Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP Batam) menghadiri perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 yang dibalut Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) dalam Resepsi Diplomatik dengan tema “Nusantara Bahru, Indonesia Maju”, Kamis (5/9/2024).

Acara yang digelar di Holiday Villa Johor Bahru City Center ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari Indonesia dan Malaysia, diantaranya Pengerusi Jawatankuasa Belia & Sukan, Pembangunan Usahawan, dan Koperasi Negeri Johor, YB Tuan Mohd Hairi bin Mad Shah serta Konsul Jenderal Republik Indonesia Johor Bahru, Sigit S. Widianto.

Keduanya berkesempatan untuk menyampaikan sambutan mengenai pentingnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia, khususnya antara Batam dan Johor.

YB Tuan Mohd Hairi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa hubungan antara Batam dan Johor memberikan dampak positif terhadap perekonomian Johor serta negara-negara tetangga lainnya.

Pernyataan tersebut juga didukung oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia Johor Bahru, Sigit S. Widianto. Ia turut mengapresiasi eratnya hubungan Indonesia-Malaysia yang selama ini telah terjalin, terutama kolaborasi kedua negara di bidang ekonomi dan pariwisata yang diharapkan dapat terus berkembang di masa depan.

Ia menekankan salah satu upaya yang digesa pemerintah, dalam hal ini BP Batam, adalah memperkuat konektivitas antara Batam dan Johor melalui rencana pengoperasian rute Roll On-Roll Off (Ro-Ro) Johor-Batam, untuk memfasilitasi konektivitas kendaraan bermotor yang berpotensi meningkatkan jumlah wisatawan asing.

“Rencana ini telah didukung oleh infrastruktur yang tersedia, seperti pelabuhan di Tanjung Belungkor, Johor, dan Pelabuhan Bintang 99 di Batam. Dengan adanya kerjasama ini, konektivitas antara kedua wilayah diharapkan semakin meningkat, dan membawa manfaat bagi kedua negara,” ujar Sigit optimis.

Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnain, hadir pada kegiatan tersebut dan memberikan apresiasi kepada KJRI dan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia atas terselenggaranya malam resepsi HUT RI ke-79 yang berlangsung meriah.

“Sebuah kehormatan BP Batam dapat hadir di acara ini. Semoga hubungan ekonomi antara Johor dan Batam dapat terjalin lebih baik, mengingat kami memiliki sejarah manis yang diawali dengan Kerjasama Singapura, Johor, dan Riau (SIJORI),” ungkap Alex. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Bangunan di Atas Lahan Alokasi Ditertibkan, BP Batam: Demi Investasi dan Penataan Kawasan

Bangunan di Atas Lahan Alokasi Ditertibkan, BP Batam: Demi Investasi dan Penataan Kawasan

9info.co.id | BATAM – Tim Terpadu (Timdu) Kota Batam melaksanakan penertiban terhadap bangunan ilegal di Kelurahan Sei Binti, Kecamatan Sagulung, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong penataan kawasan serta percepatan investasi di Kota Batam.

‎Sebanyak lebih dari 400 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut, terdiri dari unsur Ditpam BP Batam, Satpol PP, TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, PLN, serta aparat kelurahan dan kecamatan setempat.

‎Penertiban dipimpin langsung oleh Kasubdit Pengamanan Aset dan Objek Vital BP Batam, I Gede Putu Dedy Ujiana. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menyasar 23 bangunan yang berdiri di atas lahan yang telah dialokasikan oleh BP Batam kepada pihak perusahaan.

‎“Penertiban ini bertujuan untuk mendorong percepatan investasi di kawasan tersebut, sehingga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat,” ujarnya.

‎Menurutnya, proses penertiban dilakukan secara humanis dan terukur, dengan mengedepankan pendekatan persuasif serta mengikuti prosedur yang berlaku. Sebelum pelaksanaan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada warga serta memberikan peringatan melalui tahapan administratif.

‎“Upaya sosialisasi dan pendekatan persuasif sudah dilakukan, termasuk penerbitan surat peringatan mulai dari SP 1, SP 2, SP 3 hingga SP bongkar,” jelasnya.

‎Dalam pelaksanaannya, tim juga menurunkan alat berat berupa dua unit excavator dan lori untuk membantu proses pembongkaran serta pemindahan barang milik warga.

‎Lebih lanjut, Putu mengimbau masyarakat agar tidak lagi mendirikan bangunan di atas lahan yang bukan haknya, terutama di area yang telah memiliki alokasi resmi.

‎Sebelumnya, di kawasan yang sama, lebih dari 400 pemilik bangunan telah menerima kompensasi berupa sagu hati dan bersedia untuk pindah secara sukarela dari lokasi tersebut.

‎Melalui penertiban ini, pemerintah berharap tercipta kepastian hukum atas pemanfaatan lahan serta mendukung iklim investasi yang lebih kondusif di Kota Batam. (Hum).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain