Connect with us

9info.co.id – Akhir gugatan perkara dugaan perbuatan melawan hukum (PMH) yang dilayangkan anak korban pembunuhan di Karimun, Robiyanto. ditolak oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Karimun.

Gugatan perdata perbuatan melawan hukum yang dibuat Robiyanto kepada Presiden, Kejaksaan Agung (Kejagung) dan kepolisian RI (Polri) ini pun telah berjalan selama sembilan bulan di PN Karimun.

Putusan tersebut dibacakan oleh ketua majelis hakim Medi Rapi Batara Randa SH MH didampingi hakim anggota Alfonsius Siringoringo SH dan Tri Rahmi SH dalam persidangan pada Kamis (11/08/2022).

Alasan penolakan, majelis hakim menjelaskan bahwa gugatan nomor perkara 44/Pdt.G/2021/PN itu dinilai masih terlalu dini dan prematur. Usai persidangan, kuasa hukum Robiyanto Jhon Asron Purba,S.H dan Hasoloan Siburian,S.H mengatakan akan mencoba upaya hukum lanjutan terhadap gugatan kliennya yang ditolak.

“Secara hukum perdata kita akan melanjutkan banding, bahkan akan menempuh kasasi apabila di tingkat banding dinyatakan hal yang sama,” tegas Jhon. Jhon Asron menjelaskan majelis hakim menyatakan gugatan kliennya itu prematur sebab belum diuji kebenaran Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari Mabes Polri dan Polres Karimun terhadap SPDP terkait penetapan hakim PN Tanjungpinang bernomor 30 dan 31 di tahun 2003.

“Artinya belum dilakukan upaya hukum terhadap SP3. Pada intinya majelis hakim tadi dalam putusannya adalah karena tidak dilakukan praperadilan terhadap SP3 Mabes Polri dan Polres Karimun sehingga perkara ini dinyatakan majelis hakim prematur,” terang Jhon.

Menurutnya, sah atau tidaknya SP3 tersebut belum terbukti sehingga dalam putusan tidak dimasukkan ke pokok perkara. Prematur atau tidaknya gugatan yang mereka buat, lanjut Jhon, akan diihat di pengadilan tinggi atau di Mahkamah Agung.

“Contoh belum diprapidkan katanya, bisa jadi kita lakukan upaya seperti itu supaya masuk kepada pokok perkara. Artinya gugatan kita ini, kita tidak mau juga sia-sia karena tidak masuk ke pokok perkara,” bebernya.

Diberitakan, Robiyanto menggugat Presiden RI (tergugat 1), Kejaksaan Agung (tergugat 2) dan Kepolisian RI (tergugat 3) karena tidak segera melaksanakan penetapan hakim No 30/Pen.Pid./2003/PN.TPI.TBK dan No 31/PID.B/2003/PN.TPI.TBK.

Penetapan itu disebutkan tentang perintah penyidikan terhadap AE alias CH (turut tergugat 1) dan Af alias KF (turut tergugat 2) dalam kasus pembunuhan berencana terhadap ayah Robiyanto yaitu Taslim alias Cikok di tahun 2002 lalu. (lsm)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Ir. Anang Adhan dan Tim Relawan Sahabat AA  Deklarasi Dukung Li Claudia Chandra  Calon Walikota Batam.

Ir. Anang Adhan dan Tim Relawan Sahabat AA  Deklarasikan Dukungan Kepada  Li Claudia Chandra  Calon Walikota Batam.

9Info.co.id | BATAM – Masyarakat Kota Batam akan kembali memilih kepala daerah untuk periode lima tahun mendatang, yang dijadwalkan pada 27 November 2024 serentak di seluruh Indonesia, termasuk Kota Batam yang akan melaksanakan pemilihan Walikota Batam berikut dengan wakilnya.

Salah satu nama yang kian kerap terdengar di kalangan masyarakat adalah sosok perempuan muda yang wajahnya juga mewarnai baliho disetiap sudut Kota Batam, ialah Li Claudia Chandra calon Walikota Batam yang diusung oleh Partai Gerindra.

Dan untuk mensosialisasikan Li Claudia Chandra, yang biasa disapa alin tersebut, tiap unsur dari pengurus DPC Partai Gerindra Kota Batam, terus bergerak

Untuk mewujudkan visi menuju Batam yang maju bersama masyarakat, salah satunya dengan cara menyambangi langsung atau bersilaturahmi dengan warga.

Seperti yang dilakukan oleh Ir. Anang Adhan, yang merupakan Angota DPRD Kota Batam terpilih periode 2024 – 2029, ia bersama tim relawan sahabat AA (Anang Adhan) mengunjungi salah satu rumah warga di daerah kampung melayu, kelurahan sei panas, kecamatan Batam kota, pada jumat (14/06/2024).

Terlihat Ir. Anang Adhan menyapa langsung para warga yang berkumpul pada jumat sore tersebut, meski sempat dilanda hujan namun semangat dari warga dan Ir. Anang Adhan untuk bertemu tidak pudar, dalam diskusi yang hangat Ir. Anang Adhan memperkenalkan Li Claudia Chandra.

“Senang rasanya saya bisa datang lagi ke kampung melayu ini, bisa bertemu Bapak dan Ibu yang selalu mendukung saya terlebih lagi saat pemilihan Anggota DPRD kemarin, saya sangat berterima kasih, dan kali ini saya mengajak bapak dan ibu untuk bersama saya berada dalam barisan yang sama untuk mendukung Li Claudia Chandra sebagai Walikota Batam 2024 ini” ujar Ir Anang Adhan, dihadapan warga.

Ir. Anang Adhan menceritakan kepada warga, terkait profil dari Calon Walikota Batam yang berasal dari dabo singkep Lingga tersebut, ia menyebut bahwa Li Claudia Chandra membawa visi untuk batam lebih maju, dan Li Claudia bukanlah orang baru di kancah politik, ia telah berpengalaman menjadi pemimpin di tangerang selatan sebab ia menjabat sebagai pimimpin DPRD Tangerang Selatan.

 

Ir. Anang Adhan dan Tim Relawan Sahabat AA  Deklarasikan Dukungan Kepada  Li Claudia Chandra  Calon Walikota Batam.

Ir. Anang Adhan dan Tim Relawan Sahabat AA  Deklarasi Dukung  Li Claudia Chandra  Calon Walikota Batam.

Keterlibatannya dalam kontestasi politik di batam adalah murni penugasan dari Partai Gerindra besutan Prabowo Subianto tersebut, yang merupakan presiden terpilih 2024.
“kita harus patuh, garis luruh satu komando, jika Ibu Li Claudia Chandra tepilih sebagai kepala daerah, kita disini akan lebih mudah untuk menampaikan aspirasi kepada walikota, yang mana walikotanya dekat dengan presiden kita, maka sudah tepat jika kita memilih Ibu Li Claudia Chandra” kata Ir. Anang Adhan.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan deklarasi dalam bentuk ucapan video dari warga. yang mana dalam video tersebut warga menyatakan kesiapannya untuk mendukung dan memenangkan Li Claudia Chandra sebagai Walikota Batam 2024.

Warga juga menyampaikan berbagai aspirasi mereka kepada anggota DPRD Batam terpilih Ir Anang Adhan. Salah satunya terkait minimnya lapangan pekerjaan di Kota Batam. Warga berharap adanya kemudahan untuk mencari kerja bagi anak-anak mereka yang baru menyelesaikan sekolah pada tingkat akhir atau SMA.
Sementara itu warga lainnya meminta perhatian khusus kepada warga melayu di Batam agar dapat hidup sejahtera di tanah kelahirannya. “kami sudah hampir 40 tahun hidup di Batam tapi sekarang, listrik sering padam dan air pun sering kali mati, susah kami jadinya” keluh M Sani Saibun, seorang tokoh masyarakat melayu yang bermukim diwilayah tersebut.
Tak sedikit warga yang menyampaikan kepada Ir Anang Adhan, terkait keluh kesah mereka dan berharap Li Claudia Chandra sebagai kepala daerah dapat membantu warga untuk lebih sejahtera dari sebelumnya. Tak hanya itu, sebelumnya Ir. Anang Adhan juga telah duduk bareng dengan anak-anak muda, yang tergabung dalam relawan sahabat AA milenial kecamatan batam kota, untuk mendukung Li Claudia Chandra untuk menjadi Walikota Batam . (LZ)

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain