9info.co.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) terus meningkatkan ekspansi (pengembangan) pemasaran jeruk manis produksi Simalungun. Setelah menembus pasar di berbagai daerah di Sumatera, termasuk Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Pemkab Simalungun kini mulai memasarkan jeruk Simalungun ke Pulau Jawa.
Pengiriman jeruk Simalungun ke Jawa dilakukan Koperasi Pangan Pangan Haroan Bolon (KPHB) Kabupaten Simalungun. Pengiriman perdana jeruk Simalungun ke Pulau Jawa, Jumat (25/3/2022) mencapai 7,7 ton. Pengiriman jeruk manis dengan label “Jeruk Simaloengoen” tersebut dilakukan dari Resi Gudang Parbalogan, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun.
“Pengiriman jeruk Simalungun ini ke Jawa baru tahap perdana. Ini baru sekadar soft launching (peluncuran skala kecil). Melalui pengiriman jeruk Simalungun ke Jawa ini usaha jeruk mulai berjalan untuk memulihkan ekonomi petani, khususnya petani jeruk di Simalungun,”kata Ketua KPHB Simalungun, Jhon Mejer Purba.
Menurut Jhon Mejer Purba, Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga, mendorong pengembangan pemasaran komoditas unggulan Simalungun, termasuk jeruk guna mewujudkan misi pertama program Rakyat Harus Sejahtera (RHS) Simalungun, yakni pemulihan ekonomi.
“Untuk jangka panjang, komoditas yang dikelola KPHB tidak terbatas pada komoditas jeruk saja, melainkan juga komoditas unggulan lainnya seperti kentang, kol, jagung dan kopi,” ujarnya.(sumber :wwwmedialintassumatera.com)
BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul
9info.co.id | BATAM – BP Batam secara resmi menyerahkan SK kepada 718 pegawai, terdiri dari 681 pegawai tetap dan 57 pegawai P2K, Senin (12/1/2026).
Berdasarkan Keputusan Kepala BP Batam Nomor 4 dan 5 Tahun 2026, penataan terhadap 718 pegawai ini bertujuan untuk memastikan setiap pegawai berada pada posisi yang tepat dan sesuai dengan kompetensi.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan bahwa proses ini menjadi bagian penting dalam membenahi sistem kepegawaian di lingkungan BP Batam.
Ia bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menilai bahwa pembenahan tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat kinerja organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah.
“Sejarah hanya mencatat kerja-kerja luar biasa. Saya berharap 718 pegawai ini menjadi bagian dari sejarah kemajuan Batam,” pesan Amsakar.
Senada, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menyampaikan bahwa upaya ini bukan hanya sekadar proses administrasi semata. Melainkan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik.
Penataan pegawai ini, lanjut Li Claudia, sekaligus mencerminkan keseriusan pimpinan BP Batam dalam memperkuat roda organisasi. Khususnya dalam menunjukkan unjuk kerja terbaik sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan layanan dan pembangunan daerah.
“Jadikan momentum ini sebagai titik awal untuk memberikan dedikasi terbaik untuk BP Batam yang kita cintai. Saya berpesan agar setiap tugas dijalankan dengan profesionalisme dan integritas yang baik demi kemajuan Batam,” ujar Li Claudia.(DN)