Connect with us

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar Pelatihan Manajemen Keuangan Negara Bagi Pejabat Non Keuangan, pada Kamis (13/2/2025).

Pertemuan ini dibuka oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, melalui aplikasi zoom, dan diikuti oleh seluruh Pejabat Tingkat 2 di lingkungan BP Batam di Marketing Center BP Batam.

Hadir sebagai narasumber, Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kepri, Wahidin; Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Batam, Ahmad Wiyoso; dan Kepala Seksi Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I C Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kepri, Komang Ayu Kumaradewi.

Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari, yaitu pada Kamis dan Jumat, pada tanggal 13 s.d. 14 Februari 2025, dengan pokok pembahasan mengenai perencanaan hingga pelaksanaan pengelolaan keuangan pada Badan Layanan Umum (BLU).

Dalam sambutannya, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain mengatakan, pelatihan ini dinilai penting karena BP Batam menggunakan skema pengelolaan keuangan BLU yang memiliki kekhasan yang harus dipelajari bersama.

“Mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaannya, pelaporan, sampai pertanggungjawabannya harus kita pelajari,” ujar Alex.

Selain itu, menurutnya, pelatihan ini dapat menjadi solusi atas tantangan yang dihadapi para pejabat dalam pengambilan keputusan.

“Sejatinya skema pengelolaan keuangan BLU ini memudahkan kita, terutama pada kondisi keuangan saat ini yang sangat dinamis. Jadi silahkan disimak penjelasan dari narasumber sebaik-baiknya sepanjang dua hari pelatihan. Jangan sungkan bertanya,” kata Alex menyarankan.

Hal ini ditanggapi dengan baik oleh Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran I Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Kepri, Wahidin.

Ia menyatakan apreasiasinya atas inisiasi BP Batam untuk melakukan pelatihan ini, meski menurutnya BP Batam sudah cukup mumpuni dalam mengelola dari sisi teknis maupun keuangan BLU.

“Di samping meningkatkan sinergi dan kerja sama, kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang diskusi terkait pengelolaan keuangan BLU yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Pelatihan ini berjalan dengan interaktif, dimana masing-masing Pejabat Tingkat 2 di lingkungan BP Batam secara aktif berbagi pandangan dan permasalahan yang terjadi di unit kerja masing-masing.(DN)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

Perbaikan Pipa Simpang Plamo-Kepri Mall Rampung, Aliran Air Mulai Didistribusikan Bertahap

9info.co.id | BATAM – Proses perbaikan kebocoran pipa transmisi di kawasan Simpang Plamo menuju Kepri Mall akhirnya selesai dilakukan pada Jumat (12/6/2026) dini hari.

Pasokan air bersih bagi warga yang terdampak gangguan tersebut kini mulai dialirkan kembali secara bertahap.

Badan Usaha SPAM dan Pengelolaan Limbah BP Batam bersama Tim Teknis PT. Air Batam Hilir di lapangan berhasil menyelesaikan seluruh proses pengelasan akhir pipa pada hari Jumat, 12 Juni 2026, pukul 03.30 WIB.

Sebelumnya, proses pemulihan sempat mengalami keterlambatan dari estimasi awal akibat sejumlah kendala teknis yang membutuhkan penanganan ekstra di lokasi.

“Kami memahami betul bahwa keterlambatan ini berdampak pada aktivitas sehari-hari masyarakat di wilayah terdampak,” ujar Ariastuty, Jumat (12/6/2026).

Ia mengatakan, di lapangan, tim harus bekerja dengan presisi tinggi karena menghadapi dua kendala utama.

Hambatan pertama, menurut Ariastuty, adalah adanya kendala teknis saat proses penyambungan pipa.

Demi memastikan ketahanan jangka panjang dan mencegah kebocoran berulang, petugas terpaksa melakukan perombakan serta penyesuaian ulang pada komponen penyambung agar terpasang secara sempurna.

Selain itu, tantangan kedua berkaitan dengan kondisi internal pipa yang masih dialiri sisa air aktif. Kondisi pipa yang basah membuat proses pengelasan akhir menjadi sangat sulit.

“Kami tidak bisa memaksakan pengelasan dalam situasi tersebut karena sangat berbahaya bagi keselamatan pekerja dan bisa mengurangi kualitas sambungan pipa itu sendiri,” tambahnya.

Setelah memastikan seluruh sambungan memenuhi standar teknis, proses normalisasi jaringan langsung berjalan.

Saat ini, pendistribusian air minum sudah mulai dilakukan kembali ke rumah pelanggan secara bertahap.

PT. Air Batam Hilir mengingatkan bahwa pemulihan tekanan air di wilayah dataran tinggi atau yang berada di ujung jalur pipa akan memakan waktu sedikit lebih lama.

Baik BP Batam dan PT. Air Batam Hilir menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan serta terganggunya pendistribusian air selama proses perbaikan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesabaran, pengertian, dan dukungan masyarakat selama tim berupaya maksimal memulihkan infrastruktur ini,” pungkas Ariastuty. (RUD)

 

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain