Connect with us
Kajari Batam Lakukan Pendampingan Hukum, Li Claudia Awasi Pembongkaran Reklame Bermasalah

Kajari Batam Lakukan Pendampingan Hukum, Li Claudia Awasi Pembongkaran Reklame Bermasalah

More Videos

9info.co.id | BATAM -Pemerintah Kota Batam terus menggencarkan penertiban terhadap reklame yang tidak memiliki izin dan menunggak pajak. Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, turun langsung meninjau pembongkaran dua papan reklame berukuran besar di kawasan Fanindo Sanctuary Garden dan Pollux Mall Batam Center, pada Selasa malam (27/5/2025).

Pembongkaran ini merupakan bagian awal dari upaya penataan reklame di Kota Batam, yang secara keseluruhan tercatat mencapai 681 titik. Penertiban dilakukan terhadap reklame yang tidak memiliki izin serta yang belum membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku.

Dua papan reklame berukuran 5×10 meter milik PT Renzo dan CV Sun Li dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya. Hal ini menunjukkan sikap kooperatif para pelaku usaha dalam mendukung terciptanya tata kota yang tertib dan sesuai dengan regulasi.

“Penertiban ini adalah komitmen kami bersama untuk menegakkan aturan dan menciptakan wajah kota yang tertib dan bersih. Kami memberikan kesempatan kepada pemilik reklame untuk membongkar sendiri papan reklame yang tidak berizin hingga 2 Juni 2025. Setelah itu, akan dilakukan penyegelan,” tegas Li Claudia.

Ia juga mengimbau para pemilik reklame yang telah sesuai peruntukannya untuk segera mengurus perizinan dan sewa lahan melalui BP Batam dan Pemko Batam.

“Kami memberikan waktu 30 hari sejak surat pemberitahuan disampaikan. Jika tidak diurus, maka reklame tersebut akan ditertibkan,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd., dan Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Ketut Kasna Dedi, Deputi BP Batam, dan sejumlah Kepala Dinas terkait di Pemko Batam. Penertiban ini juga merupakan bagian dari Pendampingan Hukum oleh Bidang Datun Kejaksaan Negeri Batam terhadap pelanggaran perizinan reklame di wilayah Batam.

“Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan Batam sebagai kota yang lebih tertib, nyaman, dan tertata, sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak terhadap kewajibannya,” harapnya.(MC)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

RSBP Batam dan BPOM Tingkatkan Koordinasi Pendistribusian Obat: Keselamatan Pasien Jadi Prioritas

9info.co.id | BATAM – Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat. Salah satu upayanya adalah dengan memperkuat sinergi kelembagaan melalui pertemuan strategis bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Batam, Rabu (5/8/2026).

Selain mempererat kolaborasi, pertemuan ini sekaligus bertujuan untuk memastikan pelayanan kefarmasian yang aman serta bermutu dalam mendukung pengawasan distribusi obat.

“Sinergi dengan BPOM Batam merupakan langkah penting untuk memperkuat sistem pelayanan kesehatan di RSBP Batam. Bagi kami, ketersediaan obat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keselamatan pasien. Karena itu, penguatan koordinasi ini diharapkan dapat memberikan masyarakat pelayanan kesehatan yang tidak hanya cepat, tetapi juga terjamin mutu dan keamanannya,” ujar Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait.

Ariastuty menegaskan bahwa keselamatan pasien selalu menjadi prioritas dalam penyelenggaraan layanan kesehatan di RSBP Batam. Oleh sebab itu, penguatan kerja sama dengan BPOM Batam menjadi bagian penting agar kualitas tata kelola dan distribusi obat tetap terjaga.

Ia menilai, baik RSBP Batam maupun BPOM Batam, berupaya untuk membangun sistem pengawasan obat yang lebih terintegrasi. Sehingga, tiap tahapan, mulai dari proses distribusi, penyimpanan, sampai penggunaan obat oleh pasien dapat berjalan sesuai standar keamanan mutu.

“Kami juga membahas mekanisme koordinasi yang efektif dalam menghadapi kebutuhan layanan medis yang bersifat mendesak. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan obat tanpa mengurangi aspek teknis yang telah diatur,” tambah Tuty, panggilan akrabnya.

Tidak hanya berfokus pada aspek pengawasan, RSBP Batam dan BPOM Batam juga sepakat untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penggunaan obat secara rasional dan aman.

Melalui komitmen bersama ini, RSBP Batam optimistis dapat menghadirkan pelayanan kefarmasian yang baik untuk masyarakat. Dengan tujuan utama agar masyarakat tidak lagi khawatir terhadap ketersediaan obat yang berkualitas. (DN)

 

Continue Reading

Berita Lain

Exit mobile version