Connect with us

9info.co.id | BATAM – BP Batam melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait menerima kunjungan dari EHL Campus Singapore, Jumat (14/2/2025).

Berlangsung di Gedung IT Centre, Ariastuty memaparkan sejumlah rencana strategis BP Batam dalam mengembangkan Special Economic Zone (SEZ) yang ada.

Melalui dialog interaktif, pertemuan ini sekaligus sebagai wadah untuk mengenalkan beragam potensi investasi di Batam kepada EHL Campus Singapore.

Dimana, 64 di antara mahasiswa itu merupakan pengusaha asal Tiongkok yang lima hari ke depan melakukan studi kajian mengenai lokasi investasi strategis di Asean dan Asia.

“Dengan berbagai langkah strategis dan dukungan dari seluruh komponen daerah, Batam berhasil tumbuh menjadi salah satu kawasan destinasi investasi terbaik. Selain sektor elektronik, kemajuan Batam saat ini juga mampu memberikan keuntungan terhadap sektor pariwisata,” ujar Ariastuty.

Dengan pelbagai program percepatan pembangunan infrastruktur, Ariastuty menilai jika hal ini pun ikut memengaruhi iklim investasi yang kian kondusif dan memberikan kenyamanan kepada para investor.

Di samping itu, pertumbuhan investasi pun turut memengaruhi pertumbuhan ekonomi Batam yang sejak empat tahun terakhir terus meningkat.

“BP Batam berupaya untuk memberikan kemudahan kepada para investor. Ini yang menjadi prioritas kami dalam meningkatkan daya saing Batam sebagai kawasan investasi terbaik,” pungkasnya.

Turut hadir dalam pertemuan Direktur Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Surya Kurniawan serta Prof Dr Koh Chaik Ming selaku Senior Professor EHL Campus Singapore yang memimpin rombongan mahasiswa. (DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

“Yang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain