Connect with us

9info.co.id | BATAM – BP Batam melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait memastikan pelayanan penumpang di Pelabuhan Ferry Batam Centre akan tetap maksimal.

Di tengah kendala pengoperasian salah satu dermaga atau ponton yang terjadi saat ini, lanjut Ariastuty, pihaknya terus berupaya untuk menjaga kualitas layanan agar aktivitas pelabuhan tidak terganggu.

“Sejauh ini tidak ada kendala (pelayanan). Ponton C di Pelabuhan Batam Centre memang belum dioperasikan karena berkaitan dengan investasi pengelola sebelumnya. Komunikasi pun terus dilakukan untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujar Tuty, panggilan akrabnya, Rabu (18/12/2024).

Untuk menjaga kelancaran operasional, Tuty meminta agar seluruh stakeholder di Pelabuhan Ferry Batam Centre tetap mengoptimalkan beberapa aset yang ada saat ini.

“Beberapa inovasi pelayanan juga akan terus ditingkatkan seperti peralatan dan SDM pendukung operasional. Harapannya agar kenyamanan penumpang tidak terganggu dan aktivitas pelabuhan bisa berjalan lancer,” tambah Tuty.

Di samping itu, BP Batam juga terus berkoordinasi dengan instansi yang berkaitan dengan operasional Pelabuhan Ferry Batam Centre dalam menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Hal ini dilakukan untuk memastikan agar tak ada kendala berarti dalam menyambut peningkatan volume penumpang selama Nataru.

“Kami berharap, sarana dan prasarana yang telah disiapkan mampu mendukung kelancaran arus penumpang saat perayaan Nataru nanti,” tutup Tuty. (DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Bangunan di Atas Lahan Alokasi Ditertibkan, BP Batam: Demi Investasi dan Penataan Kawasan

Bangunan di Atas Lahan Alokasi Ditertibkan, BP Batam: Demi Investasi dan Penataan Kawasan

9info.co.id | BATAM – Tim Terpadu (Timdu) Kota Batam melaksanakan penertiban terhadap bangunan ilegal di Kelurahan Sei Binti, Kecamatan Sagulung, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong penataan kawasan serta percepatan investasi di Kota Batam.

‎Sebanyak lebih dari 400 personel gabungan diterjunkan dalam operasi tersebut, terdiri dari unsur Ditpam BP Batam, Satpol PP, TNI, Polri, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, PLN, serta aparat kelurahan dan kecamatan setempat.

‎Penertiban dipimpin langsung oleh Kasubdit Pengamanan Aset dan Objek Vital BP Batam, I Gede Putu Dedy Ujiana. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menyasar 23 bangunan yang berdiri di atas lahan yang telah dialokasikan oleh BP Batam kepada pihak perusahaan.

‎“Penertiban ini bertujuan untuk mendorong percepatan investasi di kawasan tersebut, sehingga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat,” ujarnya.

‎Menurutnya, proses penertiban dilakukan secara humanis dan terukur, dengan mengedepankan pendekatan persuasif serta mengikuti prosedur yang berlaku. Sebelum pelaksanaan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada warga serta memberikan peringatan melalui tahapan administratif.

‎“Upaya sosialisasi dan pendekatan persuasif sudah dilakukan, termasuk penerbitan surat peringatan mulai dari SP 1, SP 2, SP 3 hingga SP bongkar,” jelasnya.

‎Dalam pelaksanaannya, tim juga menurunkan alat berat berupa dua unit excavator dan lori untuk membantu proses pembongkaran serta pemindahan barang milik warga.

‎Lebih lanjut, Putu mengimbau masyarakat agar tidak lagi mendirikan bangunan di atas lahan yang bukan haknya, terutama di area yang telah memiliki alokasi resmi.

‎Sebelumnya, di kawasan yang sama, lebih dari 400 pemilik bangunan telah menerima kompensasi berupa sagu hati dan bersedia untuk pindah secara sukarela dari lokasi tersebut.

‎Melalui penertiban ini, pemerintah berharap tercipta kepastian hukum atas pemanfaatan lahan serta mendukung iklim investasi yang lebih kondusif di Kota Batam. (Hum).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain