Connect with us

9info.co.id – Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1443 Hijriah tahun 2022, PT PLN Batam menggelar Kesiapan Kelistrikan Jelang Ramadhan.
Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual dan diikuti oleh pejabat terkait serta perwakilan petugas siaga kelistrikan. Siaga kelistrikan selama Ramadhan 1443 H bertujuan untuk menjaga keandalan dan kecukupan pasokan listrik agar dapat menunjang aktivitas ibadah selama Bulan Ramadhan hingga perayaan Lebaran Idul Fitri.
Dalam sambutannya Direktur Utama PT PLN Batam, Nyoman S. Astawa mengatakan listrik di Batam saat ini masih dalam kondisi cukup namun cadangan daya yang tersedia masih minim, sehingga petugas dituntut untuk selalu siaga selama periode beban puncak saat Ramadhan.

“Kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga kondisi kelistrikan Batam selama Bulan Ramadhan. Siaga pasokan kelistrikan ini didukung oleh 85 Petugas yang terbagi pada 6 lokasi siaga. Jika sewaktu-waktu jaringan listrik terkena gangguan residensial, seperti terimpa dahan pohon atau ranting, jaringan bawah tanah terkena beko dan kondisi gangguan lainnya, tim dapat langsung bereaksi cepat untuk melakukan perbaikan. Kami upayakan segera langsung tertangani karena petugas standby 24 jam tiap hari,” jelas Nyoman.
Selain itu, untuk menunjang pekerjaan petugas diseluruh unit-unit layanan, PLN Batam juga telah mensiagakan 18 unit kendaraan roda empat dan 3 unit genset yang siap bergerak dengan cepat jika sewaktu-waktu diperlukan.

“Dalam kondisi yang terburuk, jika pengurangan beban yang sifatnya mendesak dan tak bisa terhindarkan, kami akan upayakan terjadi padam hanya pada siang hari. Upaya ini kami lakukan untuk menjaga kekhusyukan dan kenyamanan ibadah saudara-saudara kita saat malam bulan Ramadan, khususnya pelanggan yang melaksanakan tarawih serta sahur” tambahnya lagi.
Sementara itu, Corporate Secretary PT PLN Batam, Hamidi Hamid menghimbau kepada masyarakat untuk dapat menggunakan listrik secukupnya serta menghindari pemakaian daya listrik yang berlebihan. Sikap hemat energi ini akan membantu mengurangi risiko pengurangan daya demi menjaga kestabilan pasokan listrik.

“Kepada pelanggan kami khususnya pelanggan rumah tangga, kami meminta bantuan supaya mematikan lampu penerangan atau peralatan elektronik yang tidak digunakan sebagai langkah bersama mencegah terjadinya pengurangan pasokan daya, ” pinta Hamidi.
Dengan adanya penguatan personel, kesediaan peralatan dan material, serta SOP yang mendukung, maka PLN Batam optimis akan berupaya dengan maksimal menjaga keandalan kondisi kelistrikan di Kota Batam selama Bulan Suci Ramadhan 1443 H.
Selanjutnya, untuk kemudahan informasi penanganan gangguan dan keluhan kelistrikan silakan menghubungi Contact Center di telepon (0778) 123 dan website www.plnbatam.com. Jika ada informasi jadwal pengurangan beban dapat dilihat di Facebook bright PLN Batam dan dalam info pemeliharaan website.(int)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Bangunan di Atas Lahan Alokasi Ditertibkan, BP Batam: Demi Investasi dan Penataan Kawasan

Bangunan di Atas Lahan Alokasi Ditertibkan, BP Batam: Demi Investasi dan Penataan Kawasan

9info.co.id | BATAM – Tim Terpadu (Timdu) Kota Batam melaksanakan penertiban terhadap bangunan ilegal di Kelurahan Sei Binti, Kecamatan Sagulung, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong penataan kawasan serta percepatan investasi di Kota Batam.

‎Sebanyak lebih dari 400 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut, terdiri dari unsur Ditpam BP Batam, Satpol PP, TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, PLN, serta aparat kelurahan dan kecamatan setempat.

‎Penertiban dipimpin langsung oleh Kasubdit Pengamanan Aset dan Objek Vital BP Batam, I Gede Putu Dedy Ujiana. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menyasar 23 bangunan yang berdiri di atas lahan yang telah dialokasikan oleh BP Batam kepada pihak perusahaan.

‎“Penertiban ini bertujuan untuk mendorong percepatan investasi di kawasan tersebut, sehingga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat,” ujarnya.

‎Menurutnya, proses penertiban dilakukan secara humanis dan terukur, dengan mengedepankan pendekatan persuasif serta mengikuti prosedur yang berlaku. Sebelum pelaksanaan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada warga serta memberikan peringatan melalui tahapan administratif.

‎“Upaya sosialisasi dan pendekatan persuasif sudah dilakukan, termasuk penerbitan surat peringatan mulai dari SP 1, SP 2, SP 3 hingga SP bongkar,” jelasnya.

‎Dalam pelaksanaannya, tim juga menurunkan alat berat berupa dua unit excavator dan lori untuk membantu proses pembongkaran serta pemindahan barang milik warga.

‎Lebih lanjut, Putu mengimbau masyarakat agar tidak lagi mendirikan bangunan di atas lahan yang bukan haknya, terutama di area yang telah memiliki alokasi resmi.

‎Sebelumnya, di kawasan yang sama, lebih dari 400 pemilik bangunan telah menerima kompensasi berupa sagu hati dan bersedia untuk pindah secara sukarela dari lokasi tersebut.

‎Melalui penertiban ini, pemerintah berharap tercipta kepastian hukum atas pemanfaatan lahan serta mendukung iklim investasi yang lebih kondusif di Kota Batam. (Hum).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain