Connect with us

9info.co.id | BATAM – Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Batam menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) di lingkungan Pemko Batam tahun 2025, di Planet Holiday Batam, Seijodoh, Batuampar, Batam, senin (10/2/2025).

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Batam, sekaligus Wali Kota Batam terpilih Priode 2025- 2030, Amsakar Achmad. Acara yang akan berlangsung selama dua hari tersebut bertujuan untuk menyelaraskan perencanaan dengan visi- misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih.

Selain itu, juga untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga dalam penyusunan perencanaan ke depan bisa berjalan lebih efektif dan linier.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Batam Terpilih, Amsakar Achmad menegaskan, Bimtek penyususnan Renstra tersebut merupakan momentum yang paling tepat untuk melakukan penyelarasan dengan visi- misi agar sejalan dan linier sehingga perencanaan ke depan dapat berjalan dengan baik.

“Tahun pertama harus dilakukan penyesuaian dengan visi- misi dan program prioritas. Seluruh penyusunan harus selaras dan linier,” tegas Amsakar.

Diketahui Wali Kota dan Wakil Wali Kota Terpilih memiliki visi- misi “Batam Kota Madani yang Inovatif, Berkelanjutan dan Berbudaya Sebagai Pusat Investasi dan Parawisata Terdepan di Asia Tenggara” dan 15 program prioritas yang akan dijalankan selama memimpin pemerintahan ke depan.

“Perbandingannya bukan lagi Kota- Kota di Indonesia. Kita mendapat insentif fiskal yang tidak dimiliki oleh Kota lainnya. Oleh sebab itu, sudah sepantasnya kita lebih maju dan terdepan di Asia Tenggara,” ucapnya.

Bimtek juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Batam terpilih Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin Hamid, dan diikuti oleh Kepala dan Sekretaris Perangkat Daerah, sejumlah pegawai terkait hingga Camat.(DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

MBG Tak Boleh Berhenti di Dapur dan Distribusi, REL-MBG Kepri Siap Kawal hingga Penerima Manfaat

MBG Tak Boleh Berhenti di Dapur dan Distribusi, REL-MBG Kepri Siap Kawal hingga Penerima Manfaat

9info.co.id | BATAM – Peran relawan dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus mendapat perhatian.
โ€Ž
โ€ŽKetua DPW Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong/Relawan Makan Bergizi Gratis (REL-MBG) Kepulauan Riau (Kepri), Isye Lombogia, mendapat undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana.Senin (17/08/2026).
โ€Ž
โ€ŽUndangan tersebut menjadi sorotan karena REL-MBG merupakan salah satu elemen masyarakat yang bergerak mengawal implementasi program MBG di tingkat daerah.
โ€Ž
โ€ŽKehadiran Isye Lombogia di Istana juga berlangsung setelah Ketua Dewan Pembina REL-MBG, Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A., melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam, Kepri, pada Rabu (12/8/2026) lalu.
โ€Ž
โ€ŽKunjungan tersebut menjadi momentum konsolidasi untuk melihat secara langsung pelaksanaan program MBG sekaligus memperkuat peran jaringan relawan di daerah.

โ€Ž

Isye

Ketua DPW Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong/Relawan Makan Bergizi Gratis (REL-MBG) Kepulauan Riau (Kepri), Isye Lombogia, mendapat undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana.Senin (17/08/2026).

โ€ŽBukan Sekadar Seremonial
โ€Ž
โ€ŽREL-MBG menegaskan bahwa keberadaan organisasi bukan sekadar pelengkap dalam pelaksanaan MBG. Organisasi ini diarahkan menjadi mitra strategis non-struktural yang ikut mendorong pengawasan sosial terhadap pelaksanaan program di lapangan.
โ€Ž
โ€ŽDi tingkat daerah, pengawalan dapat dilakukan melalui pemantauan aktivitas SPPG, perhatian terhadap standar kebersihan dan keamanan pangan, kecukupan gizi, hingga kelancaran distribusi makanan kepada penerima manfaat.
โ€Ž
โ€ŽREL-MBG juga mendorong agar pelaksanaan MBG memberikan efek ekonomi bagi masyarakat setempat dengan melibatkan petani, pedagang, pelaku UMKM, serta pemasok lokal dalam rantai penyediaan bahan pangan.
โ€Ž
โ€ŽBagi Kepri, tantangan tersebut menjadi semakin penting mengingat karakter wilayah kepulauan yang memiliki kondisi geografis dan akses distribusi berbeda dibandingkan daerah lainnya.
โ€Ž
โ€ŽKetua DPW REL-MBG Kepri, Isye Lombogia, menegaskan jajaran yang dipimpinnya siap memperkuat konsolidasi dan menjalankan amanah organisasi dari tingkat pusat.
โ€Ž
โ€Žโ€œKepri akan solid menjalankan amanah dari pusat. Kami siap mengawal dan mendukung Program Makan Bergizi Gratis agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,โ€ tegas Isye.
โ€Ž
โ€ŽUndangan ke Istana Jadi Momentum Penguatan Organisasi
โ€Ž
โ€ŽIsye menilai undangan menghadiri peringatan HUT ke-81 RI di Istana bukan sekadar agenda seremonial. Momentum tersebut menjadi kesempatan memperkuat semangat kebangsaan sekaligus membangun koordinasi antara jaringan relawan di daerah dengan gerakan nasional mendukung program MBG.
โ€Ž
โ€ŽMenurutnya, keberhasilan MBG membutuhkan kerja bersama. Pemerintah memiliki peran utama dalam penyelenggaraan program, sementara masyarakat dapat mengambil bagian melalui partisipasi, pengawasan, serta penyampaian aspirasi dari lapangan.
โ€Ž
โ€Žโ€œKami tidak ingin MBG hanya berhenti pada distribusi makanan. Program ini harus memberikan manfaat yang nyata, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat,โ€ ujarnya.
โ€Ž
โ€Ž

isye 2

Kehadiran Isye Lombogia di Istana juga berlangsung setelah Ketua Dewan Pembina REL-MBG, Dr. Muhammad Qodari, S.Psi., M.A., melakukan kunjungan kerja ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam

โ€ŽKepri Siap Perkuat Pengawasan dari Lapangan
โ€Ž

โ€Ž
โ€ŽREL-MBG Kepri menyatakan akan terus membangun koordinasi dengan SPPG, pemerintah daerah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan sesuai tujuan.
โ€Ž
โ€ŽPengawasan sosial dinilai penting agar setiap persoalan di lapangan dapat segera diketahui dan dicarikan solusi, terutama berkaitan dengan kualitas makanan, keamanan pangan, distribusi, serta ketepatan sasaran penerima manfaat.
โ€Ž
โ€ŽMomentum konsolidasi setelah kunjungan Muhammad Qodari ke Batam pun menjadi titik penting bagi REL-MBG Kepri untuk memperkuat jaringan organisasi di wilayah tersebut.
โ€Ž
โ€ŽIsye menegaskan, Kepri siap berdiri di garis depan dalam mengawal pelaksanaan MBG, bukan hanya sebagai relawan, tetapi sebagai bagian dari gerakan gotong royong masyarakat untuk memastikan program strategis tersebut benar-benar dirasakan manfaatnya. (Mat).

Continue Reading

Berita Lain