Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama BPK RI melaksanakan Entry Meeting Pemeriksaan Atas Kepatuhan Pendapatan dan Belanja BP Batam Tahun 2023 dan Tahun 2024 di Marketing Center pada Selasa, (15/10/2024).

Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnaen hadir langsung menyambut tim audit BPK RI yang turut didampingi para pejabat Eselon 2 BP Batam.

Adapun jadwal pemeriksaan dilakukan pada 14 Oktober s.d. 22 November 2024 atau selama jangka waktu 40 hari.

Dikatakan Alexander, pihaknya berkomitmen penuh mendukung setiap kegiatan pemeriksaan tim BPK RI di lingkungan BP Batam. Hal itu menurutnya, sebagai upaya penyempurnaan-penyempurnaan terhadap pengelolaan anggaran.

“Kami menyambut baik audit yang dilaksanakan tim BPK, dengan harapan dapat menghasilkan rekomendasi yang membantu perbaikan tata kelola pelaksanaan maupun pertanggungjawaban anggaran di BP Batam,” ujarnya.

Sementara, Pengendali Teknis Tim BPK RI, Saut Marulo Tua Siringo Ringo menyampaikan pemeriksaan ini merupakan kegiatan yang dilakukan dalam bentuk pemeriksaan kepatuhan atas pendapatan dan belanja di BP Batam.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menguji apakah pelaksanaan anggaran telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

Sebelumnya, masih di tahun yang sama, BP Batam juga telah dilakukan pemeriksaan atas Laporan Keuangan BP Batam Tahun 2023 oleh BPK RI dan mendapat predikat opini WTP. Predikat itu menjadi torehan BP Batam mempertahankan opini WTP sebanyak delapan kali berturut-turut atas laporan keuangan tahun 2016 sampai dengan tahun 2023.(DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

โ€œPemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,โ€ ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

โ€œYang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,โ€ pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain