Connect with us
Jelang Pelantikan, IWO Batam Bersilaturahmi dengan Kadis Kominfo Batam

Jelang Pelantikan, IWO Batam Bersilaturahmi dengan Kadis Kominfo Batam

More Videos

9info.co.id | BATAM – Menjelang pelantikan pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Batam, yang dilaksanakan pada 1 Februari 2025 organisasi ini melakukan kunjungan silaturahmi dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Kota Batam Rudi Panjaitan, di kantornya, Selasa (14/1/2025).

Pertemuan ini menjadi momen penting untuk mempererat sinergi antara IWO Batam dan Diskominfo sebagai mitra strategis dalam pengelolaan informasi di kota ini.

Ketua IWO Batam, Oki Indra Purnama didampingi Sekretaris Rahmad Purba dan anggota Andi Suata menyampaikan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk memperkenalkan susunan pengurus yang akan dilantik, sekaligus memaparkan rencana pelantikan serta program kerja jangka pendek dan jangka panjang yang akan melibatkan kolaborasi aktif dengan Diskominfo.

“Kami ingin memastikan bahwa program kerja yang kami rancang selaras dengan visi dan misi Pemerintah Kota Batam dalam pengembangan komunikasi dan informasi. Salah satu fokus utama kami adalah penguatan kualitas pemberitaan yang mendukung transparansi dan kemajuan daerah,” ujar Oki

Kadis Kominfo Batam, Rudi Panjaitan, menyambut baik kehadiran pengurus IWO Batam. Ia menilai keberadaan organisasi wartawan online sangat penting dalam membangun ekosistem informasi yang sehat di tengah derasnya arus digitalisasi.

“Diskominfo Batam siap mendukung program kerja IWO yang selaras dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap sinergi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi publik, terutama dalam menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, dan terpercaya,” kata Rudi

Selain itu, Rudi juga memberikan arahan agar IWO Batam dapat memanfaatkan teknologi secara optimal dalam menyampaikan informasi. Ia menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi terhadap perkembangan media digital, termasuk penggunaan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kecepatan dan akurasi pemberitaan.

Dalam kesempatan itu, dibahas pula rencana kolaborasi strategis antara IWO dan Diskominfo, seperti penyelenggaraan pelatihan literasi digital untuk masyarakat, forum diskusi publik terkait isu-isu strategis, serta kampanye edukasi anti-hoaks.

“Kami berharap IWO Batam menjadi garda terdepan dalam menyuarakan aspirasi masyarakat dan menjaga iklim informasi yang kondusif di Batam. Tentu kami akan selalu membuka ruang diskusi untuk mendukung agenda-agenda positif,” tambah Rudi.

Ditambahkan Sekretaris IWO Batam Rahmad Purba yang menjelaskan program kerja jangka pendek dengan meliputi pendataan ulang anggota, pelatihan internal, serta kegiatan sosial yang bertujuan untuk mempererat hubungan antarwartawan dan masyarakat. Sementara itu, program jangka panjang akan difokuskan pada pembangunan pusat informasi digital dan pengembangan media berbasis komunitas.

“Kami yakin, dengan dukungan Diskominfo dan seluruh pemangku kepentingan, visi IWO untuk menjadi organisasi wartawan online yang profesional dan kredibel dapat terwujud,” ujar Rahmad

Dalam sesi diskusi, para pengurus IWO Batam juga menyampaikan harapan agar Diskominfo dapat menjadi fasilitator dalam pengembangan jaringan komunikasi antarinstansi serta mendukung ketersediaan data yang akurat untuk menunjang pemberitaan yang berkualitas.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama antara pengurus IWO Batam dan Kadis Kominfo Batam. Silaturahmi ini menjadi langkah awal yang positif dalam menjalin kemitraan strategis antara keduanya.

Pelantikan pengurus IWO Batam dijadwalkan berlangsung pada 1 Februari 2025. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran wartawan online sebagai mitra pemerintah dalam membangun Kota Batam yang lebih maju.

Dengan komitmen bersama ini, IWO Batam optimistis dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam menyebarkan informasi yang mendidik dan membangun, sekaligus mendukung terwujudnya Batam sebagai kota modern berbasis teknologi informasi. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Tiga Kali Konfirmasi Diabaikan, Dishub Batam Bungkam soal Kecelakaan Maut Bus Pariwisata HKBP Tembesi Indah

9info.co.id | BATAM –  Sikap Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam yang belum memberikan tanggapan atas serangkaian upaya konfirmasi media terkait kecelakaan bus pariwisata yang mengangkut rombongan jemaat Gereja HKBP Tembesi Indah menuai sorotan.

Hingga berita ini diterbitkan, sedikitnya tiga kali upaya konfirmasi yang dilakukan melalui jalur berbeda belum memperoleh respons dari Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Drs. Leo Putra, A.P., M.Si.

Padahal, konfirmasi tersebut berkaitan dengan insiden kecelakaan bus pariwisata di kawasan Pantai Glory Melur, Kecamatan Galang, pada Sabtu (20/6/2026) yang mengakibatkan korban meninggal dunia, puluhan korban luka-luka, serta kerugian material.

Media telah melayangkan Surat Konfirmasi Nomor 23/VII/2026 tertanggal 20 Juli 2026, berisi sejumlah pertanyaan mengenai pengawasan operasional bus pariwisata, legalitas kendaraan, hasil uji KIR, hingga transparansi data kepemilikan armada yang mengalami kecelakaan. Namun, hingga batas waktu lima hari kerja sebagaimana tercantum dalam surat tersebut berakhir, belum ada jawaban resmi yang diberikan.

Tiga Kali Upaya Konfirmasi

Berdasarkan catatan redaksi, upaya memperoleh klarifikasi dilakukan secara bertahap.

Konfirmasi pertama dilakukan pada 26 Juni 2026 melalui pesan WhatsApp kepada Kepala Dishub Kota Batam. Pesan tersebut tidak mendapat balasan.

Konfirmasi kedua kembali dikirim melalui aplikasi yang sama pada 20 Juli 2026, bersamaan dengan penyampaian substansi pertanyaan yang menjadi perhatian publik. Hasilnya pun sama, tanpa respons.

Selanjutnya, pada Senin (27/7/2026), wartawan mengirimkan foto surat konfirmasi beserta bukti pengiriman (resi) melalui WhatsApp pribadi Kepala Dinas sebagai bentuk pemberitahuan bahwa surat resmi telah diterima. Hingga berita ini diturunkan, pesan tersebut juga belum dibalas.

Media juga belum menerima tanggapan dari sekretariat maupun pejabat yang mewakili Dinas Perhubungan Kota Batam.

Sorotan Pasca Kecelakaan Maut

Peristiwa kecelakaan yang terjadi di jalur menuju Pantai Glory Melur tersebut memicu perhatian luas masyarakat.

Bus pariwisata yang membawa rombongan jemaat Gereja HKBP Tembesi Indah diduga kehilangan kendali saat melintasi ruas jalan dengan kondisi turunan dan tikungan tajam sebelum akhirnya terguling.

Insiden tersebut menimbulkan korban jiwa, puluhan korban luka, serta memunculkan pertanyaan mengenai aspek keselamatan transportasi wisata di Kota Batam.

Pasca kejadian, kritik datang dari kalangan legislatif.

Anggota DPRD Kota Batam Fraksi PDI Perjuangan, Tapis Dabbal Siahaan, S.H., menilai pengawasan terhadap armada bus pariwisata yang beroperasi di Batam masih belum optimal.

Menurutnya, pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan kendaraan angkutan wisata agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Tiga Persoalan yang Dipertanyakan DPRD

Dalam pernyataannya, DPRD menyoroti sedikitnya tiga aspek penting.

Pertama, legalitas dan kelayakan kendaraan, termasuk kejelasan status uji KIR bus yang mengalami kecelakaan serta kelengkapan dokumen operasionalnya.

Kedua, transparansi informasi, terutama mengenai identitas pemilik maupun perusahaan pengelola armada bus yang hingga kini belum disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

Ketiga, pengawasan operasional, yang dinilai perlu diperkuat melalui inspeksi rutin terhadap kendaraan pariwisata yang beroperasi di Batam.

Isi Surat Konfirmasi

Surat resmi yang dikirimkan media kepada Dishub Batam meminta penjelasan mengenai tiga hal pokok, yakni: Tanggapan Dishub terhadap kritik DPRD mengenai lemahnya pengawasan operasional bus pariwisata.

Status legalitas kendaraan serta hasil uji KIR bus yang mengalami kecelakaan di Pantai Glory.
Transparansi mengenai kepemilikan armada dan komitmen Dishub dalam membuka informasi perizinan kepada masyarakat.

Namun hingga berita ini dipublikasikan, belum terdapat jawaban resmi atas pertanyaan-pertanyaan tersebut.


Transparansi Informasi Jadi Sorotan

Tidak adanya tanggapan terhadap surat konfirmasi yang telah disampaikan melalui berbagai jalur dinilai menimbulkan pertanyaan mengenai komitmen instansi pemerintah dalam memberikan pelayanan informasi kepada publik.

Dalam praktik jurnalistik, konfirmasi merupakan bagian penting untuk memperoleh keberimbangan informasi sekaligus memberikan kesempatan kepada narasumber menggunakan hak jawab sebelum suatu pemberitaan dipublikasikan.

Di sisi lain, masyarakat, khususnya keluarga korban dan pengguna jasa transportasi wisata, masih menunggu kepastian mengenai sejumlah aspek penting, antara lain:

Apakah bus yang mengalami kecelakaan telah memenuhi persyaratan administrasi dan lulus uji KIR?
Siapa pihak yang bertanggung jawab atas pengelolaan armada tersebut?

Langkah apa yang akan ditempuh Dinas Perhubungan untuk meningkatkan pengawasan dan mencegah kecelakaan serupa?

Hak Jawab Tetap Terbuka

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Drs. Leo Putra, A.P., M.Si., belum memberikan tanggapan atas tiga kali upaya konfirmasi yang dilakukan media.

Redaksi tetap membuka ruang bagi Dinas Perhubungan Kota Batam untuk memberikan klarifikasi, penjelasan, maupun hak jawab sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dan apabila diterima, akan dimuat secara proporsional sebagai bagian dari keberimbangan pemberitaan. (Tim IWO).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain

Exit mobile version