.

“Kita adalah satu BP Batam. Jiwa korps harus dibangun agar tercipta soliditas dan semangat kebersamaan dalam organisasi,” tambahnya.

Sementara itu, sebelumnya, Kepala BP Batam, Amsakar Achmad berharap kegiatan orientasi mampu memperkuat pemahaman pegawai terhadap arah kebijakan organisasi, sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap dinamika kepemimpinan dan budaya kerja di lingkungan BP Batam.

“Kegiatan ini agar bagaimana kita bisa memahami roda organisasi, bisa beradaptasi terhadap gaya kepemimpinan dan semua bisa berjalan seiring, selaras, seirama terhadap kebijakan organisasi,” pungkas Amsakar.

Sebanyak 676 pegawai akan mengikuti diklat yang dilaksanakan dalam enam gelombang hingga Juni 2026 mendatang. Para peserta dibekali pemahaman mengenai nilai, etika, serta budaya kerja instansi pemerintah guna menciptakan insan BP Batam yang tangguh dan bertanggung jawab. (AP)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version