9Info.co.id | Batam – Pada pemilihan legislatif mendatang, nama Maslan Tambunan semakin menarik perhatian masyarakat Batam. Dikenal sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan politik, Maslan menjabat sebagai Ketua PAC Partai Golkar di Kecamatan Sagulung, serta memegang posisi penting sebagai Ketua Majelis Dakwah Islamiah (MDI) di Kota Batam.
Pengalaman Maslan yang luas dalam dunia politik dan organisasi, didukung latar belakang pendidikannya yang membanggakan sebagai sarjana teknik (ST) dan memiliki gelar magister manajemen (MM), menjadikannya calon yang menjanjikan untuk duduk di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam.
Maslan Tambunan, ST.,MM – Ketua Golkar PAC Kec. Sagulung
Sebagai Ketua PAC Partai Golkar di Kecamatan Sagulung, Maslan Tambunan terus berjuang untuk menguatkan partai dan memperluas jaringan dukungan di wilayahnya. Kepemimpinannya yang visioner dan penuh semangat telah berhasil menarik banyak simpatisan dan relawan untuk bergabung dalam gerakan politik yang digawangi olehnya.
Di sisi lain, peran Maslan sebagai Ketua MDI Kota Batam memberikan warna tersendiri dalam dunia organisasi keagamaan. Melalui MDI, Maslan aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pendidikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Batam.
Maslan Tambunan, ST.,MM – Ketua Golkar PAC Kec. Sagulung Saat Mengikuti Acara Pesta Batak
Maju sebagai calon legislatif untuk DPRD Batam, Maslan Tambunan berkomitmen untuk mewakili aspirasi masyarakat, mengusulkan kebijakan yang progresif, dan memperjuangkan isu-isu yang berkaitan dengan pembangunan, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.
Dengan integritas dan dedikasi yang tinggi, Maslan Tambunan membuktikan dirinya sebagai pemimpin yang siap mengemban tugas dalam perwakilan rakyat. Wajahnya yang akrab dan kerja kerasnya dalam dunia bisnis bidang Percetakan dan Advertisment telah membuatnya menjadi pilihan menarik bagi pemilih di Kota Batam.
Pemilihan legislatif yang akan datang akan menjadi panggung bagi CEO PT. Tambun Djaya Printama tersebut untuk membuktikan kemampuannya dalam mewujudkan perubahan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Maslan Tambunan, ST.,MM – Caleg DPRD Kota Batam
Berikut Biodata dan Profil Maslan Tambunan, ST.,MM.
Nama : Maslan Tambunan, ST.,MM.
Lahir. : Simalungun ,20 Oktober 1972
Alamat : Perum Griya Permai Blok D No 22
Istri. : Nuryani
Anak. : – Kelvin Ramadhani Tambunan
– Nurika Aidilfitrian Tambunan
Aktif di Organisasi
– Ketua Partai Golkar PAC Kec.Sagulung
– Ketua Majelis Dakwah Islamiyyah (MDI) Kota Batam
– Pengurus di Partuha Maujana Simalungun ( PMS)
– Pengurus di Ikatan Keluarga Islam Simalungun (IKEIS).
– Bendahara Umum IKABSU Kepri
– Bendahara Umum Ikatan Keluarga Batam Islam Kota Batam (IKBI)
– CEO PT.TAMBUN DJAYA PRINTAMA (Percetakan & Advertisment)
Semoga pencapaian dan dedikasinya dapat menjadi contoh inspiratif bagi generasi politisi muda di Indonesia. (Mat)
Ombudsman Kepri Soroti Layanan Administrasi Hingga Masalah Tambang Ilegal di Kecamatan Nongsa
9info.co.id | BATAM – Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melakukan kunjungan lapangan dan berdiskusi langsung di Kantor Kecamatan Nongsa, Kota Batam (20/05/2026).
Pertemuan ini bertujuan untuk memantau langsung kualitas pelayanan publik di tingkat bawah, sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala yang dihadapi masyarakat dan aparat pemerintah setempat.
Dalam diskusi bersama perwakilan Kecamatan Nongsa, Kelurahan, serta Bagian Organisasi Pemko Batam, Ombudsman menyoroti tiga isu utama yakni persuratan, tambanh ilegal dan kenyamanan ruang pelayanan.
Ombudsman Kepri menaruh perhatian khusus pada banyaknya keluhan terkait desakan pembuatan Surat Keterangan oleh masyarakat maupun instansi lain—seperti untuk urusan sertifikat tanah (BPN), perbankan, hingga perpindahan barang.
Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Dr. Lagat Siadari, mengingatkan agar pihak Kelurahan dan Kecamatan tidak dipaksa mengeluarkan surat atau dokumen yang sebenarnya bukan menjadi wewenang.
“Hal ini penting untuk menghindari risiko hukum atau masalah keuangan di masa depan,” pungkasnya.
Ombudsman juga mendukung penuh langkah Pemerintah Kota Batam yang saat ini sedang memperbaiki Peraturan Wali Kota (Perwako) agar standar pelayanan di seluruh Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Batam menjadi lebih jelas dan seragam.
Isu lingkungan juga menjadi bahasan serius. Pihak kelurahan melaporkan bahwa aktivitas penambangan pasir ilegal masih sering “kucing-kucingan” dan beroperasi pada malam hari (mulai jam 10 malam hingga subuh), seperti di area Kampung Terih/Simpang Peti.
Aktivitas ini sangat membahayakan masyarakat karena ceceran pasir membuat jalan raya menjadi licin, ditambah banyaknya truk lori yang melaju kencang hingga memicu kecelakaan.
Mengingat penindakan tambang ilegal (terutama di hutan lindung) bukan wewenang Kecamatan atau Kelurahan, Ombudsman menyarankan agar Pemko Batam segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum. Sementara itu, pihak Kecamatan dan Kelurahan bertugas memantau dan memberikan informasi awal.
Ombudsman juga meminta pemerintah memikirkan solusi yang bijak sebelum menutup tambang tersebut, seperti mencarikan lapangan kerja alternatif bagi warga lokal yang terdampak, serta memastikan pasokan pasir legal aman agar harga bahan bangunan di pasar tidak melonjak.
“Kantor camat dan lurah adalah wajah terdepan pemerintah, sehingga fasilitasnya harus membuat masyarakat nyaman,” ujar Lagat.
Melalui kunjungan ini, Ombudsman Kepri berkomitmen untuk terus mengawal perbaikan layanan publik di Kecamatan Nongsa demi memberikan kepastian hukum, kenyamanan, dan keadilan bagi seluruh warga Kota Batam. (Tim).