Connect with us

9info.co.id – Politikus Partai NasDem Irma Suryani Chaniago meyakini dua kursi DPR RI dapat diraih Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Irma mengatakan, tahun politik merupakan tahun bagi partai politik untuk tancap gas. Begitu pula dengan DPW Partai NasDem Kepri yang berkomitmen untuk dapat merebut dua kursi di DPR RI pada pesta demokrasi mendatang.

“Dua kursi adalah komitmen dan harga mati untuk diperjuangkan,” tegasnya.

Ia melanjutkan, DPW NasDem Kepri dibawah kepemimpinan Walikota Batam Muhammad Rudi dan Wakil Gubernur Marlin Agustina, bukanlah sebuah keniscayaan bahwa NasDem Kepri menyumbangkan dua kursi di DPR RI. Hal ini ditambah lagi dengan adanya incumbent, Nyat Kadir yang berasal dari bendera sama.

Untuk itu, ia meminta kepada seluruh kader Partai NasDem Kepri untuk tidak boleh ada membangun friksi apapun pada tahun politik ini. Sebab, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh sudah menegaskan bahwa komando panglima berada dibawah perintah Ketua DPW NasDem Kepri, Muhammad Rudi.

“Semua sayap partai wajib mendukung perintah Ketum Partai NasDem dalam menjalankan amanat yang diberikan. Tidak boleh ada yang menghambat, apa lagi mengeluarkan statment-statment yang justru merusak kebersamaan di kepri,” lanjutnya.

Ia menambahkan, seluruh kader Partai NasDem Kepri tidak terpecah dan tetap solid dibawah komando Ketua DPW Partai NasDem Kepri, Muhammad Rudi yang telah memegang mandat langsung dari Ketua Umum NasDem, Surya Paloh. ( Nat)

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Pengembang Oleana Park Tunjukkan Empati, Siap Fasilitasi Penimbunan Kolam Pasca Tragedi Tenggelamnya Dua Anak

Pengembang Oleana Park Tunjukkan Empati, Siap Fasilitasi Penimbunan Kolam Pasca Tragedi Tenggelamnya Dua Anak

9info.co.id | BATAM – Pengembang Perumahan Oleana Park dari PT Rexvin menunjukkan kepedulian dan empati terhadap keluarga korban meninggal dunia akibat insiden tenggelamnya dua anak di kolam yang berada di dekat kawasan Perumahan Oleana Park, Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Batam.

‎Perwakilan manajemen pengembang, Reevan Simanjuntak bersama Teguh Broto, turun langsung meninjau lokasi kejadian sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, Jumat (15/05/2026).

‎Dalam kunjungan tersebut, Reevan menjelaskan bahwa lokasi kolam tempat terjadinya musibah bukan merupakan berada di dalam kawasan PL pengembang Oleana Park. Meski demikian, pihaknya tetap berkomitmen membantu mencarikan solusi demi keselamatan masyarakat sekitar.

‎“Lokasi kolam tersebut tidak berada dalam kawasan PL kami. Namun demi keselamatan warga, kami akan segera berkoordinasi dengan pihak pihak terkait untuk memfasilitasi pemilik lahan agar lokasi kolam tersebut dapat segera ditimbun,” ujar Reevan.

‎Ia menambahkan, pihak pengembang juga akan segera berkoordinasi dengan pemilik lahan terkait rencana penimbunan kolam tersebut guna mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.

‎“Terkait kolam tersebut akan kami koordinasikan dan dalam waktu dekat akan dilakukan penimbunan,” tambahnya.

‎Tidak hanya meninjau lokasi kejadian, pihak pengembang juga menyambangi rumah keluarga korban dan memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian serta ungkapan belasungkawa atas musibah yang terjadi.

‎“Kami hadir sebagai pengembang Perumahan Oleana Park dan turut merasakan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa warga perumahan kami. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Reevan.

 

 

Pengembang Oleana Park Tunjukkan Empati, Siap Fasilitasi Penimbunan Kolam Pasca Tragedi Tenggelamnya Dua Anak

Pengembang Oleana Park Tunjukkan Empati, Siap Fasilitasi Penimbunan Kolam Pasca Tragedi Tenggelamnya Dua Anak

Sementara itu, Ketua RW 18 Kelurahan Tanjung Piayu, Andika, berharap adanya langkah nyata dari seluruh pihak untuk segera menutup kolam yang dinilai membahayakan keselamatan warga, khususnya anak-anak.

‎“Kami meminta agar pengembang dapat membantu warga supaya kolam tersebut ditimbun. Kami juga menghormati niat baik dan empati pihak pengembang yang hadir langsung menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dua warga kami,” ujar Andika.

‎Peristiwa tenggelamnya dua anak tersebut sebelumnya menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah setempat setelah lokasi kolam dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga di sekitar kawasan perumahan. (Mat).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain