Connect with us
Sengketa Proyek Diselesaikan Damai, Hendrick Aritonang.

Sengketa Proyek Diselesaikan Damai, Hendrick Aritonang Tegaskan Perdamaian Murni dan Sukarela.

More Videos

9info.co.id | BATAM – Sengketa proyek yang sempat menyeret nama Hendrick Aritonang, kontraktor dari PT GT Solusi, bersama pihak Sahat dan Dachi akhirnya diselesaikan secara damai. Hendrick menegaskan, kesepakatan tersebut terwujud berkat niat baik para pihak tanpa adanya paksaan dari manapun.

“Ini murni persoalan internal rekan bisnis yang kami selesaikan secara damai. Tidak ada lagi permasalahan antara saya dengan Sahat dan Dachi,” ujar Hendrick dalam keterangan resminya, Selasa (7/5).

Hendrick juga membantah kabar keterlibatan anggota DPRD Batam, Mangihut Rajagukguk, yang sebelumnya ramai diberitakan. Ia memastikan, Mangihut tidak pernah terlibat dalam proyek maupun perusahaan.

“Pak Mangihut tidak pernah meminta saham, tidak menipu, dan tidak memeras. Beliau hanya saya mintai pendapat karena masih ada hubungan keluarga,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa semua masukan dari Mangihut bersifat pribadi dan tidak ada kepentingan atau imbalan apapun di baliknya.

Terkait laporan ke Polresta Barelang, Hendrick menyampaikan bahwa pelapor dan terlapor telah sepakat berdamai. Proses mediasi disebut berlangsung terbuka dan disaksikan langsung oleh pimpinan pihak Dachi.

“Penandatanganan damai dilakukan di RS Elisabeth Batam Kota. Di situ juga saya menyerahkan ganti rugi yang diminta,” ucapnya.

Hendrick menepis tudingan bahwa perdamaian dicapai karena tekanan. Menurutnya, kesepakatan damai muncul dari hati dan pemikiran yang sehat.

“Ini bukan karena tekanan atau kepentingan politik. Murni karena tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Ia pun mengimbau agar tak ada pihak yang memanfaatkan persoalan ini untuk agenda lain. “Mari hormati penyelesaian damai ini. Ini murni urusan bisnis,” tutupnya.(RP).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Progres Capai 39,194 Persen, BP Batam Percepat Peningkatan Jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani

9info.co.id | BATAM – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi di Kota Batam.

Salah satunya melalui pekerjaan Peningkatan Jalan Gajah Mada segmen Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani. Hingga 24 Agustus 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai 39,194 persen.

Amsakar mengatakan, BP Batam memastikan setiap pekerjaan infrastruktur terus dipantau secara berkala agar pelaksanaannya tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Kami terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap progres pekerjaan. Langkah percepatan terus didorong agar pelaksanaan kembali sesuai dengan rencana,” kata Amsakar di Batam Centre.

Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen agar pekerjaan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan perencanaan awal, dengan tetap memperhatikan kualitas dan standar teknis yang telah ditetapkan.

“Percepatan dilakukan secara terukur tanpa mengabaikan aspek mutu dan keselamatan pekerjaan,” jelasnya.

Senada, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengatakan, pihaknya berkomitmen menjaga pelaksanaan pembangunan sesuai perencanaan dan dapat segera dirasakan masyarakat.

Disebutkan, peningkatan Jalan Gajah Mada segmen Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani akan diperlebar menjadi dua jalur, nantinya masing-masing sisi terdiri dari tiga lajur.

“Pekerjaan peningkatan jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarkawasan dan mendukung kelancaran arus lalu lintas di Batam,” ujarnya.

Selain peningkatan jalan, BP Batam juga terus melaksanakan sejumlah pekerjaan infrastruktur lainnya yang mencakup pembangunan dan peningkatan jalan, jembatan, drainase hingga fasilitas terminal domestik. (AP)

 

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version