Connect with us

9info.co.id – Kasus rudapaksa kembali terjadi di Batam. Kali ini dilakukan Ayah Tiri kepada Anaknya di Batumerah, Batu Ampar, Batam.

Pelaku berinisial AB (39), yang merupakan Ayah Tiri korban berinisial JA (19) menyetubuhi Anaknya itu hingga hamil 5 bulan.

Kasus tersebut terungkap, saat korban tidak kuat lagi karena sering dipaksa pelaku berhubungan intim, dan korban melaporkan hal itu kepada tantenya.

“Ya benar, kami menerima laporan dari Tante korban,” ujar Kanit Reskim Polsek Batu Ampar, Iptu Fachri Rizki, Selasa (24/01/2023).

Fachri mengatakan, pelaku sudah melakukan hal keji itu kepada korban sejak 2018 lalu, di mana korban masih berusia 13 tahun.

“Korban mendapat ancaman dari pelaku, makanya korban tidak berani melaporkan hal itu kepada Ibu atau keluarga,” terangnya.

Lanjut Fachri, aksi pelaku terkuak saat pelaku ingin meminta berhubungan intim pada 12 Januari 2023 kemarin, saat itu korban sudah hamil 5 bulan.

“Pelaku memaksa korban melakukan hubungan intim. Korban sempat menolak, tapi pelaku terus memaksa. Namun akhirnya korban mengaku pada Tantenya,” ungkap Fachri.

Setelah mendapat laporan, anggota langsung menangkap pelaku. “Pelaku saat ini sedang dalam pemeriksaan di Mapolsek,” tutupnya. ( Tim )

 

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

Progres Capai 39,194 Persen, BP Batam Percepat Peningkatan Jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani

Progres Capai 39,194 Persen, BP Batam Percepat Peningkatan Jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani

9info.co.id | BATAM – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan mendukung aktivitas ekonomi di Kota Batam.

Salah satunya melalui pekerjaan Peningkatan Jalan Gajah Mada segmen Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani. Hingga 24 Agustus 2026, progres fisik pekerjaan telah mencapai 39,194 persen.

Amsakar mengatakan, BP Batam memastikan setiap pekerjaan infrastruktur terus dipantau secara berkala agar pelaksanaannya tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

“Kami terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap progres pekerjaan. Langkah percepatan terus didorong agar pelaksanaan kembali sesuai dengan rencana,” kata Amsakar di Batam Centre.

Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen agar pekerjaan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan perencanaan awal, dengan tetap memperhatikan kualitas dan standar teknis yang telah ditetapkan.

“Percepatan dilakukan secara terukur tanpa mengabaikan aspek mutu dan keselamatan pekerjaan,” jelasnya.

Senada, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra mengatakan, pihaknya berkomitmen menjaga pelaksanaan pembangunan sesuai perencanaan dan dapat segera dirasakan masyarakat.

Disebutkan, peningkatan Jalan Gajah Mada segmen Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani akan diperlebar menjadi dua jalur, nantinya masing-masing sisi terdiri dari tiga lajur.

“Pekerjaan peningkatan jalan Landing Point Fly Over – Simpang Lalan Madani diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarkawasan dan mendukung kelancaran arus lalu lintas di Batam,” ujarnya.

Selain peningkatan jalan, BP Batam juga terus melaksanakan sejumlah pekerjaan infrastruktur lainnya yang mencakup pembangunan dan peningkatan jalan, jembatan, drainase hingga fasilitas terminal domestik. (AP)

 

Continue Reading

Berita Lain