Connect with us

9info.co.id | BATAM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmennya memberantas peredaran rokok ilegal, termasuk rokok non cukai merek PSG yang marak beredar di Provinsi Kepulauan Riau, khususnya Kota Batam.

Dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Purbaya menegaskan tidak akan segan menindak pihak-pihak yang terlibat dalam peredaran rokok ilegal, bahkan jika melibatkan aparat negara.

“Yang terlibat kita akan sikat, termasuk kalau ada yang terlibat dari Bea Cukai dan Departemen Keuangan. Saya harap dengan itu nanti tiga bulan ke depan sudah hilang,” tegas Purbaya.

Lebih lanjut, Purbaya mengungkapkan sudah mengundang sejumlah perwakilan marketplace untuk melarang penjualan rokok ilegal dan barang palsu lainnya di platform perdagangan daring. Ia juga memastikan penindakan hukum akan digencarkan terhadap para pelaku.

“Kan sudah ke-detect siapa-siapa saja yang jual, akan kita mulai tangkepin. Jadi yang masih mau jual harus berhenti,” tegasnya.

Selain menekan penjualan di pasar daring, Menkeu juga meminta Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai meningkatkan pengawasan di bandara, pelabuhan termasuk jalur hijau yang selama ini jarang diperiksa. Purbaya menyebut jalur tersebut berpotensi disalahgunakan untuk memasukkan rokok ilegal.

“Mungkin dalam waktu dekat kita akan dapat banyak orang (pengedar rokok ilegal) di situ,” katanya.

Sebagai informasi, sepanjang tahun 2024, Ditjen Bea dan Cukai berhasil mengamankan 752 juta batang rokok ilegal dari hasil 22 ribu penindakan. Namun, maraknya peredaran rokok ilegal tetap menjadi ancaman serius terhadap penerimaan negara dan industri rokok nasional.

Fenomena ini berpotensi mengganggu stabilitas industri tembakau. Ia menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung pemberantasan rokok ilegal.

“Insyaallah saya akan membentuk satgas pencegahan rokok ilegal dan cukai rokok,”

Dengan langkah tegas pemerintah ini, diharapkan peredaran rokok ilegal, termasuk merek PSG, dapat ditekan sehingga pendapatan negara dari sektor cukai tetap terjaga. (Tim)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Progres Capai 39,194 Persen, BP Batam Percepat Peningkatan Jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani

Progres Capai 39,194 Persen, BP Batam Percepat Peningkatan Jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani

9info.co.id | BATAM – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi di Kota Batam.

Salah satunya melalui pekerjaan Peningkatan Jalan Gajah Mada segmen Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani. Hingga 24 Agustus 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai 39,194 persen.

Amsakar mengatakan, BP Batam memastikan setiap pekerjaan infrastruktur terus dipantau secara berkala agar pelaksanaannya tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Kami terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap progres pekerjaan. Langkah percepatan terus didorong agar pelaksanaan kembali sesuai dengan rencana,” kata Amsakar di Batam Centre.

Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen agar pekerjaan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan perencanaan awal, dengan tetap memperhatikan kualitas dan standar teknis yang telah ditetapkan.

“Percepatan dilakukan secara terukur tanpa mengabaikan aspek mutu dan keselamatan pekerjaan,” jelasnya.

Senada, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengatakan, pihaknya berkomitmen menjaga pelaksanaan pembangunan sesuai perencanaan dan dapat segera dirasakan masyarakat.

Disebutkan, peningkatan Jalan Gajah Mada segmen Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani akan diperlebar menjadi dua jalur, nantinya masing-masing sisi terdiri dari tiga lajur.

“Pekerjaan peningkatan jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarkawasan dan mendukung kelancaran arus lalu lintas di Batam,” ujarnya.

Selain peningkatan jalan, BP Batam juga terus melaksanakan sejumlah pekerjaan infrastruktur lainnya yang mencakup pembangunan dan peningkatan jalan, jembatan, drainase hingga fasilitas terminal domestik. (AP)

 

Continue Reading

Berita Lain