Connect with us

9info.co.id | BATAM – PT PLN Batam meluncurkan program promo bertajuk “Gebyar Energi Perak” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 perusahaan. Program ini memberikan kemudahan bagi pelanggan tegangan rendah 1 fasa yang ingin melakukan penambahan daya listrik.

Dengan membayar biaya penyambungan sebesar Rp250.000, pelanggan bisa menambah daya listrik tanpa perlu membayar biaya investasi perluasan jaringan. Namun, tetap berlaku ketentuan penyesuaian Uang Jaminan Langganan (UJL) sesuai regulasi yang berlaku.

Promo ini berlaku mulai 1 hingga 11 Oktober 2025 dan menyasar pelanggan dengan daya awal 450 VA hingga 7.700 VA yang ingin menambah daya hingga maksimal 11.000 VA.

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan kemudahan akses listrik bagi masyarakat serta meningkatkan kepuasan pelanggan.

“Momentum HUT ke-25 menjadi pengingat bagi kami untuk terus menjaga kepuasan pelanggan. Program Gebyar Energi Perak ini hadir agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan daya listrik dengan biaya lebih ringan,” ujar Kwin dalam keterangan resmi, Selasa (30/9/2025).

Sebagai ilustrasi, pelanggan dengan daya 1.300 VA yang ingin naik ke 2.200 VA cukup membayar Rp250.000 ditambah penyesuaian UJL sebesar Rp271.000, sehingga total menjadi Rp521.000. Jumlah ini jauh lebih hemat dibandingkan tarif normal yang bisa mencapai Rp1.271.000.

Untuk mengikuti program ini, pelanggan dapat mengajukan permohonan dengan membawa KTP, NPWP, bukti kepemilikan lahan, serta bukti pembayaran rekening listrik terakhir ke kantor UP3 PLN Batam terdekat seperti di Batam Center, Nagoya, Batu Aji, atau Tiban.

Pengajuan juga dapat dilakukan melalui Contact Center PLN Batam di (0778) 5702 123, layanan virtual, maupun akun resmi media sosial PLN Batam.

“Proses tambah daya kini lebih mudah dan cepat. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini sebaik-baiknya sebelum periode promo berakhir,” tutup Kwin Fo. (Tim)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

“Yang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain