Connect with us
Kejurnas Balap Sepeda MTB 2024 Jadi Daya Tarik Sport Toursm Batam

Kejurnas Balap Sepeda MTB 2024 Jadi Daya Tarik Sport Toursm Batam

More Videos

9Info.co.id | BATAM –– Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda Mountain Bike (MTB) di Batam menjadi daya tarik sport tourism di daerah ini.

Event nasional yang digelar di Mangsang Bike Park atau familiar disebut Bukit Sundul Langit, Sei Beduk ini, menampilkan para atlet-atlet andal, beberapa atraksi ditunjukkan, terutama di nomor Down Hill (DH).

Lintasan sepanjang 1.673 KM akan dilahap para pebalap dari 19 Provinsi yang hadir dalam Kejurnas MTB tahun ini. Kejurnas nomor MTB akan dilaksanakan pada 27-30 Juni 2024

Hari ini, Kamis (27/6/2024), memperlombakan sebanyak 6 kategori, yaitu Men Elite, Women Elite, Men Junior, Women Junior, Men Youth, Women Youth.

“Selain menjadi ajang prestasi bagi atlet, ini juga menjadi daya tarik bagi wisatawan ke Batam. Daya Kota Batam salah satunya sport tourism,” ujar Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata.

Adapun Time Run dimulai pada pukul 09.00 WIB. Sementara untuk final dilaksanakan tepat pukul 11.00 WIB, adapun total peserta hari ini dari 6 kategori, sebanyak 55 orang pebalap

Ketua Panitia Penyelenggara, Jadi Rajagukguk menyatakan kesiapan Batam sebagai tuan rumah Kejurnas MTB, baik dari sisi sarana prasarana, fasilitas, keamanan, medis, Commissaire Nasional, hingga semua penunjang lancarnya pelaksanaan Kejurnas.

“Mari kita sukseskan, saksikan dan dukung atlet atlet MTB dalam Kejurnas hari ini di Mangsang Bike Park sambil menikmati indahnya panorama Batam Kepulauan Riau,” ujarnya. (Dn).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Pansus DPRD Batam Bahas Revisi Perda Pengelolaan Sampah, Libatkan OPD, Pelaku Usaha dan Masyarakat

9info.co.id | BATAM – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah menggelar rapat dan Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku usaha, serta unsur masyarakat, Selasa (2/6/2026) siang.

‎Rapat yang berlangsung di lingkungan DPRD Kota Batam tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pansus, Muhammad Rudi, ST, serta dihadiri anggota Pansus lainnya. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses penjaringan aspirasi dan masukan dari berbagai pihak guna menyempurnakan substansi Ranperda yang saat ini tengah dibahas.

‎Dalam sambutannya, Muhammad Rudi menegaskan bahwa persoalan sampah di Kota Batam telah menjadi isu yang sangat mendesak dan membutuhkan penanganan yang komprehensif.

‎Menurutnya, pengelolaan sampah tidak hanya berfokus pada proses pengangkutan dari rumah tangga dan kawasan permukiman, tetapi juga harus menyentuh aspek hilir, terutama pengelolaan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

‎“Ini sudah menjadi prioritas Pemerintah Kota untuk segera menuntaskan masalah sampah secara menyeluruh dan kami harapkan dari persoalan landasan hukum yakni Perda dapat mendorong terwujudnya Batam yang bersih dan asri,” ujar Rudi.

‎Ia menjelaskan, revisi Perda Pengelolaan Sampah diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan yang selama ini dihadapi pemerintah daerah dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, berkelanjutan, dan melibatkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

‎Menurutnya, persoalan sampah merupakan tantangan yang kompleks sehingga membutuhkan komitmen dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat.

‎“Memang rumit dan menantang persoalan sampah ini, namun jika kita semua bersinergi dengan iktikad baik bersama mewujudkan Batam yang bersih dan asri, insyaallah persoalan sampah ini bisa kita atasi bersama,” katanya.

‎Lebih lanjut, Rudi menilai keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada kualitas lingkungan hidup, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

‎Lingkungan yang bersih dan tertata dinilai mampu meningkatkan daya tarik Kota Batam sebagai destinasi investasi dan pariwisata.

‎“Jika Batam bersih, asri, dan indah, sudah tentu semakin banyak orang tertarik berkunjung ke Batam, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.

‎Melalui rapat dan FGD tersebut, Pansus DPRD Kota Batam berharap memperoleh berbagai masukan konstruktif dari OPD terkait, pelaku usaha, serta masyarakat sebagai bahan penyempurnaan Ranperda. Dengan demikian, regulasi yang dihasilkan nantinya diharapkan mampu menjadi landasan hukum yang kuat dalam mendukung terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang modern, efektif, dan berkelanjutan di Kota Batam.

‎Pansus DPRD Kota Batam juga menegaskan komitmennya untuk menghadirkan regulasi yang adaptif terhadap perkembangan kebutuhan daerah, sehingga persoalan sampah dapat ditangani secara lebih optimal demi mewujudkan Batam yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat maupun para pengunjung. (DN)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version