Connect with us

9info.co.id | BATAM – Gesya Group kembali menggelar KPR Massal bersama Bank BTN dan BTN Syariah, Sabtu (27/09/2025) di Hotel Harmoni One, Batam Centre. Acara ini diikuti oleh 108 konsumen dari perumahan Gesya Infinity dan Gesya Eternal Marina 02.

‎Kegiatan ini merupakan KPR Massal kedua yang digelar Gesya Group setelah sebelumnya sukses melaksanakan akad kredit sebanyak 131 konsumen.

‎Dengan mengangkat tema “ImpianDimulaiDariRumah”, acara ini menjadi wujud nyata komitmen Gesya Group dalam mempermudah konsumen memiliki hunian.

‎Pendiri Gesya Group, Radiapoh Hasiholan Sinaga, SH., MH., hadir langsung didampingi istri tercinta Ratnawati Sidabutar, jajaran direksi, dan Direktur Utama PT Rejeki Tiga Bersaudara, Anju Lumbanraja. Hadir pula perwakilan perbankan yakni Branch Manager BTN Syariah Batam, Efrin, serta Deputi Bisnis Bank BTN, Eri Erianto.

RHS

Radiapoh dalam sambutannya mengisahkan pengalaman pribadinya yang baru memiliki rumah setelah sepuluh tahun berumah tangga. Ia bersyukur kini dapat membantu ribuan keluarga mewujudkan impian memiliki hunian. “Terima kasih atas kepercayaan konsumen kepada Gesya Group. Kami juga memberikan apresiasi kepada Bank BTN, BTN Syariah, serta notaris yang mendukung legalitas dan kelancaran proses KPR,” ujarnya.

‎Ratnawati Sidabutar menambahkan doa dan harapan agar rumah yang ditempati konsumen menjadi sumber berkat. “Selamat menempati rumah baru, semoga rumah-rumah bapak/ibu menjadi tempat yang penuh sukacita, bertambah rezeki, dan beranak cucu,” ucapnya.

‎Sebagai bentuk apresiasi, Radiapoh bahkan mempersembahkan sebuah lagu berjudul “Jangan Salah Menilaiku” untuk para konsumen yang hadir.

RHS

Menurut Anju Lumbanraja, Direktur PT Putra Inhu Mandiri Gesya Group, program KPR Massal ini juga merupakan dukungan Gesya Group terhadap program pemerintah dalam penyediaan 3 juta rumah subsidi secara nasional.

‎“Gesya Group berkomitmen menghadirkan perumahan yang asri sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Batam,” tegasnya.

‎Dengan adanya notaris yang dihadirkan langsung dalam acara, proses akad kredit berjalan cepat, aman, dan transparan. Gesya Group berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak keluarga yang bisa segera menempati rumah impiannya. (RP)



Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

“Yang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain