Connect with us

9Info.co.id | BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam berpartisipasi dalam Pameran yang digelar oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), pada Selasa (28/5/2024).

Acara dihelat di Grand Ballroom TMII Jakarta, bertajuk Expo Pengawasan Intern 2024 dalam rangka Hari Ulang Tahun BPKP ke 41, dengan mengusung tema besar Independensi Pengawasan untuk Akselerasi Hasil Pembangunan.

Expo menampilkan berbagai hasil kontribusi Badan Usaha selama 5 tahun terakhir dan peran APIP mengawal pembangunan tersebut.

Hal ini sejalan dengan pembangunan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Batam, yang melaju pesat selama beberapa tahun terakhir.

Berbagai pembangunan infrastruktur secara masif dilakukan, membawa ekonomi Batam semakin produktif bahkan lebih unggul dari angka nasional.

Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) dibawah kepemimpinan Kepala BP Batam yang juga sekaligus Kepala BP Batam, membawa perubahan indikator ekonomi Batam mencapai angka 7.04% di atas angka Kepri bahkan lebih tinggi dari angka nasional yang berada pada angka 5,05%.

Hadir dalam acara, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan Wahjoe Triwidijo Koentjoro, didampingi oleh Kepala SPI Konstantin Siboro.

Wahjoe mengatakan partisipasi BP Batam dalam pameran ini merupakan apresiasi atas peran BPKP dalam mengawal pembangunan yang dilakukan BP Batam selama ini.

“Kami mengapresiasi peran BPKP selama ini dalam mengawal pembangunan yang dilakukan BP Batam.” Kata Wahjoe.

“Sekaligus ini jadi ajang tukar pikiran dan tukar informasi antar K/L dan menjadi acuan bagi kita merancang kajian dan kebijakan pembangunan ke depan.” Tambah Wahjoe.

Pihaknya meyakini bahwa Batam yang dinakhodai oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi membawa kemajuan infrastruktur yang sangat pesat.

Infrastruktur membuat ekonomi Batam menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri.

Hal ini terbukti dengan keberhasilan Batam yang sukses menyumbangkan hampir 80 persen realisasi investasi di Kepri sepanjang tahun 2023.

Sementara itu, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh dalam sambutan mengatakan bahwa acara ini merupakan ajang silaturahmi dan komunikasi bagi seluruh K/L, Pemda dan Badan Usaha serta para APIP dengan masyarakat umum.

Sinergitas pengawasan pembangunan secara nasional dibutuhkan. kaitanya dengan upaya akselerasi pembangunan daerah.

Pihaknya mengapresiasi 99 Kementerian/Lembaga, Badan Usaha dan Pemda hingga APIP yang telah berkontribusi dan berpartisipasi dalam Pameran Expo Pengawasan Intern 2024.

Booth Pameran Infrastruktur dan Pengawasan Intern BP Batam berada pada stand nomor 26, berada paling depan dan ramai dikunjungi pendatang. (DN).

Continue Reading
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Batam

PLN Batam dan Equator Gate System Perkuat Ekosistem Digital melalui Pembangunan Data Center di Batam

PLN Batam dan Equator Gate System Perkuat Ekosistem Digital melalui Pembangunan Data Center di Batam

9info.co.id | BATAM – PT PLN Batam bersama PT Equator Gate System Batam melaksanakan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) di Aula Tanjung Kasam, Lantai 5 Kantor Korporat PLN Batam, Senin (25/5).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kebutuhan listrik untuk pengembangan data center PT Equator Gate System Batam yang berlokasi di Nongsa, Kota Batam. Melalui perjanjian ini, PLN Batam akan menyediakan pasokan listrik yang andal secara bertahap untuk mendukung operasional data center berskala besar tersebut.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan bahwa penandatanganan PJBTL antara PT PLN Batam dan PT Equator Gate System Batam menjadi langkah strategis dalam memperkuat kesiapan Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital dan koridor infrastruktur digital global, bersama Singapura dan Johor.

“BP Batam menyambut baik komitmen investasi mega proyek EGS AI Data Center di Nongsa. Ini bukan hanya tentang pembangunan data center, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun ekosistem digital yang kuat dan berdaya saing,” ujar Li Claudia Chandra.

Ia menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur energi menjadi faktor penting dalam menarik investasi industri digital dan teknologi informasi ke Batam. Oleh karena itu, BP Batam berharap PLN Batam dapat terus memastikan pasokan listrik yang stabil, andal, dan berkelanjutan guna mendukung operasional industri strategis tersebut.

“Kesiapan energi merupakan salah satu kunci utama dalam meningkatkan daya tarik investasi di Batam, khususnya untuk sektor berbasis teknologi dan digital. Kami ingin menunjukkan bahwa Batam siap menjadi pusat pengembangan data center dan ekonomi digital di kawasan,” katanya.

Li Claudia juga berharap proyek strategis ini dapat memberikan multiplier effect yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam membuka peluang kerja baru, meningkatkan kualitas talenta lokal di bidang teknologi tinggi, serta memperkuat daya saing Batam di tingkat nasional maupun regional.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, mengatakan bahwa kerja sama dengan PT Equator Gate System Batam memiliki arti strategis bagi PLN Batam maupun Kota Batam dalam mendukung pengembangan ekosistem ekonomi digital dan industri berbasis teknologi tinggi.

“Kerja sama ini bukan sekadar penyediaan tenaga listrik, tetapi merupakan bentuk kepercayaan sekaligus komitmen bersama dalam membangun ekosistem digital yang kuat di Batam. PLN Batam hadir untuk memastikan bahwa kebutuhan energi bagi pengembangan data center dapat dipenuhi secara andal, terukur, dan berkelanjutan,” ujar Kwin Fo.

Ia menjelaskan bahwa pengembangan data center di Batam menjadi bagian penting dalam mendorong transformasi Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi digital dan kawasan investasi strategis di Indonesia.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin menunjukkan bahwa Batam sangat siap menjadi pusat pengembangan data center dan ekonomi digital yang didukung oleh infrastruktur energi yang andal dan berkelanjutan,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan investasi digital di Batam tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, khususnya dukungan BP Batam dalam menciptakan kemudahan investasi bagi industri berbasis teknologi dan ekonomi digital.

“Atas nama PT PLN Batam, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Equator Gate System Batam atas kepercayaan yang diberikan. Kami juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada BP Batam atas dukungan dan sinergi yang selama ini terus terjalin dengan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur PT Equator Gate System Batam, Efendi, mengatakan bahwa pihaknya akan membangun EGS AI Data Center di Nongsa, Batam dengan nilai investasi mencapai USD 5 miliar atau setara Rp88 triliun.

Pusat data berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 30 hektar dan dirancang sebagai pusat pemrosesan AI, machine learning, dan cloud computing modern di kawasan Asia Tenggara.
Efendi menegaskan, kolaborasi energi bersama PLN Batam menjadi faktor penting dalam menjamin keandalan operasional data center tersebut.

“Penandatanganan PJBTL ini merupakan komitmen bersama untuk menghadirkan infrastruktur data center yang andal, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan, investasi ini diharapkan dapat memperkuat posisi Batam sebagai pusat infrastruktur digital regional sekaligus mendorong pertumbuhan investasi, pengembangan talenta digital, dan ekonomi berbasis teknologi tinggi.

Tentang PLN Batam

 
PT PLN Batam sebagai Pemegang Izin Usaha Ketenagalistrikan Untuk Umum (PIUKU) dengan wilayah kerja Batam, Rempang, Galang dan wilayah lainnya akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan dengan senantiasa menyediakan tenaga listrik yang handal dengan bertumpu pada Sumber Daya Manusia yang profesional.(Tim).

Continue Reading
Kolom Iklan

Berita Lain