Connect with us

9info.co.id –Direktorat Latihan Bakamla RI menggelar pelatihan yang bertajuk “Profesionalisme Special Response Team (SRT). Kegiatan yang dibuka oleh Direktur Latihan Bakamla RI Laksma Bakamla Suwito, S.E.,M.Si (Han) digelar di lapangan tembak Lanud Atang Sendjaja, Bogor, kemarin.

Sambutan pembukanya, Laksma Bakamla Suwito mengatakan pelatihan Profesionalisme SRT ini diselenggarakan dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan personel SRT menjalankan fungsi dan tugas mengamankan laut Indonesia. “Ada beberapa tahap latihan yang dilaksanakan yaitu latihan menembak, latihan renang, latihan Close Quartet Battle (CQB) dan latihan selam,” ujar Laksma Bakamla Suwito.

“Utamakan faktor keamanan dan keselamatan personel dalam kegiatan latihan ini dan laksanakan latihan dengan profesional,”pesan Laksma Bakamla Suwito mengakhiri sambutannya.

Pada tahap latihan menembak, diselenggarakan selama 3 hari dimulai 27 s.d 29 Juli 2022. Adapun senjata yang digunakan yaitu laras pendek pistol Canik TP 9 Elite-S2 dan laras panjang DASAN DSAR 15P.

Sebelum pelaksanaan latihan menembak, Instruktur dari Bakamla RI memberikan materi terlebih dahulu yang dipimpin Kapten Bakamla Bagus Triyono. S.T, di dampingi Lettu Bakamla Daniel Sibarani. S.H dan Letda Bakamla Safe’i S.A.P.

Turut hadir dari jajaran Direktorat Latihan Bakamla RI Kasi latihan Opsudmar Bakamla RI,Mayor Bakamla Sahlani, S.T.,M.Si.(Han) dan Kasi Renlat Opsudmar Bakamla RI, Mayor Bakamla Irma Sahara, S.E.,M.A.P. (lsm)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Pengembang Oleana Park Tunjukkan Empati, Siap Fasilitasi Penimbunan Kolam Pasca Tragedi Tenggelamnya Dua Anak

Pengembang Oleana Park Tunjukkan Empati, Siap Fasilitasi Penimbunan Kolam Pasca Tragedi Tenggelamnya Dua Anak

9info.co.id | BATAM – Pengembang Perumahan Oleana Park dari PT Rexvin menunjukkan kepedulian dan empati terhadap keluarga korban meninggal dunia akibat insiden tenggelamnya dua anak di kolam yang berada di dekat kawasan Perumahan Oleana Park, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Batam.

‎Perwakilan manajemen pengembang, Reevan Simanjuntak bersama Teguh Broto, turun langsung meninjau lokasi kejadian sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, Jumat (15/05/2026).

‎Dalam kunjungan tersebut, Reevan menjelaskan bahwa lokasi kolam tempat terjadinya musibah bukan merupakan berada di dalam kawasan PL pengembang Oleana Park. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen membantu mencarikan solusi demi keselamatan masyarakat sekitar.

‎“Lokasi kolam tersebut tidak berada dalam kawasan PL kami. Namun demi keselamatan warga, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak pihak terkait untuk memfasilitasi pemilik lahan agar lokasi kolam tersebut dapat segera ditimbun,” ujar Reevan.

‎Ia menambahkan, pihak pengembang juga akan segera berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait rencana penimbunan kolam tersebut guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.

‎“Terkait kolam tersebut akan kami koordinasikan dan dalam waktu dekat akan dilakukan penimbunan,” tambahnya.

‎Tidak hanya meninjau lokasi kejadian, pihak pengembang juga menyambangi rumah keluarga korban dan memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian serta ungkapan belasungkawa atas musibah yang terjadi.

‎“Kami hadir sebagai pengembang Perumahan Oleana Park dan turut merasakan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa warga perumahan kami. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Reevan.

 

 

Pengembang Oleana Park Tunjukkan Empati, Siap Fasilitasi Penimbunan Kolam Pasca Tragedi Tenggelamnya Dua Anak

Pengembang Oleana Park Tunjukkan Empati, Siap Fasilitasi Penimbunan Kolam Pasca Tragedi Tenggelamnya Dua Anak

Sementara itu, Ketua RW 18 Kelurahan Tanjung Piayu, Andika, berharap adanya langkah nyata dari seluruh pihak untuk segera menutup kolam yang dinilai membahayakan keselamatan warga, khususnya anak-anak.

‎“Kami meminta agar pengembang dapat membantu warga supaya kolam tersebut ditimbun. Kami juga menghormati niat baik dan empati pihak pengembang yang hadir langsung menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua warga kami,” ujar Andika.

‎Peristiwa tenggelamnya dua anak tersebut sebelumnya menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah setempat setelah lokasi kolam dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga di sekitar kawasan perumahan. (Mat).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain