Connect with us

9info.co.id | JAKARTA – Koordinator Pusat Danantara Watch (D-WA), Alex A. Simatupang, menyatakan dukungan sekaligus rekomendasi agar Luke Thomas Mahony menjabat sebagai CEO PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) hanya untuk periode awal selama satu tahun, efektif mulai 1 Juni 2026 hingga 1 Juni 2027.

‎Menurut pendiri Danantara Watch yang akrab disapa Bung Alex tersebut, langkah ini dinilai penting mengingat CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, telah menunjuk Luke Mahony untuk memimpin DSI sebagai bagian dari upaya pembenahan tata kelola sektor sumber daya alam nasional.

‎“DSI diharapkan mampu menyelamatkan potensi pendapatan negara dari praktik-praktik seperti under invoicing, under pricing, under tipping, hingga berbagai bentuk permainan tata niaga lainnya yang selama ini merugikan negara,” ujar Alex.

‎Ia menilai Luke Mahony memiliki kapasitas profesional yang mumpuni. Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang keuangan, pertambangan, dan hubungan internasional, Luke dianggap memiliki kompetensi untuk melakukan pembenahan besar di tubuh DSI.

‎Namun demikian, penunjukan Luke Mahony juga menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan, mulai dari elite politik, pengamat ekonomi, hingga masyarakat luas, terutama karena status kewarganegaraan Australia yang masih melekat padanya.

‎Isu kewarganegaraan tersebut memantik perdebatan panjang terkait nasionalisme dan arah kebijakan strategis Danantara Indonesia, terlebih karena DSI akan mengelola sektor-sektor vital bernilai ribuan triliun rupiah.

‎Alex yang juga mantan jurnalis media internasional The Indonesian Observer mengatakan bahwa publik kini berada pada posisi menerima keputusan tersebut karena Luke telah resmi ditunjuk oleh Rosan Perkasa Roeslani dan diyakini telah mendapatkan persetujuan Presiden RI, Prabowo Subianto.

‎“Meski publik nyaris tidak mendengar adanya fit and proper test ataupun uji publik, keputusan sudah diambil. Karena itu daripada energi bangsa habis untuk polemik, lebih baik fokus mengawal hasil kerjanya,” tegasnya.

‎Mantan Ketua Harian DPP National Corruption Watch (NCW) itu kemudian merekomendasikan agar Luke Mahony diberikan mandat selama satu tahun saja, sebelum dilakukan reposisi atau transfer profesionalisme kepada putra-putri terbaik bangsa yang memiliki kapasitas minimal setara atau bahkan lebih baik.

‎Menurutnya, strategi Rosan Perkasa Roeslani menunjuk Luke Mahony tentu telah melalui berbagai pertimbangan matang, terutama dalam misi memberantas praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN) di sektor tata kelola ekspor komoditas strategis Indonesia.

‎“Mulai dari minyak sawit mentah (CPO), batu bara, hingga ferro alloy besi yang nilainya mencapai ribuan triliun rupiah harus dikelola secara profesional dan transparan demi kepentingan negara,” tutup Alex. (Tim).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026

BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat promosi investasi sektor kesehatan melalui partisipasinya dalam Medical Fair Asia 2026, salah satu pameran dagang internasional terkemuka di Asia Tenggara yang mempertemukan pelaku industri medis, teknologi kesehatan, serta penyedia layanan kesehatan dari berbagai negara.

Diselenggarakan oleh Messe Düsseldorf Asia Pte. Ltd., Medical Fair Asia 2026 berlangsung pada 9–11 September 2026 di Marina Bay Sands, Singapura. Kegiatan ini diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai negara di Asia dan menjadi salah satu platform strategis untuk memperluas jejaring bisnis serta membuka peluang investasi di sektor kesehatan.

Dalam ajang tersebut, BP Batam secara khusus memperkenalkan potensi dan peluang investasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kesehatan Internasional Batam kepada investor global dan pelaku industri kesehatan.

Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan keikutsertaan BP Batam pada Medical Fair Asia 2026 merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan posisi Batam sebagai salah satu destinasi investasi potensial bagi pengembangan ekosistem pariwisata kesehatan di kawasan regional.

“Kami memanfaatkan momentum Medical Fair Asia 2026 untuk memperkenalkan Batam sebagai kawasan yang memiliki posisi strategis dan didukung KEK di bidang pariwisata kesehatan. Potensi ini kami tawarkan kepada investor sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kesehatan yang terintegrasi dan berdaya saing di kawasan regional,” ujar Dendi.

Tidak hanya memperkenalkan potensi kawasan, Dendi juga mendapat kesempatan menjadi pembicara dalam sesi Market Entry Briefing: Indonesia. Dalam forum tersebut, ia memaparkan berbagai peluang bisnis, prospek investasi, serta potensi pasar sektor kesehatan di Indonesia, khususnya Batam.

Lebih lanjut, Dendi menegaskan bahwa pengembangan sektor kesehatan di Batam tidak hanya diarahkan untuk memperkuat layanan kesehatan nasional, tetapi juga membuka peluang bagi Batam untuk tumbuh sebagai pusat layanan kesehatan berstandar internasional di kawasan regional.

Potensi tersebut diharapkan dapat mendorong masuknya investasi baru, memperluas lapangan kerja, meningkatkan transfer pengetahuan dan teknologi, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian Batam dan Indonesia.

Menanggapi partisipasi RSBP Batam dalam Medical Fair Asia 2026, Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menyambut positif langkah promosi investasi tersebut.

Keduanya berharap keikutsertaan BP Batam melalui RSBP Batam dalam forum internasional dapat semakin memperluas jejaring investasi dan memperkuat kepercayaan dunia usaha terhadap Batam sebagai salah satu kawasan strategis Indonesia untuk pengembangan industri dan jasa bernilai tambah.

Partisipasi RSBP Batam dalam Medical Fair Asia 2026 sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat branding Batam sebagai kawasan investasi yang kompetitif, terbuka, dan terintegrasi dengan pasar global.

Melalui pengembangan KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam, BP Batam terus mendorong hadirnya investasi berkualitas yang tidak hanya memperkuat sektor kesehatan, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, industri pendukung, dan peningkatan daya saing Batam sebagai hub ekonomi regional.(NR/NA).

 

Continue Reading

Berita Lain