Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di DEL Institute Of Technologi Laguboti, Kabupaten Toba,
9info.co.id – Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di DEL Institute Of Technologi Laguboti, Kabupaten Toba, Rabu (20/7/2022).
Rakor tersebut dipimpin langsung Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menkomarvest) Luhut Binsar Panjaitan dengan 3 pokok pembahasan yaitu persiapan kegiatan Balap Balap F1H2O yang bertaraf internasional yang akan berlangsung di Danau Toba dijadwalkan pada tahun 2023 mendatang.
Kemudian rapat tersebut membahas Penyelesaian Isu Lahan dan kedua membahas tentang Pengelolaan Aset Penataan Keramba Jaring Apung (KJA) di perairan Danau Toba.
Menyinggung tentang KJA Menkomarvest menyampaikan bahwa persoalan KJA diperlukan keseriusan bersama. “Kita kumpul disini untuk membicarakan KJA bagaimana bagaimana KJA itu dapat dibersihkan dari Danau Toba untuk mendukung Danau Toba sebagai pengembangan pariwisata super perioritas,”kata Luhut.
Sementara itu, Bupati Simalungun menyampaikan bawah persoalan KJA sangat erat kaitannya dengan ahli profesi para petani KJA.
“Dan Terkait KJA yang di kelola Aqua Farm dan PT Jafpa, masyarakat mau di bongkar jika yang besar ikut di bongkar,”kata Bupati.
Dalam rapat itu, Bupati juga mengharapkan pembangunan infrastruktur jalan dikawasan Danau Toba sepanjang 70 Km yang berada di wilayah Simalungun.
“Ini juga dalam rangka mendukung destinasi pariwisata Danau Toba, dan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir Danau Toba,”ucap Bupati. (lsm)
Keluarga Besar Sitinjak Sedunia Desak Proses Hukum Kematian Dewi Sitinjak Dibuka Transparan
9info.co.id | BATAM – Dua pekan telah berlalu sejak meninggalnya Dewi Sartika Sitinjak setelah menjalani perawatan di RS Awal Bros Botania, Batam Centre.
Keluarga besar Sitinjak Sedunia kini mendesak agar proses hukum dan laporan yang telah disampaikan kepada Polresta Barelang dapat ditangani secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dukungan terhadap penegakan hukum tersebut disampaikan keluarga dan keluarga besar marga Sitinjak Sedunia saat menghadiri pemakaman almarhumah Dewi Sitinjak di Samosir.
Keluarga berharap aparat penegak hukum tidak membiarkan perkara tersebut berlarut-larut tanpa kejelasan. Mereka meminta setiap tahapan penanganan laporan dapat dilakukan secara objektif serta memberikan kepastian kepada keluarga mengenai perkembangan proses hukum.
Desakan tersebut bukan dimaksudkan untuk menghakimi atau menyimpulkan adanya kesalahan pihak tertentu sebelum proses hukum selesai. Namun, keluarga menilai transparansi sangat penting agar seluruh fakta terkait kondisi kesehatan, tindakan medis, serta rangkaian perawatan yang dijalani almarhumah dapat diperiksa secara menyeluruh.
Ketua Umum Keluarga Besar Sitinjak se-Kota Batam, Jisman Sitinjak, menegaskan pihaknya akan terus mengawal perkembangan perkara tersebut.
”Kami akan terus mengawal proses ini. Kami berharap pihak berwajib menangani laporan ini secara profesional dan transparan, sehingga keluarga mendapatkan kepastian hukum,” tegas Jisman.
Menurutnya, persoalan tersebut harus diserahkan kepada mekanisme hukum dan pemeriksaan profesional. Karena itu, Jisman juga meminta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) turut menjalankan perannya secara profesional dan objektif apabila dilibatkan dalam proses pemeriksaan terkait aspek etik maupun profesi kedokteran.
”Kami meminta semua pihak bekerja secara profesional. Jangan sampai ada pihak yang merasa dirugikan karena prosesnya tidak transparan. Biarkan fakta dan proses hukum yang membuktikan,” ujarnya.
Keluarga besar Sitinjak juga berharap Polresta Barelang dapat memberikan informasi mengenai perkembangan laporan secara proporsional kepada pihak keluarga sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi keluarga, penanganan perkara ini bukan semata-mata untuk mencari pihak yang harus dipersalahkan, melainkan untuk memperoleh kejelasan mengenai apa yang sebenarnya terjadi terhadap Dewi Sartika Sitinjak hingga akhirnya meninggal dunia.
Dengan dukungan keluarga besar Sitinjak Sedunia, pengawalan perkara tersebut dipastikan akan terus dilakukan. Keluarga berharap seluruh proses pemeriksaan berjalan independen, transparan, dan berdasarkan bukti sehingga apa pun hasil akhirnya dapat diterima secara objektif dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak. (Mat)