Connect with us
RSBP Batam Gelar Donor Darah Bersama PMI Batam, Wujud Nyata Kepedulian di Bulan Bakti dan Hari Kemerdekaan RI

RSBP Batam Gelar Donor Darah Bersama PMI Batam, Wujud Nyata Kepedulian di Bulan Bakti dan Hari Kemerdekaan RI

More Videos

9info.co.id | BATAM – Dalam rangkaian Bulan Bakti RSBP Batam yang ke-42, sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) bekerja sama dengan PMI Kota Batam menggelar kegiatan Donor Darah di Ruang Habibie, Lantai 4 RSBP Batam, Rabu (13/8).

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pegawai BP Batam, masyarakat umum, hingga para tenaga kesehatan. Tercatat sebanyak 91 peserta telah mendaftar, dengan 76 peserta hadir untuk melakukan pendaftaran ulang, dan berhasil terkumpul 56 kantong darah yang siap disalurkan kepada pasien yang membutuhkan.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, turut hadir dan ikut mendonorkan darahnya. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kegiatan seperti ini sangat positif dan mohon dijadikan kegiatan rutin. Donor darah sangat membantu sesama manusia. Setetes darah sangat berarti bagi yang membutuhkan,” ujar Ariastuty.

Direktur Badan Usaha RSBP Batam, dr. Kolonel Laut (K) dr. Tanto Budiharto, SpJP, FIHA, MARS, juga menegaskan komitmen rumah sakit untuk terus menjadi pelopor gerakan kemanusiaan di Batam.

“Jika semua masyarakat dan instansi di Batam mengerti pentingnya kegiatan ini, tentunya akan sangat membantu sesama. RSBP sebagai rumah sakit pemerintah akan terus menjadi pelopor gerakan-gerakan seperti ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, RSBP Batam memiliki sejarah panjang yang dimulai pada tahun 1971, seiring dengan berdirinya Otorita Batam (kini BP Batam). Pada masa itu, fasilitas kesehatan yang ada hanyalah sebuah poliklinik sederhana untuk melayani pegawai Otorita Batam dan masyarakat sekitar.

Seiring pertumbuhan Kota Batam dan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan, kapasitas serta fasilitas pelayanan terus ditingkatkan. Hingga pada 11 Agustus 1983, fasilitas ini resmi ditetapkan sebagai Rumah Sakit Otorita Batam (kini RSBP Batam) bertipe C.

Perjalanan terus berlanjut, dan pada 2 Mei 2002, rumah sakit ini meraih peningkatan status menjadi Rumah Sakit Tipe B, yang menandai babak baru dalam peningkatan mutu layanan dan kelengkapan fasilitas kesehatan bagi masyarakat. Pada tanggal 11 Agustus kemudian ditetapkan sebagai Hari Bakti RSBP Batam, sebagai momentum mengenang pengabdian rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Bulan Agustus kami jadikan Bulan Bakti RSBP Batam dengan berbagai kegiatan sosial, edukasi, dan kebersamaan,’’ sebutnya.

Kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bakti RSBP Batam tahun 2025. Sebelumnya, pada Selasa, (12/8), RSBP telah menyelenggarakan Pelatihan Gratis Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi masyarakat non-tenaga kesehatan. Puncak kegiatan akan dilaksanakan pada Jumat, 15 Agustus 2025 dengan apel pagi pukul 06.30 WIB, dilanjutkan senam pagi bersama dan berbagai permainan yang akan menumbuhkan kebersamaan, diikuti oleh seluruh pegawai RSBP Batam.

“Melalui berbagai kegiatan ini, RSBP Batam ingin menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial adalah bagian tak terpisahkan dari pelayanan kesehatan yang prima bagi masyarakat Batam,” pungkasnya. (AS)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Merdeka Trail Run Vol. 02 Sukses Digelar, Panbil Nature Reserve Tantang Peserta Taklukkan Jalur Ekstrem

9info.co.id | BATAM – Panbil Nature Reserve kembali sukses menggelar Merdeka Trail Run Vol. 02 pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Mengusung tema “Face Your Fear!”, ajang lari lintas alam tersebut menghadirkan tantangan lebih ekstrem dan terjal dibandingkan pelaksanaan perdana pada 2024, terutama pada kategori 20 kilometer (20K).

Ratusan peserta ambil bagian dalam kegiatan olahraga yang digelar di kawasan Panbil Nature Reserve, Batam. Selain menjadi ajang kompetisi, Merdeka Trail Run juga menjadi bagian dari momentum memperingati kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mendorong masyarakat menerapkan gaya hidup sehat melalui olahraga.

Operasional Manager Panbil Nature Reserve, Metta Bayu, mengatakan penyelenggaraan tahun ini memberikan peluang lebih besar kepada peserta untuk meraih podium dengan penambahan kategori perlombaan.

“Apabila di tahun 2024 hanya ada dua kategori pemenang yaitu 10K dan 20K, tahun ini kami membuka lebih banyak kategori podium, yaitu 10K Reguler Male dan Female, 10K Master Male dan Female, serta 20K,” ujar Metta Bayu.

Menurutnya, penambahan kategori tersebut diharapkan dapat meningkatkan antusiasme peserta. Salah satu hal yang mendapat perhatian adalah keikutsertaan peserta senior berusia 75 tahun yang tetap bersemangat menyelesaikan lintasan yang telah disiapkan panitia.

“Kami sangat mengapresiasi semangat beliau dalam menyelesaikan track yang kami siapkan,” katanya.
Panbil Nature Reserve juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Merdeka Trail Run Vol. 02, termasuk sponsor utama Bank Mandiri dan Bank BRI serta sejumlah sponsor lainnya, di antaranya BPR Dana Makmur, Fithub, RS Griya Medika, Kiens, Telkomsel, Burger King, Putra Padu Mitra Jaya dan Visalux Eco King.

Catatan Waktu Para Juara

Persaingan berlangsung ketat di sejumlah kategori. Pada kategori 10K Reguler Male, podium pertama berhasil diraih dengan catatan waktu 42 menit 59 detik.

Sementara pada kategori 10K Reguler Female, peraih podium pertama mencatat waktu 1 jam 19 menit.
Untuk kategori 10K Master Male, podium pertama diraih dengan catatan waktu 1 jam 45 detik, sedangkan kategori 10K Master Female mencatat waktu terbaik 1 jam 17 menit.

Persaingan semakin ketat pada kategori 20K. Podium pertama berhasil mencapai garis finis dengan catatan waktu 2 jam 11 menit 13 detik, disusul podium kedua dengan waktu 2 jam 11 menit 22 detik, dan podium ketiga dengan catatan waktu 2 jam 22 menit 52 detik.

Panitia menetapkan cut-off time (COT) untuk memastikan peserta menyelesaikan lintasan dalam batas waktu yang ditentukan. Peserta kategori 10K diberikan waktu maksimal 3 jam, sedangkan peserta kategori 20K memiliki waktu maksimal 6 jam untuk mencapai garis finis dan memperoleh medali.
Jalur Ekstrem Jadi Tantangan

Karakter lintasan yang terjal menjadi salah satu daya tarik utama Merdeka Trail Run Vol. 02. Sejumlah peserta mengaku harus mengerahkan tenaga ekstra untuk menaklukkan tanjakan dan turunan yang tersedia di sepanjang jalur.

Salah seorang peserta kategori 10K Reguler Male yang enggan disebutkan namanya menyebut lintasan tahun ini sangat menantang.

“Jalurnya ekstrem banget ini. Tanjakannya tidak ada lawan. Cuma di sini bisa menemukan tanjakan dan turunan yang luar biasa. Tapi seru,” ujarnya.

Ia mengaku baru pertama kali mengikuti Merdeka Trail Run dan merasa bangga dapat menyelesaikan lintasan yang disiapkan panitia.

“Saya tidak bisa membayangkan seberapa berat kategori 20K. Yang 10K saja sudah berhasil membuat kaki saya hampir lepas,” katanya sembari bergurau.

Dorong Gaya Hidup Sehat

Rangkaian Merdeka Trail Run Vol. 02 ditutup dengan penampilan Disco Kaki 5 yang menambah semarak suasana setelah para peserta menyelesaikan perlombaan.
Kesuksesan penyelenggaraan tahun ini kembali menegaskan posisi Merdeka Trail Run sebagai salah satu kegiatan olahraga berbasis alam yang menggabungkan tantangan fisik, rekreasi dan semangat kemerdekaan.

Panbil Nature Reserve berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai ajang kompetisi tahunan, tetapi juga mampu mendorong semakin banyak masyarakat Indonesia untuk menjalani pola hidup sehat melalui aktivitas olahraga.

Dengan mengusung semangat “Face Your Fear!”, Merdeka Trail Run Vol. 02 mengajak peserta bukan hanya beradu cepat mencapai garis finis, tetapi juga menghadapi keterbatasan diri dan menaklukkan tantangan alam yang disiapkan di kawasan Panbil Nature Reserve. (Tim).

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version