Connect with us

9info.co.id | BATAM – BP Batam melalui Kepala Kantor Perwakilan Jakarta, Purnomo Andiantono menerima kunjungan kerja dari Pusat Riset Teknologi Transportasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kamis (12/12/2024).

Berlangsung di Marketing Centre BP Batam, kunjungan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan inovasi pada sektor transportasi di Batam.

Apalagi dalam beberapa tahun terakhir, kemajuan teknologi digital telah memberikan dampak signifikan terhadap sektor industri tersebut.

“Kami berharap, pertemuan antara BP Batam dan BRIN bisa memberikan manfaat untuk kemajuan daerah,” ujar Andiantono.

Tidak hanya itu, lanjut dia, kunjungan ini sekaligus memberikan kesempatan kepada BP Batam untuk memperkenalkan beberapa potensi Batam sebagai salah satu destinasi unggulan investasi di Indonesia.

Sehingga, kedatangan Pusat Riset Teknologi Transportasi memberikan keuntungan tersendiri bagi kajian pembangunan kemajuan Batam.

“Kita ingin, Batam bisa tumbuh pesat dengan didukung oleh hasil riset dan inovasi teknologi yang luar biasa ke depannya,” tambahnya.

Sementara, Kepala Pusat Riset Teknologi Transportasi BRIN, Dr.Eng. Aam Muharam, M.T. mengatakan bahwa sektor transportasi memiliki peranan penting dalam mendukun kemajuan perekonomian Batam.

Aam yang hadir bersama Prof. Ir. Wimpie Agoeng Noegroho menyebut jika investasi dalam infrastruktur transportasi, seperti jalan raya, pelabuhan, dan bandara, tidak hanya menciptakan lapangan kerja langsung akan tetapi juga mendorong investasi lainnya.

“Melihat profil Batam, banyak sekali potensi dan ruang yang bisa kita kembangkan bersama. Kami berharap, BRIN dan pemerintah daerah bisa bekerja sama untuk menyiapkan kemajuan menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya. (DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

“Yang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain