Connect with us
BAJAFASH 2024 Suguhkan Kolaborasi Musik dan Fashion, Datangkan Artis Jazz Ternama Andien

BAJAFASH 2024 Suguhkan Kolaborasi Musik dan Fashion, Datangkan Artis Jazz Ternama Andien

More Videos

9Info.co.id | BATAM – BAJAFASH 2024 Bertemakan Elevate Your Senses sebuah acara spektakuler yang hadir di Batam dengan menggabungkan musik dan fashion dalam satu panggung memukau.

Acara ini dirancang untuk memanjakan para penikmat seni, mode, dan musik dengan menampilkan beragam kolaborasi yang memikat.

Tak hanya sekadar fashion show, BAJAFASH 2024 juga menghadirkan konsep unik, di mana para desainer dan musisi bersatu untuk menciptakan harmoni visual yang luar biasa.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam, Ardiwinata, mengatakan, pihaknya siap mendukung.

“Ini menjadi daya tarik yang luar biasa bagi wisatawan, karena Bajafash ini satu-satunya atraksi di Batam yang menggabungkan 2 dari 17 sub sektor ekonomi kreatif dalam satu event. Dan yang penting, ini menjadi obat rindu bagi pencinta musik jazz, bikin mereka terkesan,” ucap Ardi saat konferensi pers, Jumat (01/11/2024).

Indina Putri Fadjar, Founder & Principal Komunitas BAJAFASH menyampaikan gelaran Bajafash 2024 akan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 2 hingga 3 November 2024 di Semar Stage, Panbil Nature Reserve, Eco Edu Park.

Dengan mengusung tema Elevate Your Sense, BAJAFASH 2024 fokus pada keindahan karya-karya desainer lokal dan nasional yang dipadu dengan irama musik jazz, terang Indina.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, BAJAFASH 2024 dikemas secara kreatif dengan penyusunan kompilasi line up musisi dan fashion designer yang akan tampil selama dua hari pada tanggal 2 & 3 November 2024.

Panggung akan dihidupkan dengan aksi panggung dari artis-artis ternama dalam dan luar negeri, seperti NonaRia dan Andien serta The Shang Sisters dari Malaysia, diiringi alunan musik yang dipilih khusus untuk melengkapi setiap koleksi busana yang ditampilkan.

“Tahun ini merupakan tahun ke-tiga event Bajafash diadakan dengan konsep ramah lingkungan. Berkolaborasi dengan komunitas pecinta lingkungan yaitu World Clean Day (WCD), BAJAFASH berkomitmen menuju konsep zero waste event seutuhnya dengan mengupayakan atau meminimalisir sampah yang terbuang ke landfill dengan sia-sia,” ujar Indina Putri.

Selain menikmati pertunjukan musik Jazz dan fashion show, masyarakat juga disuguhi dengan kegiatan interaktif gembira dan edukatif yang mewakili beberapa sub sektor ekonomi kreatif dan lingkungan dalam bentuk lomba, workshop serta talkshow untuk semua usia. Tak hanya itu,

UMKM binaan Bank Indonesia (BI) Kepri bersama Asosiasi PHRI Batam pun ikut ambil bagian menyemarakkan acara selama 3 hari ini.

Tambahnya lagi, BAJAFASH 2024 menjanjikan pengalaman yang tak terlupakan bagi semua yang hadir. Event ini tidak hanya menyuguhkan hiburan berkualitas, namun juga menjadi wadah bagi seniman untuk memperluas jejaring dan berkolaborasi, memperkuat Batam sebagai salah satu destinasi seni kreatif.

“Pastikan Anda menjadi bagian dari momen bersejarah ini, tempat di mana musik dan fashion bertemu, menyatu dalam sinergi yang memikat,” pesannya.

Penjualan tiket dapat dibeli di aplikasi Tiket.com yang merupakan Official Ticket Partner BAJAFASH 2024, dengan harga Rp 350.000 per orang.

“Jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati BAJAFASH 2024,” tutupnya.(DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Ombudsman Kepri Soroti Layanan Administrasi Hingga Masalah Tambang Ilegal di Kecamatan Nongsa

9info.co.id | BATAM – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan kunjungan lapangan dan berdiskusi langsung di Kantor Kecamatan Nongsa, Kota Batam (20/05/2026).

Pertemuan ini bertujuan untuk memantau langsung kualitas pelayanan publik di tingkat bawah, sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi masyarakat dan aparat pemerintah setempat.

Dalam diskusi bersama perwakilan Kecamatan Nongsa, Kelurahan, serta Bagian Organisasi Pemko Batam, Ombudsman menyoroti tiga isu utama yakni persuratan, tambanh ilegal dan kenyamanan ruang pelayanan.

Ombudsman Kepri menaruh perhatian khusus pada banyaknya keluhan terkait desakan pembuatan Surat Keterangan oleh masyarakat maupun instansi lain—seperti untuk urusan sertifikat tanah (BPN), perbankan, hingga perpindahan barang.

Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Dr. Lagat Siadari, mengingatkan agar pihak Kelurahan dan Kecamatan tidak dipaksa mengeluarkan surat atau dokumen yang sebenarnya bukan menjadi wewenang.

“Hal ini penting untuk menghindari risiko hukum atau masalah keuangan di masa depan,” pungkasnya.

Ombudsman juga mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Batam yang saat ini sedang memperbaiki Peraturan Wali Kota (Perwako) agar standar pelayanan di seluruh Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Batam menjadi lebih jelas dan seragam.

Isu lingkungan juga menjadi bahasan serius. Pihak kelurahan melaporkan bahwa aktivitas penambangan pasir ilegal masih sering “kucing-kucingan” dan beroperasi pada malam hari (mulai jam 10 malam hingga subuh), seperti di area Kampung Terih/Simpang Peti.

Aktivitas ini sangat membahayakan masyarakat karena ceceran pasir membuat jalan raya menjadi licin, ditambah banyaknya truk lori yang melaju kencang hingga memicu kecelakaan.

Mengingat penindakan tambang ilegal (terutama di hutan lindung) bukan wewenang Kecamatan atau Kelurahan, Ombudsman menyarankan agar Pemko Batam segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Sementara itu, pihak Kecamatan dan Kelurahan bertugas memantau dan memberikan informasi awal.

Ombudsman juga meminta pemerintah memikirkan solusi yang bijak sebelum menutup tambang tersebut, seperti mencarikan lapangan kerja alternatif bagi warga lokal yang terdampak, serta memastikan pasokan pasir legal aman agar harga bahan bangunan di pasar tidak melonjak.

Terakhir, Ombudsman Kepri mengingatkan pentingnya kenyamanan fisik kantor pelayanan.

“Kantor camat dan lurah adalah wajah terdepan pemerintah, sehingga fasilitasnya harus membuat masyarakat nyaman,” ujar Lagat.

Melalui kunjungan ini, Ombudsman Kepri berkomitmen untuk terus mengawal perbaikan layanan publik di Kecamatan Nongsa demi memberikan kepastian hukum, kenyamanan, dan keadilan bagi seluruh warga Kota Batam. (Tim).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version