Connect with us

9info.co.id | BATAM – Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Panbil Group kembali menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat di berbagai wilayah Kota Batam sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat kepedulian sosial serta semangat berbagi kepada masyarakat sekitar.

Penyaluran hewan kurban tahun ini melibatkan sejumlah unit usaha di bawah naungan Panbil Group, yakni PT Nusatama Properta Panbil (PT NPP), PT Panbil Utilitas Sentosa (PT PUS), PT Tanjung Piayu Makmur (PT TPM), PT Batamraya Sukses Perkasa (PT BSP), serta PT Hotel Panbil Sejahtera (PT HPS) yang menaungi Wyndham Panbil Batam dan Panbil Residence Serviced Apartment.

Secara keseluruhan, Panbil Group mendistribusikan sebanyak 10 ekor sapi dan 14 ekor kambing kepada masyarakat di berbagai wilayah Batam. Hewan kurban tersebut disalurkan melalui masjid-masjid serta masyarakat setempat di kawasan Tembesi, Tanjung Piayu, Nongsa, Batam Centre, Muka Kuning, hingga wilayah pulau penyangga seperti Pulau Tanjung Sauh dan Pulau Ngenang.

Penyaluran hewan kurban dilaksanakan secara serentak pada 26 Juni 2026 melalui perwakilan dari masing-masing unit bisnis Panbil Group. Adapun masjid yang menerima bantuan hewan kurban di antaranya Masjid Agung Raja Hamidah, Masjid Amin Angkasa Nongsa, Masjid Baitussalam Panbil Muka Kuning, Masjid Permasa Piayu, Masjid Al Abror Tembesi, Masjid Sidomulya Tembesi, Masjid Medio Raya Tembesi, Masjid Al Ghafur Piayu, Masjid Al Hijrah Pulau Ngenang, serta Masjid At Taubah Pulau Ngenang.

Selain disalurkan melalui rumah ibadah, hewan kurban juga diberikan langsung kepada masyarakat di Tanjung Sauh dan Medio Raya Tembesi, termasuk kepada pekerja proyek yang berada di mess pekerja proyek Tanjung Sauh.

Program kurban ini menjadi bagian dari kontribusi Panbil Group dalam mendukung nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi yang menjadi makna utama Hari Raya Idul Adha. Melalui kegiatan tersebut, perusahaan berharap manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan kurban juga merupakan agenda tahunan Panbil Group yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Momentum Idul Adha mengajarkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi. Kami berharap penyaluran hewan kurban ini dapat membawa manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara perusahaan dan lingkungan sekitar,” ujar Hanna Kurniawati selaku Corporate Marketing Communication Panbil Group.

Melalui program ini, Panbil Group terus berupaya menghadirkan kontribusi positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. Semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha diharapkan dapat menjadi penguat nilai kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.(Tim).

 

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026

BP Batam Perkuat Promosi KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam di Medical Fair 2026

9info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat promosi investasi sektor kesehatan melalui partisipasinya dalam Medical Fair Asia 2026, salah satu pameran dagang internasional terkemuka di Asia Tenggara yang mempertemukan pelaku industri medis, teknologi kesehatan, serta penyedia layanan kesehatan dari berbagai negara.

Diselenggarakan oleh Messe Düsseldorf Asia Pte. Ltd., Medical Fair Asia 2026 berlangsung pada 9–11 September 2026 di Marina Bay Sands, Singapura. Kegiatan ini diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai negara di Asia dan menjadi salah satu platform strategis untuk memperluas jejaring bisnis serta membuka peluang investasi di sektor kesehatan.

Dalam ajang tersebut, BP Batam secara khusus memperkenalkan potensi dan peluang investasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Kesehatan Internasional Batam kepada investor global dan pelaku industri kesehatan.

Direktur Promosi dan Fasilitasi Investasi BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan keikutsertaan BP Batam pada Medical Fair Asia 2026 merupakan momentum strategis untuk memperkenalkan posisi Batam sebagai salah satu destinasi investasi potensial bagi pengembangan ekosistem pariwisata kesehatan di kawasan regional.

“Kami memanfaatkan momentum Medical Fair Asia 2026 untuk memperkenalkan Batam sebagai kawasan yang memiliki posisi strategis dan didukung KEK di bidang pariwisata kesehatan. Potensi ini kami tawarkan kepada investor sebagai bagian dari pengembangan ekosistem kesehatan yang terintegrasi dan berdaya saing di kawasan regional,” ujar Dendi.

Tidak hanya memperkenalkan potensi kawasan, Dendi juga mendapat kesempatan menjadi pembicara dalam sesi Market Entry Briefing: Indonesia. Dalam forum tersebut, ia memaparkan berbagai peluang bisnis, prospek investasi, serta potensi pasar sektor kesehatan di Indonesia, khususnya Batam.

Lebih lanjut, Dendi menegaskan bahwa pengembangan sektor kesehatan di Batam tidak hanya diarahkan untuk memperkuat layanan kesehatan nasional, tetapi juga membuka peluang bagi Batam untuk tumbuh sebagai pusat layanan kesehatan berstandar internasional di kawasan regional.

Potensi tersebut diharapkan dapat mendorong masuknya investasi baru, memperluas lapangan kerja, meningkatkan transfer pengetahuan dan teknologi, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian Batam dan Indonesia.

Menanggapi partisipasi RSBP Batam dalam Medical Fair Asia 2026, Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menyambut positif langkah promosi investasi tersebut.

Keduanya berharap keikutsertaan BP Batam melalui RSBP Batam dalam forum internasional dapat semakin memperluas jejaring investasi dan memperkuat kepercayaan dunia usaha terhadap Batam sebagai salah satu kawasan strategis Indonesia untuk pengembangan industri dan jasa bernilai tambah.

Partisipasi RSBP Batam dalam Medical Fair Asia 2026 sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat branding Batam sebagai kawasan investasi yang kompetitif, terbuka, dan terintegrasi dengan pasar global.

Melalui pengembangan KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam, BP Batam terus mendorong hadirnya investasi berkualitas yang tidak hanya memperkuat sektor kesehatan, tetapi juga memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi, pariwisata, industri pendukung, dan peningkatan daya saing Batam sebagai hub ekonomi regional.(NR/NA).

 

Continue Reading

Berita Lain