Connect with us
Bencana Longsor di Tiba Koperasi, Pemko Batam Turunkan Tim Penanganan Darurat dan Cegah Longsor Susulan

Bencana Longsor di Tiban Koperasi, Pemko Batam Turunkan Tim Penanganan Darurat dan Cegah Longsor Susulan

More Videos

9info.co.id | BATAM – Pemerintah Kota Batam segera bertindak cepat dalam menangani bencana longsor yang terjadi di Blok S, Tiban Koperasi. Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengimbau seluruh warga yang tinggal di sekitar area longsor untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Berdasarkan prediksi BMKG, cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung selama tujuh hari ke depan. Oleh karena itu, kami meminta warga yang berada di Blok S, khususnya di dekat area bukit, untuk segera mengungsi guna menghindari potensi longsor susulan,” ujar Amsakar saat meninjau lokasi bencana, pada Senin (13/1/2025).

Sebagai langkah awal, Pemerintah Kota Batam telah melakukan evakuasi terhadap warga terdampak dan memberikan himbauan agar mereka dapat mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman. Selain itu, upaya penanganan darurat, termasuk rencana pembangunan batu miring di area longsor, akan segera dilakukan untuk mencegah terjadinya longsor lanjutan.

“Pemko Batam akan berkoordinasi secara simultan dengan berbagai pihak sesegera mungkin untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam penanganan darurat dan solutif sebagai respon terhadap bencana di wilayah ini, termasuk mencari solusi jangka panjang agar kejadian serupa tidak terulang,” tambahnya.

Amsakar juga menyampaikan perkembangan terkini terkait kondisi korban. Hingga saat ini, dua warga telah dinyatakan meninggal dunia, dua lainnya masih dalam proses pencarian, dan 13 orang telah berhasil dievakuasi.

“Para korban luka telah mendapatkan penanganan medis di RSBP, sementara warga yang mengungsi telah mendapatkan tempat tinggal sementara di rumah kerabat atau keluarga,” jelasnya.(MC)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Batam Naik Kelas! Proyek AI Raksasa Rp88 Triliun Siap Ubah Wajah Industri Digital Indonesia

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berkomitmen dalam mendorong transformasi Batam menjadi pusat industri digital dan artificial intelligence (AI) regional, melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PT PLN Batam dan PT Equator Gate System Batam (EGSB), di Aula Tanjung Kasam Kantor PLN Batam, Senin (25/5/2026).

Penandatanganan ini menjadi tonggak strategis penguatan ekosistem digital Batam, sekaligus memperlihatkan kesiapan kawasan dalam mendukung investasi AI Data Centre berstandar global.

PT Equator Gate System Batam merupakan perusahaan pengembang AI Data Centre yang didukung oleh Range Intelligent Computing Technology Company Limited (Range IDC). Salah satu perusahaan data centre terbesar di Tiongkok yang tercatat di Bursa Efek Shenzhen.

Batam dipilih sebagai lokasi ekspansi internasional pertama perusahaan di luar Tiongkok, dengan fokus pengembangan High-Density AI Data Centre.

Proyek strategis ini memiliki nilai investasi mencapai USD 5 miliar atau sekitar Rp88 triliun dengan luas pengembangan sekitar 30 hektare di kawasan Teluk Mata Ikan, Nongsa, Batam.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menyampaikan bahwa, penandatanganan yang dilakukan PLN Batam dan EGSB merupakan suatu langkah strategis. Sebab, penandatanganan ini menjadi bukti kesiapan Kota Batam dalam membangun ekosistem digital yang berkelanjutan.

“Batam memiliki keunggulan geografis, konektivitas internasional, serta kesiapan kawasan yang sangat kompetitif untuk industri digital masa depan. Kehadiran investasi AI Data Centre ini, menjadi momentum percepatan transformasi Batam menuju ekonomi berbasis teknologi, inovasi, dan digitalisasi,” ujarnya.

Oleh karena itu, BP Batam mengharapkan komitmen penuh dari PLN Batam dalam menyediakan pasokan tenaga listrik yang stabil, andal dan tercukupi. Kesiapan energi merupakan kunci utama serta daya tarik krusial untuk menarik investor di bidang teknologi informasi yang tertarik untuk datang dan berinvestasi di Kota Batam.

“BP Batam tentunya akan terus berkomitmen menjaga iklim investasi yang kondusif. Saya mengucapkan selamat atas sinergi yang terjalin, mari kita membawa Indonesia khususnya Kota Batam, menjadi pemimpin digitalisasi di Asia Tenggara,” tutupnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menegaskan bahwa BP Batam akan mengawal proyek tersebut melalui pola fast-track execution guna memastikan percepatan realisasi investasi.

Menurutnya, kesiapan energi menjadi faktor fundamental dalam industri AI dan data centre modern yang membutuhkan suplai listrik besar, stabil, dan berkelanjutan.

“BP Batam menyiapkan kepastian investasi, percepatan layanan, dan kesiapan kawasan. PLN Batam memastikan kesiapan energi. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa Batam siap menjadi AI dan Digital Gateway Indonesia yang terhubung dengan ekosistem global,” ujar Fary.

Ia menambahkan, proyek EGSB diharapkan menjadi anchor investment yang mampu menarik masuknya industri strategis lainnya seperti cloud computing, semiconductor ecosystem, AI services, serta berbagai industri digital global.

Selain memperkuat posisi Batam dalam rantai industri digital internasional, investasi ini juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi luas melalui penciptaan lapangan kerja profesional, transfer teknologi, peningkatan daya saing SDM lokal, serta pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan.

EGSB diperkirakan akan menyerap sekitar 700–800 tenaga profesional di bidang data centre dan teknologi digital melalui kolaborasi rekrutmen dan pengembangan talenta bersama perguruan tinggi di Batam.

BP Batam memandang sinergi antara pemerintah, penyedia energi, pelaku industri, dan institusi pendidikan sebagai fondasi penting dalam membangun Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital nasional yang modern, kompetitif, dan berkelas dunia.

“Batam tidak lagi hanya berkembang sebagai kawasan industri manufaktur, tetapi sedang bertransformasi menjadi Execution Hub of Global Digital Industry,” tutup Fary. (EI)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version