Connect with us
Rayakan Acara Makan Malam Natal di HARRIS

Rayakan Acara Makan Malam Natal di HARRIS Resort Barelang.

More Videos

9Info.co.id | BATAM – Sebentar lagi bulan desember sudah datang, dimana mendekati masa liburan para keluarga untuk Natal dan Tahun Baru. HARRIS Resort Barelang Batam menghadirkan kegiatan makan malam natal tanggal 24 Desember 2023 di Restoran Rocksalt Beach Club dengan tema Art of Souls dengan 5 set menu khas Western. Kegiatan akan diadakan hari Minggu jam 18.30 – 21.00 disaat matahari terbenam sambil menikmati pemandangan laut dan kolam renang, kemudian dilanjutkan dengan makan malam set menu dan minuman dengan menu yang sudah disiapkan, selama makan malam akan ada hiburan seperti penampilan Live Music dan Santarina saat menghabiskan malam natal di resort.

Menu yang akan disajikan mulai dari Executive Chef M. Daniel menyiapkan makanan western yaitu canapé dari Caviar dan Ikan salmon, Salad burrata, Sup kepiting, Pilihan makanan utama yaitu Ayam Baliton atau Steak filet mignon atau Ikan kakap dan Makanan penutup Kue Batang Kayu Manis.

Vincent Gunawan sekali General Manager HARRIS Resort Barelang Batam menyebutkan “tamu-tamu akan mencicipi menu khas Western dan lokal yang disiapkan secara langsung oleh Chef dengan harapan menu ini dapat memenuhi cita rasa yang disajikan kepada tamu-tamu kami”. Harga untuk Makan Malam Natal dengan Art of Souls Rp. 368.000nett/orang untuk dewasa dan anak-anak diskon 50% dari harga dewasa. Promo menarik jika tamu membeli paket sebelum 24 Desember 2023 untuk anak-anak tidak akan dikenakan biaya tambahan.

Tunggu apa lagi, ayo ajak keluarga tercinta untuk menikmati makan malam Natal, untuk informasi dan pemesanan lebih lanjut, silahkan hubungi HARRIS Resort Barelang Jl. Trans Barelang Batam, telepon 07784091111, chat whatsApp 081534091111, email reservation-harris-batambarelang@tauzia.com dan situs web https://www.discoverasr.com/en/harris/indonesia/harris-resort-barelang-batam. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Ombudsman Kepri Soroti Layanan Administrasi Hingga Masalah Tambang Ilegal di Kecamatan Nongsa

9info.co.id | BATAM – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan kunjungan lapangan dan berdiskusi langsung di Kantor Kecamatan Nongsa, Kota Batam (20/05/2026).

Pertemuan ini bertujuan untuk memantau langsung kualitas pelayanan publik di tingkat bawah, sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi masyarakat dan aparat pemerintah setempat.

Dalam diskusi bersama perwakilan Kecamatan Nongsa, Kelurahan, serta Bagian Organisasi Pemko Batam, Ombudsman menyoroti tiga isu utama yakni persuratan, tambanh ilegal dan kenyamanan ruang pelayanan.

Ombudsman Kepri menaruh perhatian khusus pada banyaknya keluhan terkait desakan pembuatan Surat Keterangan oleh masyarakat maupun instansi lain—seperti untuk urusan sertifikat tanah (BPN), perbankan, hingga perpindahan barang.

Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Dr. Lagat Siadari, mengingatkan agar pihak Kelurahan dan Kecamatan tidak dipaksa mengeluarkan surat atau dokumen yang sebenarnya bukan menjadi wewenang.

“Hal ini penting untuk menghindari risiko hukum atau masalah keuangan di masa depan,” pungkasnya.

Ombudsman juga mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Batam yang saat ini sedang memperbaiki Peraturan Wali Kota (Perwako) agar standar pelayanan di seluruh Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Batam menjadi lebih jelas dan seragam.

Isu lingkungan juga menjadi bahasan serius. Pihak kelurahan melaporkan bahwa aktivitas penambangan pasir ilegal masih sering “kucing-kucingan” dan beroperasi pada malam hari (mulai jam 10 malam hingga subuh), seperti di area Kampung Terih/Simpang Peti.

Aktivitas ini sangat membahayakan masyarakat karena ceceran pasir membuat jalan raya menjadi licin, ditambah banyaknya truk lori yang melaju kencang hingga memicu kecelakaan.

Mengingat penindakan tambang ilegal (terutama di hutan lindung) bukan wewenang Kecamatan atau Kelurahan, Ombudsman menyarankan agar Pemko Batam segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Sementara itu, pihak Kecamatan dan Kelurahan bertugas memantau dan memberikan informasi awal.

Ombudsman juga meminta pemerintah memikirkan solusi yang bijak sebelum menutup tambang tersebut, seperti mencarikan lapangan kerja alternatif bagi warga lokal yang terdampak, serta memastikan pasokan pasir legal aman agar harga bahan bangunan di pasar tidak melonjak.

Terakhir, Ombudsman Kepri mengingatkan pentingnya kenyamanan fisik kantor pelayanan.

“Kantor camat dan lurah adalah wajah terdepan pemerintah, sehingga fasilitasnya harus membuat masyarakat nyaman,” ujar Lagat.

Melalui kunjungan ini, Ombudsman Kepri berkomitmen untuk terus mengawal perbaikan layanan publik di Kecamatan Nongsa demi memberikan kepastian hukum, kenyamanan, dan keadilan bagi seluruh warga Kota Batam. (Tim).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version