Connect with us

9info.co.id | BATAM – Pengurus Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Batam melakukan audiensi ke Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNN Kepri) untuk membahas rencana sinergi program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan sekolah, Senin (30/9/2025).

‎Audiensi yang berlangsung pada pukul 09.00 WIB di Gedung BNN Kepri tersebut dipimpin Sekretaris IWO Batam, Rahmat A.K Purba, didampingi Bendahara IWO, Gordon Hutauruk, serta Person in Charge (PIC) program, Ernala Ginting.

‎Kehadiran tim IWO disambut langsung oleh Plt. Kabag Umum BNN Kepri, Ratih Frayunita Sari, bersama Kasi Intelijen, Kompol Tapsirudin, serta jajaran BNN Kepri lainnya.

‎Dalam pemaparannya, Sekretaris IWO Batam, Rahmat Purba, menegaskan komitmen organisasi pers tersebut untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan narkoba, khususnya melalui jalur pendidikan.

‎“IWO tidak hanya berperan sebagai media pemberitaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut melindungi generasi muda. Melalui program P4GN berbasis sekolah, kami berharap dapat menanamkan kesadaran akan bahaya narkoba sejak dini,” ujarnya.

‎”Sebelumnya IWO Batam juga telah mendapat dukungan dari Pemerintah kota Batam melalui Dinas Pendidikan Kota Batam dan Komisi IV DPRD Kota Batam dalam mewujudkan program ini, Kami IWO Batam menjalankan program kerja sesuai dengan arahan Ketua umum DPP IWO Pusat untuk mewujudkan program di setiap daerah” tambahnya.

‎Sementara itu, Plt. Kabag Umum BNN Kepri, Ratih Frayunita Sari, mengapresiasi inisiatif IWO Batam yang menghadirkan program edukasi P4GN untuk kalangan pelajar.

‎“Kami menyambut baik sinergi dengan IWO. Pencegahan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab BNN, melainkan juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Keterlibatan media akan sangat membantu dalam menyebarkan pesan positif dan memperkuat ketahanan generasi muda terhadap ancaman narkoba,” jelas Ratih.

‎Audiensi ini menjadi langkah awal kerja sama antara IWO Batam dan BNN Kepri. Ke depan, kedua pihak akan menyusun agenda bersama untuk menghadirkan program P4GN yang terstruktur, sistematis, dan berdampak nyata bagi dunia pendidikan di Batam maupun Kepulauan Riau. (Tim)a


Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

BP Batam Dorong Penataan Estetika Kota, Monumen Simpang Barelang Mulai Dibangun

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam mendukung penuh pembangunan Monumen Simpang Barelang yang berlokasi di Bundaran Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Pembangunan monumen yang diberi nama Bundaran Ufuk Selatan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Batamindo Invesment Cakrawala ini menjadi salah satu upaya untuk mendukung penataan kawasan dan memperindah wajah Kota Batam.

Di samping itu, proyek tersebut akan menjadi landmark baru bagi Kota Batam dengan luas kawasan sekitar 7.850 meter persegi. Penataannya pun tidak hanya berfokus pada bangunan utama monumen, area sekitar juga akan dirancang dengan elemen lanskap seperti planter box, plaza, hardscape, dan softscape berupa rumput. Sehingga, kawasan di sekitar monumen diharapkan tampil lebih tertata dan nyaman secara visual.

Selain itu, desain proyek turut dilengkapi dengan pencahayaan LED, signage, sistem CCTV, serta fasilitas pendukung penyiraman taman. Elemen-elemen tersebut menjadi bagian dari konsep penataan kawasan agar landmark dapat tampil lebih representatif, terutama pada malam hari.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Ketika dunia usaha ikut mengambil bagian melalui program yang memberikan manfaat bagi kawasan, tentu ini harus kita apresiasi dan kita kawal bersama agar pelaksanaannya berjalan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan wajah Kota Batam,” ujar Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, Senin (14/9/2026).

Terkait persiapan pekerjaannya, termasuk pemagaran lokasi, Amsakar menyampaikan telah dimulai pada 11 September 2026 ini. Ia mengatakan bahwa pembangunan dan penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk menghadirkan Batam yang semakin tertata dan memiliki identitas kota yang kuat di mata investor dan wisatawan.

Dengan penataan tersebut, lanjut Amsakar, Simpang Barelang diharapkan tidak hanya menjadi titik pertemuan lalu lintas, tetapi juga memiliki identitas visual yang lebih kuat sebagai salah satu kawasan strategis di Batam.

“Yang kita bangun bukan sekadar monumen. Kita ingin setiap penataan memberikan nilai tambah bagi kawasan dan menjadi bagian dari wajah Batam yang kita banggakan. Oleh karena itu, aspek kualitas, keselamatan, ketertiban lalu lintas, dan lingkungan harus tetap menjadi perhatian,” pungkasnya. (DN)

Continue Reading

Berita Lain